jatuh cinta dalam perjodohan

jatuh cinta dalam perjodohan
bab 7 pindah rumah


__ADS_3

"tok..tok..tok "


terdengar suara ketukan pintu dari luar kamar Rika


"tuh buka sana, siapa tau laki mu cariin kamu"


ledek Rika pada salsa yg mendengar ketukan pintu kamar nya


Salsa pun pergi membuka pintu tanpa membalas ucapan Rika,


"mbak sri? ada apa mbak.. "


tanya salsa saat membuka pintu dan terlihat sosok mbak sri yg tengah berdiri di depan pintu kamar Rika


"anu non, saya di suruh bu Maya manggil non salsa, dan non Rika ke bawah, sudah di tunggu sama bu Rosa juga


ucap Mbak Sri pada salsa


"oh, iya mbak, nanti kami segera turun kebawah, mereka sudah sampe di rumah dari tadi ya mbak? "


tanya Salsa


"belum non, baru saja sampe kok"


jawab mbak sri


"oh iya mbak, makasih ya"


"iya non, kalo gitu saya pamit ke bawah dulu ya"


jawab mbak sri lagi sembari meninggalkan Salsa


salsa dan rika pun kemudian turun ke bawah menemui bu maya dan bu rosa


"mama manggil kita? "


ucap salsa yg baru tiba di ruang tamu keluarga


"oh.. iyaa.. sini duduk dulu, ada yg mau mama bicarain sama kalian"


ucap bu maya sembari menyuru rika dan salsa duduk di kursi yg kosong di sebelah nya


tadi mama sama bunda mu, keliling keliling perumahan di sekitar kita, yaaa.. sambil ngobrol ngobrol lah, tapi mama sama bunda kamu belum menemukan kesepakatan akan hal ini

__ADS_1


sambung bu maya menjelaskan, rika dan salsa pun saling berpandangan satu sama lain, mata mereka saling bertemu seakan bertanya satu sama lain


"kesepakatan..? kesepakatan apa nya ma? "


tanya salsa pada bu maya penuh tanda tanya


"ya tadi mama ngajak bunda mu pergi ke Rumah yg sudah mama beli, sudah satu tahun lebih sih mama beli nya, dan sekitar dua bulan yg lalu Rumah itu baru selesai di renovasi,


waktu itu mama sama papa lagi lari pagi, trus lihat ada lihat tulisan rumah di jual, ya sudah mama sama papa langsung beli saja, kebetulan sudah selesai di renovasi, Rumah nya juga lumayan bagus, gak kalah bagus nya sama rumah ini


jadi mama mutusin, rumah itu buat di tinggalin bunda mu sama Rika, tp buat sementara waktu kamu tinggal di sini dulu sama mama, "


ucap bu maya menjelaskan


"iya Sa.. sebenar nya sih bunda gak enak mau tinggal di sana, tinggal di rumah yg besar dan mewah, mama ngerasa gak pantes dan gak berhak atas rumah itu, tapi bu maya terus saja memaksa buat nempatin rumah itu"


sambung bu Rosa kembali menjelaskan


"kamu ini masiiii..h saja ngerasa gak enakan sama saya rosa, kita ini kan sudah jadi keluarga, lagian juga saya yg terus meminta salsa jadi menantu saya, jadi kalo kamu gak mau tinggal di sana, terus nasib saya sama salsa gimana, saya juga kan gak mau misahin kalian berdua terlalu jauh, "


jawab bu maya lagi, salsa dan rika yg duduk di sebelah mereka pun hanya mendengarkan obrolan mereka terlebih dahulu


"gini salsa, mama pengen buat sementar waktu ini kamu tinggal sama mama, biar mama juga bisa mengawasi kalian, kalo sampe Rafka ngelakuin apa apa sama kamu, mama bisa tau,


eeh.. bunda kamu ngotooot aja mau pulang, maka nya mama manggil kalian berdua turun kesini, buat bujukin bunda mu biar mau nempatin rumah baru itu, kalo gak mau ya mau gimana, kamu kan sudah nikah, masak mau ninggalin suami mu di sini"


jawab bu maya kembali menjelaskan keinginan nya


salsa yg mendengarkan nya pun merasa bingung, dia tau bahwa ibu nya merasa tak enak hati jika harus tinggal di rumah milik mertua nya itu, tapi jika dia pulang, salsa juga tidak mau pisah terlalu jauh dari bunda nya


yaa.. walaupun jarak antara rumah ibu nya dan tempat nya sekarang hanya membutuhkan waktu 30 menit, tapi bisa juga jadi berjam jam, jika jalan macet,


dia pun takut jika sewaktu waktu terjadi sesuatu hal pada ibu nya, akan sedikit memakan waktu untuk menjenguk ibu nya


tapi jika ibu nya tinggal di sini, maka hanya dengan berjalan kaki pun dia akan sampai dengan cepat


setelah memikirkan akan hal itu, salsa pun akhir nya mengambil keputusan


"bunda gak apa apa tinggal di sana, biar nanti salsa gampang ketempat bunda kalo salsa kangen masakan bunda, kalo bunda pulang salsa gak mau tinggal di sini, lebih baik salsa minta cerai dengan Rafka dari pada harus ninggalin bunda di sana"


ucap salsa pada bunda nya, sambil memberi penegasan terhadap bu maya, kalau dia tidak peduli terhadap harta atau kekayaan, jadi rumah yg akan di tinggalin ibu nya nanti tidak akan berarti apa apa bagi nya, dan tidak akan ada yg nama nya hutang budi terhadap bu maya ataupun Rafka,


"jangan bilang gitu dong sayaang.. bunda mu pasti setuju kok, iya kan rosa? "

__ADS_1


tanya bu maya pada bu rosa, dia tidak ingin jika menantu yg selama ini di idam idamkan akan pergi meninggalkan nya


bu Rosa yg mendengar pun tidak mau jika anak nya bercerai dengan Rafka, bukan karna dia menginginkan harta kekayaan keluarga nya, tapi karna dia merasa keluarga bu maya sangat banyak membantu keluarganya, jadi dia tidak ingin mengecewakan kebaikan sahabat nya itu


"ya sudah, bunda mau tinggal di sana, tapi kamu juga harus bisa menjaga suamimu dengan baik di sini,"


bu maya yg mendengar perkataan bu rosa pun hati nya langsung berbunga bunga


"naaah... gitu kan enak, saya berjanji akan menjaga salsa dengan baik di sini"


ucap bu maya pada bu rosa sahabat baik nya itu sambil tersenyum


"ya sudah kalau gitu, kita sepakat bahwa bu rosa mau menempatin rumah baru nya di temani sama rika, dan salsa masih tetap tinggal di sini, okee... "


sambung bu maya kembali kepada mereka


salsa, rika dan bu maya pun hanya menganggukan kepala nya


"kapan bunda pindah"


tanya salsa


"kalo bisa sih besok bunda mau pindah"


"besok... ? cepat sekali bund, salsa sendirian dong di sini"


"jadi kamu gak menganggap mama ada ya? "


"eeh.. bukan gitu maksud nya ma, salsa cuma belum sanggup aja kalo tiba tiba harua pisah sama bunda"


jawab salsa menjelelaskan maksud nya pasa bu maya


"bunda kan gak jauh juga sa... kalau kangen tinggal main aja, jalan kaki juga sampe "


sambung bu maya lagi


"hem... ya sudah deh, gak apa apa, nanti salsa bakalan sering main kesana kok, boleh kan ma? "


jawab salsa sambil menanyakan keinginan nya pada bu maya


"iya boleh doong... "


jawab bu maya tersenyum lalu membelai kepala menantu nya yg cantik itu

__ADS_1


__ADS_2