
RAFKA dan SALSA pun merasa sangat lelah setelah seharian melangsungkan acara pernikahan mereka,
saat ini mereka pun sudah sah menjadi sepasang suami istri, bu ROSA dan RIKA pun ikut pulang bersama SALSA kerumah pak BRIMA
pak BRIMA pun menunjukan kamar untuk bu ROSA dan RIKA yg berada di lantai bawah, sedangkan SALSA ia akan tidur di kamar nya RAFKA yg berada di lantai atas,
Rumah pak BRIMA terlihat sangat besar dan mewah, terdapat beberapa kamar berada di lantai bawah yg biasa nya di pakai untuk tamu yg akan menginap di rumah ini,
dan ada juga kamar khusus pembantu mereka
juga terdapat beberapa kamar yg berada di atas, untuk di pakai keluarga inti mereka
bun, SALSA tidur sama bunda ya, "ucap SALSA saat ikut mengantar bu ROSA ke kamar nya, karna ia tak mau untuk tidur bersama RAFKA"
ya gak bisa dong sayaang..
apa kata mertua mu nanti kalo tau, kamu kan sudah jadi istri nya RAFKA "ujar bu ROSA membujuk putri kesayangan nya itu yg kini telah resmi menjadi seorang istri dari pria yg bernama RAFKA"
biarin aja mereka tau, SALSA juga gak minta mereka buat nikahin SALSA sama anak nya "ucap SALSA dengan memanyunkan bibir nya karna kesal"
gak bisa Naak, bunda nanti gak enak jadi nya kalo sampe mereka tau, mulai sekarang kamu harus bisa menerima kalo RAFKA itu sekarang sudah jadi suami mu "bujuk bu ROSA kembali sambil mengelus pipi anak nya itu"
gak maau...
SALSA mau nya tidur di sini "SALSA pun langsung menghempaskan tubuh nya ke ranjang empuk yg malam ini akan jadi tempat tidur untuk ibu nya, dan ia pun langsung memejamkan mata nya karna sudah sangat ngantuk"
SALSA... ayok bangun, jangan bikin bunda mu malu doong.. "bujuk bu ROSA lagi pada SALSA"
(tidak ada jawaban)
SALSA... ayo dong nak, bangun..
"ujar bu ROSA lagi pada SALSA sambil melihat kedua mata SALSA yg sudah terpejam"
huuuft...
ya sudah, kamu malam ini bisa tidur di sini, tapi cuma malam ini ya.. (ucap bu ROSA kembali, namun ia masih tidak mendengar jawaban, ia pun kemudia mengecek apakah kah SALSA tidur beneran atau hanya pura pura"
Sa.... Salsa "ia pun sedikit menggoyang goyangkan tubuh SALSA, namun hanya di respon dengan gerakan kecil dari SALSA, ehmmm... igau SALSA"
SALSA yg merasa kelelahan pun akhir nya tertidur pulas di samping ibu nya
hmmmm... ya sudah, mungkin ini terahir kali nya bunda bisa tidur sambil memeluk mu nak, besok kamu sudah tidur bersama suami mu
__ADS_1
"ucap Bu ROSA lirih sembari mengelus pipi SALSA yg halus kemerah merahan, dan mereka pun akhir nya tidur bersama, karna bu ROSA pun merasa sangat lelah dan ngantuk"
di kamar yg berbeda RAFKA yg sedari tadi sudah tertidur pulas di atas kasur milik nya, sejak sampai nya tadi di rumah, ia langsung bersih bersih badan dan kemudian tidur dengan pulas, tidak memikirkan sama sekali tentang SALSA, dan ia juga merasakan kelelahan
Malam pertama mereka pun akhirnya berlalu dengan tidur di kamar yg berbeda
ke esokan pagi nya, di waktu subuh, SALSA dan ibu nya pun terbangun dari tidur nya, dan langsung bergegas mandi, kemudian melaksanakan kewajiban nya sebagai seorang muslim, dan melanjutkan kebiasaan nya untuk membaca Al Qur'an walau hanya sedikit di tiap hari nya, saat selesai, mereka pun turun ke bawah
mereka berdua bergegas ke dapur, melihat ada kedua asisten Rumah tangga nya pak BRIMA yg sedang sibuk menyiapkan sarapan pagi
masak apa mbak "tanya bu ROSA pada SRI dan INA"
ooh.. anu buk, masak nasi goreng sama telur dadar aja "jawab SRI yg tadi sedikit kaget karna kemunculan SALSA dan Bu ROSA yg tiba tiba tanpa mereka sadari"
oooh... nasi goreng, ada yg bisa di bantu gak "tanya bu ROSA lagi pada mereka berdua"
gak ada buk, ini bumbu nya sudah siap semua, tinggal di masak aja sama nasi nya
mmmmm.... gitu ya "jawab bu Rosa kembali sambil memperhatikan mereka berdua masak"
kalo pagi biasa nya mereka minum nya apa Mbak? "tanya bu ROSA kembali"
mereka biasa minum air putih saja kok buk, sama teh hangat, untuk sekedar menghangatkan tubuh nya di pagi hari
iya Maa.. "jawab SALSA yg sedari tadi ada di samping ibu nya, dan juga jawab kedua pembantu bu MAYA"
"lalu SALSA pun membikin kan Teh hangat untuk mereka semua dengan Rasa yg tidak terlalu manis, saat ia menanyakan bagaimana Rasa teh yg keluarga ini biasa minum"
Rosa.. Salsa..
lagi ngapain kalian "tanya bu MAYA yg tiba tiba sudah ada di belakang mereka"
ini lagi lihatin mereka masak May, "jawab bu Rosa singkat"
lagi coba bikin Teh tante, nanti kalo rasa nya ada yg kurang kasih tau ya "jawab Salsa kemudian pada Bu MAYA sambil menunjukan senyum manis nya"
kok Tante siih... kan kamu sudah jadi menantu MAMA "ujar bu maya kemudian"
eeh.. iya Ma, Maaf lupa "jawab SALSA kemudia dengan menggaruk kepala nya yg di tutupi oleh jilbab, padahal tak ada rasa gatal"
nah gitu doong, oh ya RAFKA sudah bangun belum "tanya Bu MAYA sengaja pada SALSA, sembari ingin mengetahui apakah semalam dia tidur bersama RAFKA atau bersama ibu nya, karna semalam sehabis dari acara ia langsung tidur jadi tidak sempat mencari tau kebenaran nya"
eee..h.. anu Ma,
__ADS_1
semalam SALSA pengen tidur sama bunda "jawab Salsa terbata sambil menggaruk kepala nya yg tak gatal itu"
iya may, mungkin ini terakhir kali nya SALSA tidur sama saya saat setelah dia punya suami
"jawab bu ROSA menjelaskan"
iya gk apa "jawab bu maya, karna ia memahami bagaimana kondisi pernikahan mereka"
kamu hari ini kuliah?? "enggak ma kebetulan hari ini libur, besok baru ada mata kuliah lagi"
ooh..bagus deh kalo gitu, oh ya coba kamu cek RAFKA, lalu suruh dia buat turun ke bawah buat sarapan "ucap bu maya kembali"
iya Maa...
"SALSA pun hanya bisa menuruti apa kata ibu mertua nya itu dan naik kelantai atas menuju kamar milik RAFKA, padahal ia sebetul nya sangat tidak ingin untuk menemui suami nya itu"
tok..tok..tok "Salsa mengetuk pintu"
(tidak ada jawaban)
tok..tok..tok..
kreeeeet.. "RAFKA pun membuka pintu"
terlihat RAFKA yg sudah berpakaian Rapi itu pun membuka kan pintu, dengan tubuh tinggi 180 cm dan berat yg ideal, ia memakai kemeja panjang serta celana panjang, aura berwibawa nya pun sangat terlihat jelas, di tunjang dengan wajah nya yg tampan dan karismatik, bisa membuat wanita yg melihatnya pun langsung terpesona di buat nya, dan SALSA pun di buat kagum Oleh nya
SALSA juga terlihat sangat cantik walau ia tidak merias diri nya sama sekali, dan hanya memakai Rok panjang serta kaos lengan panjang sederhana yg di padu padankan dengan jilbab abu abu yg menutupi kepala hingga kedada nya
aura Cantik Alami dari diri nya begitu sangat mempesona yg tidak akan bosan jika memandang nya
Kedua mata mereka pun saling bertemu, dan menatap satu sama lain sekian berapa detik
ada apa?
"tanya RAFKA menyadarkan lamunan SALSA yg tadi menatap mata RAFKA"
e. ee.. anu
mama tadi nyuruh kebawah "ujar SALSA tergagap"
"Rafka pun langaung turun ke bawah tanpa membalas ucapan nya sama sekali"
hiiis... gak ada sopan sopan nya sama sekali, amtit amit deh, kok bisa punya suami kayak dia, "gerutu SALSA sambil memanyunkan bibir mungil nya, dan dia pun turun kebawah mengikuti RAFKA"
__ADS_1