Jatuh Cinta Tak Bisa Memilih

Jatuh Cinta Tak Bisa Memilih
#01


__ADS_3

“Selalu ada waktu untuk mencari cinta meski kamu tak punya tujuan sekalipun”


̴ Tennesse Williams ̴


*Rara Pov

__ADS_1


“Hey” teriak seseorang yang membuyarkan lamunanku. “Ngelamunin apa sih serius amat?” tanyanya dengan nada menggodanya. “ Apa sih kak, ganggu aja” jawabku dengan nada kesal karena mengagetkanku. Oh iya dia adalah Ghea Putri Andani Wijaya, kakak sepupuku anak dari kakak papaku. Umurnya hanya terpaut satu tahun denganku. “Emang lagi mikirin apa sih, sampe gue panggil tadi nggak nyaut, yah gue datangi aja loe nya” jawabnya dengan kekehan kecil. “ Nggak lagi ngelamunin apa-apa, cuma mikir ospek besok gimana, takut kena semprot senior-senior yang nggak jelas itu” bohongku yang sebenarnya bukan itu yang sedang ku pikirkan.


Yaaah, sebenarnya aku memikirkan tentang cinta, apa itu cinta, bagaimana itu cinta. Aku mencari arti cinta. Di umurku yang sudah 18 tahun, belum pernah kurasakan jatuh cinta pada seseorang. Benar jika aku dikatakan jones tapi bukan jomblo ngenes but jomblo happiness, karena belum pernah sekalipun aku berpacaran. Jatuh cinta pada cowok saja tidak pernah apalagi pacaran. Sebenarnya pingin sih ngerasain pacaran, namun aku takut jika patah hati. Banyak temenku yang putus cinta sampe badannya kurus karena nggak nafsu makan. Dan itulah menjadi alasanku takut jatuh cinta, aneh bukan.


Sore hari aku dan kak Ghea pergi jalan-jalan ke mall untuk membeli gaun pesta, meski sebenarnya aku sudah punya namun kata kak Ghea gaunku kurang modis jadi akhirnya kita pergi beli baju. Sampai di mall kak Ghea langsung menuju toilet karena sudah menahannya selama di perjalanan. Kutunggu dia sambil melihat lihat baju.

__ADS_1


Brukk..


Tanpa sengaja aku menabrak seseorang dan menjatuhkan barang bawaannya yang begitu banyak. “ Aduh maaf ya, aku nggak sengaja” maafku pada cowok yang kutabrak. Dia diam saja dan segera memunguti barang bawaan yang terjatuh setelah selesai tiba-tiba dia berteriak padaku “ Heh kalo jalan itu pake mata biar nggak nabrak-nabrak, kalo tadi yang loe tabrak lansia gimana, dah mati tuh orang!!!”. Sesaat sebelumnya ku terpana dengan wajah tampannya, namun langsung kusadar dari pesonanya ketika ku dengar dia berteriak padaku. Setelah berteriak dan mempermalukanku tanpa permisi dia nyelonong pergi. Kutundukan wajahku karena malu dan segera ku cari kak Ghea.


Sore hari yang cukup melelahkan untuk mencari baju, selain itu juga menyebalkan karena ketemu cowok yang super nyebelin, dan aku berdo’a agar tidak pernah ketemu dengannya lagi. Hari ini pun berakhir dengan tidur pulas dikasur kesayanganku dan akhirnya terbawa ke alam mimpi.

__ADS_1


__ADS_2