Jatuh Cinta Tak Bisa Memilih

Jatuh Cinta Tak Bisa Memilih
#02


__ADS_3

"Setiap pertemuan pasti memiliki sebuah makna yang tersembunyi"


*Author Pov


akhirnya malam yang tidak dinantikan oleh seorang gadis cantik itupun datang juga. Naura Elisabeth geonard yang biasa dipanggil Rara telah bersiap siap dengan gaun pesta yang cantik dan make up yang tipis. Ghea sudah datang menjemput dan sedang menunggunya di ruang tamu. Tak menunggu lama Rara sudah siap dan akhirnya mereka berangkat ke pesta temannya Ghea.


Sampai di tempat pesta Ghea menyuruh Rara menunggu di pintu masuk ruang pesta. Ghea pun izin ke kamar mandi.


tak lama menunggu lama ada seorang laki-laki yang tak asing menariknya dan akhirnya...


Cuuppp....

__ADS_1


*Bima Pov


Malam ini ku hadiri pesta sahabat masa kecilku Adam. Hampir semua tamu yang datang merupakan temen kampusku, karena memang aku dan Adam satu kampus dan bahkan satu fakultas tapi beda jurusan. Saat aku berkeliling kulihat seorang gadis yang tak asing bagiku, setelah kuingat ingat dia adalah gadis yang menabrakku kemarin. Ku pandang dia dengan teliti, "cantik" gumamku. Dia terlihat sangat cantik meski hanya memakai polesan make up yang tipis. Bibir ranumnya sungguh membuatku ingin mencicipinya. "oh tidak, hanya melihatnya saja sudah membuatku berpikir mesum" batinku.


Trus kutatap gadis itu sepertinya dia sedang menunggu seseorang, apakah mungkin pacarnya yang bisa jadi salah satu anak kampusku. Tanpa sadar ada seorang gadis yang bergelayut manja di lenganku. "Sayang, maafkan aku. Kita belum berakhir bukan? Aku sangat mencintaimu percayalah padaku." katanya dengan suara yang dibuat memelas. " Tidak, sudah sejak saat itu kita berakhir" jawabku dingin. Ya, memang benar aku sudah menganggap hubungan ku dengan gadis ini seorang model kampus yang bernama Hesti. Seseorang yang pernah ku sukai dan pernah menjadi pacarku, namun berselingkuh dengan sepupuku yang merupakan rivalku dalam segala hal. "Aku tahu kamu masih mencintaiku, bagaimana caranya kamu memaafkanku dan kita bisa kembali bersama?" ucapnya yang sok merasa menyesal. " Maaf ya, meski aku telah memaafkan namun aku sudah memiliki kekasih yang lebih baik darimu" jawabku sambil berlalu, tanpa sadar aku menghampiri gadis yang sejak tadi kutatap. "Aku tidak percaya padamu" sanggahnya. " Jika tidak percaya ya sudah, aku akan menghampiri nya" jawabku.


Demi membuktikan kalo aku sudah move on aku hampiri gadis itu kemudian dengan cepat ku cium bibir ranum yang sejak tadi telah menggodaku. Ku kecap pelan bibirnya, tanpa ada penolakan darinya.


Setelah melihat ciuman ku dengan seorang gadis dia berlalu sambil menangis keluar ruangan.


Plaaakkkk....

__ADS_1


kurasakan pipiku yang teramat panas. Tamparan yang keras diarahkan pada wajahku tanpa dapat kusadari sebelumnya.


"Kau cowok yang sangat berengsek yang pernah ku temui. Ku harap kita tidak akan pernah ketemu lagi" teriaknya dengan tangisan yang semakin keras. Aku tidak tahu mengapa dia terlalu berlebihan atau lebay, padahal zaman sekarang itu sudah hal yang lumrah. Aku heran dengan wanita itu, banyak gadis yang hanya berfoto denganku dan memegang tanganku saja sudah senang banget, tapi dia mendapat ciumab malah menanparku. Aku semakin tertarik dengan gadis seperti itu.


Setelah menamparku, dia berlari keuar, sepertinya dia berlari pulang.


ckiiiiittttt....


Braaakkk....


Aku kaget dan langsung khawatir pada gadis itu.

__ADS_1


*****


Jangan lupa klik share dan ditunggu commentnya


__ADS_2