Jatuh Cinta Tak Bisa Memilih

Jatuh Cinta Tak Bisa Memilih
#04


__ADS_3

Rara's Pov


Setelah seminggu tinggal dirumah kak Ghea, kini aku sudah kembali ke rumah karena hari ini hari pertama Ospek di Universitas. Terburu- buru aku segera berangkat ke kampus dengan menggunakan motor matic kesayanganku.

__ADS_1


" Hey itu yang disana cepat lari, lelet banget. Hayo cepat-cepat!" Suara teriakan kakak senior. Segera ku berlari dan berbaris menunggu giliran untuk pemeriksaan.


Setelah semua mahasiswa baru selesai diperiksa, kami digiring menuju ke tengah lapangan. Iya seperti bebek yang digiring petani ke sawah, kami hanya bisa pasrah mengikuti perintah senior. Ditengah teriknya matahari kami kami harus mengikuti acara pembukaan Ospek.

__ADS_1


" Oh my God" ucapku terkejut yang langsung di lihat anak sekitarku. Aku terkejut melihat cowok brengsek itu kuliah di sini dan di juga ketua ospek di universitas ini. Jangan sampai dia tahu aku di sini, aku harus menghindarinya. Aku akan jauh-jauh darinya, karena setiap bertemu dengannya selalu sial. "Nggak usah terkejut, dia memang tampan. Dia adalah ketua panitia Ospek yang paling kece dan keren. Aku tak heran jika kamu terpana dengannya. Karena aku juga kagum melihatnya." Kata gadis sebelahku yang salah paham dengan keterkejutanku. " Oh ya perkenalkan aku Mika, Mika Anatasya Haryo" ucapnya memperkenalkan diri. " Oh kenalkan aku Naura Elisabeth Geonard yang biasa dipanggil Rara" Balasku. "Kita berteman ya?" tanyanya. " Tentu saja, kita bisa berteman" jawabku. Ya dia teman pertamaku di kampus ini.


Upacara pembukaan akhirnya selesai dan berlanjut ke acara-acara selanjutnya. Kegiatan ospek pagi ini cukup lancar dan sekarang waktunya makan siang. Aku dan Mika makan dikantin kampus. Para mahasiswa baru sudah memadati kantin tersebut, untungnya kami berdua masih mendapat tempat makan. Aku dan Miki makan sambil bercerita diri kita masing-masing agar lebih akrab. Tiba-tiba ada gadis yang menghampiri kami. " Permisi, apa aku boleh bergabung dengan kalian? Semua tempat sudah penuh dan aku tidak mendapat tempat" tanyanya dengan sopan dan lembut. " Oh tentu saja, untung disini masih ada tempat, gimana Ra?" tanya Mika padaku." Ah tentu saja boleh, sini duduklah dengan kami" jawabku dan menyuruhnya duduk di sampingku. "Terimakasih" jawabnya kemudian duduk di sampingku. Kami pun melanjutkan makan sambil mengenal diri masing-masing. Gadis tadi bernama Kumaira Maya Putri dan kami memanggilnya Aira. Dia sungguh gadis yang sopan dan baik. Aku senang dapat mengenal Mika dan Aira. Mereka sangat baik dan menyenangkan. Selesai makan kami kembali ke ruang kelas tempat ospek masing-masing. Aku dan Mika berada pada ruang yang sama, namun Aira berbeda ruangan dengan kami. Kami memang berbeda kelas namun kami satu jurusan.

__ADS_1


Hari ini pun kegiatan ospek berjalan lancar. Semua mahasiswa bergegas pulang dan berniat lembur untuk mengerjakan tugas untuk kegiatan ospek besok. Aku pun melajukan motor matic kesayanganku menuju rumah. Kebanyakan dari mahasiswa menggunakan mobil atau diantar jemput sopir atau keluarga mereka. Mama selalu memintaku untuk membawa mobil saja, namun aku selalu menolaknya karena jalanan macet sehingga akan menambah jam perjalananku. Aku lebih senang mengendarai motor matic kesayanganku untuk mempercepat perjalanan.


~Persahabatan di mulai dengan saling menerima dan mengenal~

__ADS_1


__ADS_2