Jodoh Dengan Wanita Di Desa Sendiri

Jodoh Dengan Wanita Di Desa Sendiri
Bab 17 Percobaan Terakhir


__ADS_3

Jam menunjukan pukul sepuluh pagi, Karena semalaman tidak tidur Koko dan Adi pun bangun agak siang waktu itu di rumah Asep, saat itu Koko yang sudah bangun terlebih dahulu di banding Adi pun, langsung bergegas menuju kamar mandi untuk mencuci muka.


Setelah itu Koko kembali ke kamar, ia pun tidak melihat Asep saat itu dirumah nya, sehingga ia memutuskan untuk menelpon nya


"Hallo, Dimna Lo?" Tanya Koko saat telpon nya di angkat oleh Asep


"Lagi ke luar bentar, ngapa geh?"


"Anterin gua balik lah"


"Jakil sih"


"Cape gua mau jalan nya"


"Ya kalo mau di anterin mah tunggu gua lah"


"Jam berapa geh lu pulang nya"


"Gua cuma belanja doang, gak lama juga balik"


"Si Aceng sama lu nggak?"


"Iya ini dia sama gua"


"Yaudah gua tunggu"


"Okee"


Koko pun mematikan telponnya lalu dia pun menunggu Asep dan Aceng, karena gabut dia pun memutuskan untuk bermain game saja.


Beberapa menit kemudian Asep dan Aceng pun sudah pulang


"Sibuk aja Lo ini" ucap Asep saat masuk ke dalam kamar


"Laper gua anjir" sahut Koko


"Beli nasi uduk lah"


"Mana duit nya? Kalo punya duit geh tanpa lu bilang gitu, udah beli dari tadi gua"


"Si Adi kan ada"


"Buta apa gimana Lo? Jelas- jelas masih tidur gitu"


"Bangunin geh kalau orang punya otak mah"


"Gak enak lah gila, ngebangunin cuma suruh beli nasi uduk doang"


"Gapapa lah, alay Amad"


"Ngising sep- sep, udah anterin ayok anterin gua balik, dari pada banyak bacot, ga ada guna nya"


"Kesini lagi nggak geh lu nya?"


"Ngapa geh"


"Kalo lu kesini lagi mending bawa motor gua aja, dari pada minta jemput lagi"


"Ya udah sini mana kunci nya"


Lalu Asep pun memberikan kunci motor nya kepada Koko, dan Koko pun langsung beranjak keluar kamar dan pergi pulang.


Sesampainya Koko di rumah ia pun langsung makan, setelah makan ia pun duduk sebentar di rumah nya dan setelah barulah dia pergi lagi menuju rumah Asep, dan sesampainya disana ternyata ada aldo yang sedang duduk di teras bersama Asep dan juga Aceng.


"Tamu dari mana tuh sep" canda Koko sambil menghampiri mereka


"Gak tau gua geh, gua aja kaget tiba-tiba Dateng" sahut Asep yang juga bercanda

__ADS_1


"Bangsat Lu, mentang-mentang gua jarang kumpul lagi" sahut Aldo


"Hahaha, lagian tumben Amad geh Lo, ada acara apa ni?" Tanya Koko sambil terkekeh kecil


"Ngajakin ke air panas dia ko" sahut Aceng


"Iya, ke air panas yok, udah lama ni gak jalan- jalan" ucap aldo


"Ya gua mah ayok- ayok aja" ucap Koko yang setuju


Lalu aldo pun melirik Asep dan Aceng "Gimana?"


"Ya gas gua mah" ucap Aceng


"Gua juga ayok- ayok aja" ucap Asep


"Si Adi bangunin, mau ikut nggak gitu" Aldo menyuruh Koko untuk membangunkan Adi yang masih tidur.


Koko pun bergegas menuju kamar dan membangun kan Adi


"Di mau ikut nggak Lo" ucap nya seraya menggoyang- goyangkan tubuh Adi


Adi yang terbangun pun langsung bertanya "Kemana?"


"Ke air panas, si Aldo yang ngajakin"


Adi pun terbangun, dan Koko pun beranjak keluar kamar dan menuju teras


"Gimana mau nggak si Adi?" Tanya Aldo saat Koko menghampiri nya


"Mau" jawab Koko sambil duduk di teras


Tidak lama kemudian Adi pun keluar dan duduk di teras "mau siapa aja geh?" tanya nya setelah duduk


"Ya kita- kita aja" jawab Aldo


Mereka pun bersiap- siap, karena mereka ber lima, Aceng pun membawa motor sendiri.


Sekitar 40 menit mereka pun sampai di air panas yang berada di Natar, air panas yang Meraka kunjungi itu langsung dari sumber nya yang berada di tengah sawah.


Di sana cukup ramai, dan ada penjaga nya juga, setelah mereka memarkirkan motornya


Mereka pun langsung berendam di air panas tersebut, rupa nya Aldo mempunyai penyakit gatal- gatal mangkanya dia mengajak mereka ke air panas.


Mereka pun menikmati waktu luang nya, dan saat itu Koko teringat oleh teman- temannya yang lain yang juga pernah ke sini juga.


Dia merasa waktu berjalan begitu cepat, sehingga teman- temannya kini sebagaian sibuk dengan urusan nya masing-masing.


Namun dia bersyukur karena ia merasa masa muda nya penuh warna


Tongkrongan mereka memang nakal, tapi hanya sewajarnya saja, mereka hanya minum- minuman, nonton balap dan nonton orgen.


Kalau soal merusak wanita itu urusan pribadi mereka masing-masing, yang terpenting di antara mereka tidak pernah berbuat tindak kejahatan, seperti maling atau apa lah yang sejenis kriminal.


Karena di hati mereka semua masih punya rasa ke manusiaan dan iman yang baik


Boleh nakal asalkan jangan maling! Seperti itu lah prinsip mereka.


Namun semua nya kini tinggal kenangan, dan kini hanya ada Asep, Aceng dan juga Adi itupun entah kapan akan seperti itu, karena cepat atau lambat mereka juga seperti yang lainnya.


**


Setelah merasa cukup mereka pun memutuskan untuk pulang, saat itu jam sudah menunjukan pukul lima sore.


Sesampainya mereka pun pulang ke rumah masing-masing.


"Dimana lo?" Tanya Asep kepada Koko melalui pesan suara

__ADS_1


"Dirumah" balas Koko


"Ada siapa aja?" Tanya Asep lagi


"Nggak ada siapa- siapa"


" Si Adi kemana?"


"Di rumah nya lah, ngapa gak lu chat aja?"


"Nggak aktif"


"Maen game kali geh"


"Yaudah gua ke sana"


"Oke"


Tidak lama Asep menelpon ternyata Adi datang ke rumah Koko,


"Tempat Asep nggak Lo? Kalo mau ke sana ayo bareng" ucap nya di depan rumah Koko


"Si Asep aja mau ke sini" jawab Koko yang duduk di kursi ruang tamu saat itu


"Gimana lah orang itu, tadi mah nyuruh gua ke rumahnya, tapi dia malah mau ke sini" ucap Adi, karena saat itu dia memang menerima pesan suara dari Asep yang menyuruh Adi ke rumah nya.


"Hahah, kata dia tadi lu nya nggak aktif pas di telpon sama dia"


"Ya biasa lah itu gua lagi ngegame"


"Ya udah tungguin aja"


Lalu Adi pun duduk di kursi, dan tidak lama kemudian Asep pun datang dan meraka pun memilih untuk nongkrong di luar.


"Tadi nyuruh gua ke rumah lu, tapi lu nya malah ke sini" gerutu Adi terhadap Asep


"Ya elu nya nggak aktif geh, jadi gua nge chat si Koko lah" jawab asep sambil cengengesan


"Kemana sebelah koh?" Tanya Asep kepada Koko yang menanyakan Lusi


Koko yang mengerti maksud Asep tersebut adalah langsung menjawab  "di dalam lah"


"Tumben geh tutupan pintu nya?"


"Si babeh kan kerja"


"Kalo ada gua mah pasti rame tu ko disitu" ucap Asep yang memang setiap kali ia main ke rumah Lusi, pasti akan ramai juga yang nongkrong di situ, namun karena masih merasa canggung dan babeh tidak ada, jadi dirinya hanya bermain ke rumah Koko.


"Yoi" sahut Koko


Mereka pun seperti biasa berbincang-bincang, namun kali ini hanya sampai jam 9 malam saja, karena Adi sibuk ngajakin ke rumah Asep, lantaran ia merasa ngantuk dan juga lelah


Dan mereka pun pergi ke rumah Asep, sesampainya di sana Adi pun langsung tidur setelah itu Koko dan Asep pun juga tidur.


Karena mereka sangat lelah dan mengantuk, namun sekitar pukul sepuluh, pintu rumah Asep pun ada yang mengetuk, Asep yang terbangun pun langsung menuju depan dan membuka pintu, ternyata Aceng


"Ada si Koko sama si Adi nggak?" Tanya Aceng sambil menuju kamar dan di ikuti oleh Asep


"Udah tidur" jawab asep


"Lemah Amad, baru juga jam sepuluh"


"Kemarin malam kan dia orang abis begadang, terus ke air panas" sahut Asep yang langsung tidur lagi.


Aceng pun membaringkan tubuhnya dan bermain handphone.


****

__ADS_1


__ADS_2