
Karena Shanum tidak kunjung percaya akhirnya Bayu pun memperlihatkan video saat dia menjadi model cover boy. Dan Shanum yang di perlihatkan videonya sangat tidak percaya seorang Bayu yang menurut banyak orang adalah laki-laki yang dingin dan jarang tersenyum. Shanum akui memang Bayu mempunyai fisik yang paripurna, apalagi di tunjang dengan profesinya saat ini seorang polisi.
" Kok kamu bisa sih ikutan jadi cover boy gini." Tanya Shanum.
" Itu karena taruhan jaman SMA dengan sahabat aku yang kalah harus mau ikutan audisi kompetisi pemilihan cover boy. Aku nggak mungkin ingkar janji dong jadilah aku ikut audisi kompetisi pemilihan cover boy itu dan yang paling menyebalkan adalah aku malah menang kompetisi pemilihan cover boy tersebut." tutur Bayu sambil manyun.
Sedangkan Shanum tertawa melihat calon suaminya manyun.
" kamu itu manis Sha kalau tersenyum begini apalagi tertawa, tapi kamu tenang saja aku akan membuat kamu selalu bahagia bersama aku dan nggak akan aku biarkan satu tetes air mata pun jatuh dari mata indah kamu kecuali air mata bahagia." Ucap Bayu dalam hati.
Waktu terus berputar dan tak terasa sudah pukul sepuluh malam dan Bayu pun mengajak Shanum untuk pulang. Lalu mereka pun berpamitan dengan keluarga Bayu setelah itu mereka berdua keluar restoran menuju ke tempat parkir.
" Mau langsung pulang atau mau mampir kemana gitu." Tawar Bayu.
" Kalau kita mampir ke angkringan dulu gimana?" tanya Shanum
" Angkringannya dimana?."
__ADS_1
" Yang di taman kota itu."
' perut kamu memang masih bisa nampung.' Shanum langsung mengangguk.
' Space di perut aku masih luas mas, sebenarnya aku makannya banyak tahu." Ucap Shanum sambil mengelus perutnya yang memberitahukan ke Bayu kalau perutnya masih bisa menampung makanan.
Bayu pun terkekeh melihat tingkah Shanum
" Tadi kenapa nggak makan yang banyak.'
" malu tahu masa aku makan banyak di depan keluarga besar kamu." sambil memanyunkan bibirnya.
Sampai taman kota Bayu pun memarkirkan mobilnya di tempat parkir yang tak jauh dari angkringan. Setelah itu Bayu dan Shanum pun keluar dari mobil dan berjalan menuju ke angkringan. Sampai tempat Shanum dan Bayu langsung mengambil makanan yang mereka ingin makan dan tak lupa minumannya. Setelah itu mereka pun mencari teman duduk.
" Kita duduk di sana aja ya." tunjuk Bayu ke tempat yang berada di paling ujung karena banyak pengunjung jadi agak susah untuk mencari tempat duduk.
" Boleh deh mas."
__ADS_1
Mereka berdua pun berjalan menuju ke tempat yang tadi di tunjuk oleh Bayu
" kamu sering makan di sini." tanya Bayu ketika mereka sudah duduk dan menunggu pesanan mereka diantar.
" Dulu sering sama mas Sakha tapi semenjak mas Sakha menikah sudah jarang kesini." jawab Shanum.
Tak lama pesanan mereka pun datang dan Shanum dan Bayu pun segera menikmati sambil mengobrol ringan.
Obrolan mereka terhenti ketika suara ponsel milik Bayu berdering.
" Maaf ya dek, mas angkat telpon dulu." izin Bayu.
" Iya mas, silahkan."
setelah mendapatkan izin dari Shanum Bayu pun segera mengangkat telpon dari rekan kerjanya.
" Dek sudah makannya?." Tanya Bayu setelah menerima panggilan telpon.
__ADS_1
" Sudah mas kenapa? tadi siapa yang telpon?." tanya Shanum.