
Waktu tak terasa telah berlalu dan kini tiba saatnya akad nikah antara Bayu dengan Shanum yang akan berlangsung di lingkungan pesantren Al-Hikmah pagi harinya dan resepsinya akan di lakukan malam harinya di hotel bintang lima. Dan kini semua keluarga besar Shanum sudah berkumpul di pesantren untuk menyaksikan acara akad nikah.
Mereka semua tak menyangka kalau Shanum menerima perjodohan dengan Bayu padahal semua keluarga sangat tahu Shanum yang super ngeyel dan paling nggak suka kalau di atur. Tapi bisa menerima perjodohan ini dengan lapang dada.
Di dalam sebuah ruangan yang berada di masjid Al-Hikmah tempat acara ijab qobul akan di langsungkan, pengantin wanita sudah siap dengan riasannya menunggu sang mempelai pria mengucapkan ijab qobul. Di ruangan tersebut Shanum tidak sendiri ada para sepupunya yang menemaninya.
Sampai saat Umi Dania menghampiri putrinya.
" Sayang yuk, suami kamu sudah menunggu." Ajak umi Dania sambil menggenggam tangan putrinya.
" Umi, sha boleh peluk umi dulu." Pinta Shanum.
" Boleh sayang." Umi Dania pun memeluk putri satu-satunya.
" Terima kasih umi." Shanum pun melepas pelukannya.
__ADS_1
Umi Dania hanya tersenyum setelah itu dia pun mengajak putrinya untuk menemui suaminya.
Sedangkan di tempat akad nikah Bayu masih saja tampak gugup walaupun dia sudah berhasil mengucapkan ijab qobul dengan lancar. Tapi entah mengapa dia masih saja gugup karena belum bertemu dengan istrinya. Wanita yang selama ini dia cintai walaupun berapa kali sang istri menunjukkan ketidaksukaannya tapi akhirnya Shanum pun mau membuka hatinya untuk Bayu.
Bayu tampak melongo melihat Shanum yang berapa saat lalu telah sah menjadi istrinya berjalan bersama dengan uminya menuju ke arahnya. Bayu melihat Shanum sangat-sangat cantik hari ini walaupun Shanum hanya memakai kebaya putih yang sederhana.
" Bayu umi serahkan Shanum ke kamu." bisik umi Dania saat sampai di dekat Bayu.
" Hah... iya umi terima kasih." Ucap Bayu salah tingkah karena tidak fokus akibat memandangi wajah istrinya.
***
" Mas nanti kita pulang kemana?" Tanya Shanum ketika pesawat baru saja landing di bandara setelah sepasang pengantin baru itu baru saja pulang dari honeymoon nya ke Italia.
" Kalau kita langsung ke rumah dinas aja gimana?.' Tanya Bayu balik.
__ADS_1
" Boleh mas, kita pulang dulu ke rumah baru besoknya kita ke rumah Abi, umi atau ke mama dan papa." Jawab Shanum.
" Ya sudah kita ke rumah dinas mas aja."
" Tapi sudah di bersihkan belum mas?." tanya Shanum.
" Alhamdulillah sudah bersih sayang jadi bisa langsung kita tempati.'
" Syukurlah soalnya Sha capek banget mas."
Akhirnya pasangan pengantin baru itu pun pulang ke rumah dinasnya Bayu.
Menempuh perjalanan sekitar satu setengah jam perjalanan mereka pun sampai di depan rumah dinas. Shanum melihat sebuah rumah mungil tapi nyaman sepertinya suaminya sangat tahu kalau Shanum sangat menyukai tanaman. Terbukti banyak tanaman di halaman depannya.
Shanum yang sudah di berikan kunci oleh suaminya segera membuka pintu rumah. lalu Shanum pun masuk dan melihat di dalamnya ada tiga buah kamar, dua kamar mandi, ruang tamu, ruang tv, dapur dan juga masih ada halaman belakang.
__ADS_1