Jodoh Pilihan Opa

Jodoh Pilihan Opa
29.


__ADS_3

Shanum tampak bahagia saat makanan mereka datang, nggak tahu kenapa Shanum sangat-sangat menyukai ayam rica yang di jual di tempat makan tersebut. Dan Shanum selalu memesan ayam rica setiap mereka makan di tempat tersebut.


Bayu tampak melongo saat melihat istrinya nambah ayam rica yang ketiga kalinya. Karena sesukanya Shanum dengan ayam rica nggak pernah sampai nambah dan kali ini nambah sampai tiga kali. Bayu benar-benar tidak percaya apa benar wanita di hadapannya itu benar-benar istrinya.


" Kenapa mas?." tanya Shanum yang tahu kalau suaminya dari tadi terus menatapnya.


" Kamu nggak lagi kesambet kan sayang."


Shanum langsung membulatkan bola matanya mendengar suaminya bilang kalau dia kesambet.


" Jangan marah sayang, mas cuma becanda aja habis kamu nambah sampai tiga kali biasanya kamu kalau di suruh nambah paling nggak mau alasannya karena sudah malam. tapi sekarang kok kamu bisa nambah tiga kali tanpa peduli kalau sudah malam." Jelas Bayu agar Shanum tidak marah , kepadanya karena bisa berabe kalau sampai Shanum marah.


Aduh pakai salah ngomong lagi kalau sampai Shanum marah bisa nggak dapat jatah nanti. Mana sudah dua Minggu adik kecilnya puasa masa harus puasa lagi.

__ADS_1


" Eh... iya ya mas kok aku nggak ngeh ya." Ucap Shanum yang dia baru menyadari kalau dia sudah nambah sebanyak dua kali.


Bayu hanya tersenyum melihat istrinya yang tampak menggemaskan menurutnya.


***


Keesokan harinya seperti biasa Bayu dan Shanum akan shalat subuh berjamaah setelah itu Bayu akan bersiap untuk olahraga pagi. Sedangkan Shanum dia langsung mengerjakan pekerjaan rumah bagi Shanum walaupun dia seorang wanita karier tapi dia juga tidak boleh melupakan kodratnya sebagai seorang istri.


Shanum memulai pekerjaannya dengan mencuci pakaian, dia mulai memilah pakaian antara yang berwarna dengan yang berwarna putih. Setelah itu dia memasukkan pakaian ke dalam mesin cuci sambil menunggu pakaian di cuci. Shanum berniat akan membuat sarapan pagi karena di kulkas tidak ada stok apa-apa akhirnya Shanum pun hanya membuat nasi goreng saja dengan telor ceplok.


Saat Shanum keluar rumah Shanum melihat sekumpulan polwan yang sepertinya bersiap untuk berolahraga. Shanum pun menyapa mereka terlebih dahulu sebelum pergi ke warung. Shanum tidak mengenal mereka tapi kata suaminya ada berapa anggota kepolisian dari beberapa daerah sedang mengikuti pelatihan.


Para polwan yang menempati rumah dinas tepat di depan rumah Bayu, kaget saat melihat seorang wanita keluar dari rumah Bayu.

__ADS_1


" Eh... lihat deh siapa ya? kok keluar dari rumah Bang Bayu ya." Tanya salah satu dari mereka.


" Iya ya, Siapa ya kira-kira?." timpal yang lainnya


" Istrinya kali."


" Masa sih."


' Kan bang Bayu udah nikah katanya."


" Sok tahu kamu Amel kita selama dua Minggu disini baru kali ini melihat wanita itu bisa jadi dia pembantunya kali." Ucap Tika yang sejak awal sudah menyukai Bayu.


" Sok tahu kamu tik."

__ADS_1


" Ya mana mau bang Bayu sama wanita model kaya gitu lihat aja pakaiannya saja nggak modis. Tipe-tipe cewek yang cocok dengan bang Bayu itu yang cantik, seksi, modis, dari keluarga terpandang nggak kaya modelan begitu. Bang Bayu itu cocoknya sama aku, cantik, pintar, seksi, modis dan anak wakapolres lagi." ucap Tika sombong yang langsung membuat teman-temannya langsung sebal.


" Yuk... kalau di sini terus bakal nggak jadi olahraga nya.' seru Voni yang memang tidak begitu menyukai Tika karena menurut Voni, Tika terlalu sombong.


__ADS_2