Jodoh Pilihan Opa

Jodoh Pilihan Opa
32.


__ADS_3

Wajah Bayu sendiri sudah merah padam karena menahan emosi karena dia tidak mau memulai keributan di kantor. Sedangkan Shanum yang memang sedang sakit makin pusing dan juga marah. bagaimana bisa wanita di hadapannya ini tidak tahu malu meminta untuk di jadikan istri kedua.


" Pak Pujo tenang aja soal itu bisa di atur." ucap Wakapolri santai.


" Iya kalian tenang saja kalian lupa kalau ayah saya ini seorang Wakapolri jadi nggak usah khawatir." Ujar Tika sombong.


" Kalau bapak menyuruh saya dan istri saya ke sini hanya untuk meminta saya untuk menjadikan putri bapak istri kedua. Maaf bagi saya, saya hanya akan menikah satu kali dan menjadikan istri saya ini satu-satunya ratu di hati saya." Jawab Bayu yang sudah menahan emosi.


Shanum sendiri memegangi tangan suaminya untuk menenangkannya walaupun dia harus berusaha agar tidak pingsan karena pandangannya semakin kabur.


" Kalau kamu tidak mau jangan salahkan saya kalau karier kamu di kepolisian tidak akan lama karena saya bisa membuat kamu di pecat dari institusi kepolisian. Tapi kalau kamu mau menerima putri saya sebagai istri kedua saya akan menjamin karier kamu akan cemerlang." Ancaman pak Wakapolri.


Brakkk....

__ADS_1


Bayu tidak lagi bisa mengendalikan kemarahannya dia pun langsung melempar vas bunga yang berada di atas meja ke tembok dan berhasil membuat semua kaget dengan apa yang di lakukan oleh Bayu.


" Ayo sayang kita keluar dari sini." Ajak Bayu sambil menggenggam tangan Shanum.


" Dan untuk bapak Wakapolri yang terhormat saya nggak peduli dengan karier saya di kepolisian karena bagi saya, menikah hanya sekali dan hanya ada satu istri yang ada di salam hati saya " ucap Bayu menggebu-gebu sambil tangannya menunjuk ke dadanya.


" Oke kamu siap-siap saja mendapatkan hukuman." Ancam pak Wakapolri.


Shanum yang dari tadi sudah merasakan tubuhnya tidak baik-baik saja dan entah kenapa saat Bayu menarik tangannya agar bangun dari duduknya kepalanya makin pusing.


Sedangkan Tika yang merasa keinginannya tidak terwujud karena Bayu tidak mau menjadikan dia istri keduanya. Tika pun langsung bergegas bangun dari duduknya saat melihat Bayu mengajak istri untuk pergi dari sana.


" Haaaaahhhh.' Shanum terjatuh membentur lantai.

__ADS_1


" Sayang kamu nggak apa-apa kan?" tanya Bayu yang panik melihat istrinya terjatuh.


Bayu pun segera menolong Shanum tapi saat akan menolong Shanum berdiri tapi tiba-tiba Shanum merasakan sakit pada perutnya.


" Auwwhhh... " Shanum meringis karena merasakan perutnya sakit luar biasa dan tak lama Shanum pun tak sadarkan diri.


" Bayu istri kamu berdarah bay, cepat kamu bawa istri kamu ke rumah sakit." ucap pak Pujo saat melihat ada darah yang mengalir di kaki Shanum.


Pak Pujo pun segera menyuruh anak buahnya untuk menyiapkan mobilnya, sedangkan Bayu yang panik dan cemas melihat keadaan istrinya pun langsung mengendong Shanum menuju mobil pak Pujo.


Sedangkan pak Pujo yang masih di dalam ruangannya bersama dengan pak Wakapolri dan Tika langsung menatap tajam kedua orang tersebut.


" Jabatan anda memang jauh di atas saya tapi bukan berarti anda memakai jabatan anda hanya untuk menuruti ambisi anak anda. Sekarang anda bisa sombong karena jabatan anda tapi saya jamin berapa saat lagi anda akan menjadi bukan siapa-siapa. Perjuangan anda sampai menjadi seorang Wakapolri saya tahu begitu kerasnya tapi karier anda yang anda jalani dari nol sampai saat ini akan sia-sia karena keegoisan anak anda sendiri. Maaf saya harus tinggal karena saya harus menyusul mereka ke rumah sakit." Pamit pak Pujo.

__ADS_1


__ADS_2