
Setelah pulang dari kantor Angga, Riska pun kembali ke ruamh
sakkit untuk menjaga mamanya,
yang di ajukan oleh angga.
“Rasanya tidak masuk akal hutang sebesar itu hanya
di bayar menjadi pacar pura-pura cowok aneh itu,, ah sudah lah nanti saja aku
pikirkan yang penting aku gak ada masalah lagi, aku takut akan memperburuk
kondisi mama, kalau sampai cowok itu laporin aku ke kantor polisi” gumam riska
dalam hati sepanjang jalan menuju ke rumah sakit.
sampainya dirumah sakit riska di kejutkan oleh kedua
sahabatnya yang sedang asik becanda di sofa ruangan ibunya. Sadar akan ke
datangan Riska, kedua sahabatnya itupun langsung menghampiri riska.
“kalian udah kapan sampainya, udah lama? Sorry ya tadi aku ada
sedikit urusan diluar, aku kira kalian datangnya sore” ucap riska dengan
memasang wajah menyesalnya agar kedua sahabatnya tersebut memaafkannya.
“duuh ris kita tu udah bejamur ni nungguin kamu dari tadi,,
kan kita udah janjian mau dating kesini, eh kamunya malah pergi, gimana siiih”
jawab nisa dengan bawelnya (karna di antara mereka bertiga nisa emng terkenal
dengan mulut cerewetnya)
“ aku kan udah minta maaf, lagian siapa yang suruh kalian
dating gak ngabari aku” riska yang gak mau kalah dengan mulut bawelnya nisa.
“udah-udah kalian berdua buat aku pusing, lagian kita juga
baru sejaman nis, lebay banget sih pakai
bilang berjamur. Dan kamu ris kalau mau pergi tu kasi tau kita duluan. Udah yuk
duduk tadi katanya kangen-kangenan eh ketemu mulai adu mulutnya” tidak seperti
biasanya salsa jadi pemisahan adu mulut antara riska dan nisa, karna biasanya
yang selalu melakukan perdebatan adalah dirinya dan nisa, dan yang menjadi
penengah antara mereka berdua adalah riska.
Riska dan nisa pun menoleh ke arah salsa secara bersamaan,
dan mereka bertiga pun tersenyum serentak seraya menjulurkan tangan dan saling
berpelukan. Dan melanjutkan obrolan mereka. Karna kegaduhan kecil yang di ciptakan mereka membuat mama riska
terbangun dari tidurnya.
“tan kita berisik ya, maaf ya kita ganggu tante istirahat”
nisa yang menyadari mama riska tersenyum melihat kea rah mereka bertiga merasa
tidak enak hati karna mengganggu waktu tidurnya mama riska
“kita…. Kamu aja kali yang dari tadi ngerocos berisik ganggu
tante istriahat, yakan ris?” tiba-tiba mulut cerewet salsa keluar.
“kan kamu juga ikut ngomong, jadi yang berisik gak aku
doing, weeeek” pembelaan nisa yang tidak mau disalahkan oleh salsa.
“udah-udah kalaian gak ganggu tante koq, tante emang udah
bangun sebelum riska masuk keruangan ini” jawab mama riska sambil tersenyum.
Disisi lain, angga yang sedang asik mengerjakan pekerjaan
kantornya tiba di mejutkan dengan bunyi handphonenya
Trrriiin trrriiing trrring (sorry author gak tau
menggambarkan bunyi handphone yang bagus, hehehe)
“hallo oma, tumben jam segini telpon Angga” angga menjawab
telpon dari omanya
__ADS_1
“sayaaang maaf ya oma ganggu waktu kerjamu,, oma cuman mau kasi tau kalau besok oma akan ke
Indonesia,kamu dan nisa bias jemput oma kan?” jawab omanya
“ waaah bisa dong oama, apasih yang gak buat oma” jawab
angga dengan senangnya. Karna angga memang sangat dekat dengan omanya, setelah
lulus sekolah menengah pertama oma langsung membawa angga tinggal bersama di
luar negri.
“syukurlah sayang kalau kamu bisa, oma kangen banget sama
kamu nak, oh ya jangan lupa bawa nisa juga ya buat jemput oma, soalnya oma
hubungi dia gak masuk-masuk, ya udah kamu lanjut aja kerjanya, nanti oma kasi
tau pastinya ya sayang” jawab oma sambil
mematikan telponnya.
Angga pun melanjukan pekerjaannya, tiba- tiba dia teringat
sesuatu, dan langsung menghubungi anton sekretaris peribadinya masuk
keruangannya untuk membuat surat perjanjian antara dia dan riska. Setelah
mendengar dan poin-poin yang disebutkan angga untuk dicantumkan di surat
perjanjian anton pun keluar dari ruangan bosnya tersebut.
“kayaknya si bos udah
jatuh cinta sama tu cewek, gak biasanya dia kayak gini sama cewek” batin anton
dalam hatinya. Dan anton pun langsung menghubungi Doni pengacara Keluarga
wijaya.
Maaf ya readers author baru bias update, harap maklum juga
ya kalau jalan ceritanya agak kaku, author masih belajar dan sangat membutuhkan
masukan dari kalian semua,, jangan lupa di like n di komentar ya guys
Setelah pulang dari kantor Angga, Riska pun kembali ke ruamh
sakkit untuk menjaga mamanya,
yang di ajukan oleh angga.
“Rasanya tidak masuk akal hutang sebesar itu hanya
di bayar menjadi pacar pura-pura cowok aneh itu,, ah sudah lah nanti saja aku
pikirkan yang penting aku gak ada masalah lagi, aku takut akan memperburuk
kondisi mama, kalau sampai cowok itu laporin aku ke kantor polisi” gumam riska
dalam hati sepanjang jalan menuju ke rumah sakit.
sampainya dirumah sakit riska di kejutkan oleh kedua
sahabatnya yang sedang asik becanda di sofa ruangan ibunya. Sadar akan ke
datangan Riska, kedua sahabatnya itupun langsung menghampiri riska.
“kalian udah kapan sampainya, udah lama? Sorry ya tadi aku ada
sedikit urusan diluar, aku kira kalian datangnya sore” ucap riska dengan
memasang wajah menyesalnya agar kedua sahabatnya tersebut memaafkannya.
“duuh ris kita tu udah bejamur ni nungguin kamu dari tadi,,
kan kita udah janjian mau dating kesini, eh kamunya malah pergi, gimana siiih”
jawab nisa dengan bawelnya (karna di antara mereka bertiga nisa emng terkenal
dengan mulut cerewetnya)
“ aku kan udah minta maaf, lagian siapa yang suruh kalian
dating gak ngabari aku” riska yang gak mau kalah dengan mulut bawelnya nisa.
“udah-udah kalian berdua buat aku pusing, lagian kita juga
baru sejaman nis, lebay banget sih pakai
bilang berjamur. Dan kamu ris kalau mau pergi tu kasi tau kita duluan. Udah yuk
__ADS_1
duduk tadi katanya kangen-kangenan eh ketemu mulai adu mulutnya” tidak seperti
biasanya salsa jadi pemisahan adu mulut antara riska dan nisa, karna biasanya
yang selalu melakukan perdebatan adalah dirinya dan nisa, dan yang menjadi
penengah antara mereka berdua adalah riska.
Riska dan nisa pun menoleh ke arah salsa secara bersamaan,
dan mereka bertiga pun tersenyum serentak seraya menjulurkan tangan dan saling
berpelukan. Dan melanjutkan obrolan mereka. Karna kegaduhan kecil yang di ciptakan mereka membuat mama riska
terbangun dari tidurnya.
“tan kita berisik ya, maaf ya kita ganggu tante istirahat”
nisa yang menyadari mama riska tersenyum melihat kea rah mereka bertiga merasa
tidak enak hati karna mengganggu waktu tidurnya mama riska
“kita…. Kamu aja kali yang dari tadi ngerocos berisik ganggu
tante istriahat, yakan ris?” tiba-tiba mulut cerewet salsa keluar.
“kan kamu juga ikut ngomong, jadi yang berisik gak aku
doing, weeeek” pembelaan nisa yang tidak mau disalahkan oleh salsa.
“udah-udah kalaian gak ganggu tante koq, tante emang udah
bangun sebelum riska masuk keruangan ini” jawab mama riska sambil tersenyum.
Disisi lain, angga yang sedang asik mengerjakan pekerjaan
kantornya tiba di mejutkan dengan bunyi handphonenya
Trrriiin trrriiing trrring (sorry author gak tau
menggambarkan bunyi handphone yang bagus, hehehe)
“hallo oma, tumben jam segini telpon Angga” angga menjawab
telpon dari omanya
“sayaaang maaf ya oma ganggu waktu kerjamu,, oma cuman mau kasi tau kalau besok oma akan ke
Indonesia,kamu dan nisa bias jemput oma kan?” jawab omanya
“ waaah bisa dong oama, apasih yang gak buat oma” jawab
angga dengan senangnya. Karna angga memang sangat dekat dengan omanya, setelah
lulus sekolah menengah pertama oma langsung membawa angga tinggal bersama di
luar negri.
“syukurlah sayang kalau kamu bisa, oma kangen banget sama
kamu nak, oh ya jangan lupa bawa nisa juga ya buat jemput oma, soalnya oma
hubungi dia gak masuk-masuk, ya udah kamu lanjut aja kerjanya, nanti oma kasi
tau pastinya ya sayang” jawab oma sambil
mematikan telponnya.
Angga pun melanjukan pekerjaannya, tiba- tiba dia teringat
sesuatu, dan langsung menghubungi anton sekretaris peribadinya masuk
keruangannya untuk membuat surat perjanjian antara dia dan riska. Setelah
mendengar dan poin-poin yang disebutkan angga untuk dicantumkan di surat
perjanjian anton pun keluar dari ruangan bosnya tersebut.
“kayaknya si bos udah
jatuh cinta sama tu cewek, gak biasanya dia kayak gini sama cewek” batin anton
dalam hatinya. Dan anton pun langsung menghubungi Doni pengacara Keluarga
wijaya.
Maaf ya readers author baru bias update, harap maklum juga
ya kalau jalan ceritanya agak kaku, author masih belajar dan sangat membutuhkan
masukan dari kalian semua,, jangan lupa di like n di komentar ya guys
__ADS_1