Jodoh Terbaik Dari Tuhan

Jodoh Terbaik Dari Tuhan
Episode 7


__ADS_3

Setelah pulang dari kantor Angga, Riska pun kembali ke ruamh


sakkit untuk menjaga mamanya,


yang di ajukan oleh angga.


 “Rasanya tidak masuk akal hutang sebesar itu hanya


di bayar menjadi pacar pura-pura cowok aneh itu,, ah sudah lah nanti saja aku


pikirkan yang penting aku gak ada masalah lagi, aku takut akan memperburuk


kondisi mama, kalau sampai cowok itu laporin aku ke kantor polisi” gumam riska


dalam hati sepanjang jalan menuju ke rumah sakit.


sampainya dirumah sakit riska di kejutkan oleh kedua


sahabatnya yang sedang asik becanda di sofa ruangan ibunya. Sadar akan ke


datangan Riska, kedua sahabatnya itupun langsung menghampiri riska.


“kalian udah kapan sampainya, udah lama? Sorry ya tadi aku ada


sedikit urusan diluar, aku kira kalian datangnya sore” ucap riska dengan


memasang wajah menyesalnya agar kedua sahabatnya tersebut memaafkannya.


“duuh ris kita tu udah bejamur ni nungguin kamu dari tadi,,


kan kita udah janjian mau dating kesini, eh kamunya malah pergi, gimana siiih”


jawab nisa dengan bawelnya (karna di antara mereka bertiga nisa emng terkenal


dengan mulut cerewetnya)


“ aku kan udah minta maaf, lagian siapa yang suruh kalian


dating gak ngabari aku” riska yang gak mau kalah dengan mulut bawelnya nisa.


“udah-udah kalian berdua buat aku pusing, lagian kita juga


baru sejaman nis, lebay banget sih  pakai


bilang berjamur. Dan kamu ris kalau mau pergi tu kasi tau kita duluan. Udah yuk


duduk tadi katanya kangen-kangenan eh ketemu mulai adu mulutnya” tidak seperti


biasanya salsa jadi pemisahan adu mulut antara riska dan nisa, karna biasanya


yang selalu melakukan perdebatan adalah dirinya dan nisa, dan yang menjadi


penengah antara mereka berdua adalah riska.


Riska dan nisa pun menoleh ke arah salsa secara bersamaan,


dan mereka bertiga pun tersenyum serentak seraya menjulurkan tangan dan saling


berpelukan. Dan melanjutkan obrolan  mereka. Karna kegaduhan kecil yang di ciptakan mereka membuat mama riska


terbangun dari tidurnya.


“tan kita berisik ya, maaf ya kita ganggu tante istirahat”


nisa yang menyadari mama riska tersenyum melihat kea rah mereka bertiga merasa


tidak enak hati karna mengganggu waktu tidurnya mama riska


“kita…. Kamu aja kali yang dari tadi ngerocos berisik ganggu


tante istriahat, yakan ris?” tiba-tiba mulut cerewet salsa keluar.


“kan kamu juga ikut ngomong, jadi yang berisik gak aku


doing, weeeek” pembelaan nisa yang tidak mau disalahkan oleh salsa.


“udah-udah kalaian gak ganggu tante koq, tante emang udah


bangun sebelum riska masuk keruangan ini” jawab mama riska sambil tersenyum.


Disisi lain, angga yang sedang asik mengerjakan pekerjaan


kantornya tiba di mejutkan dengan bunyi handphonenya


Trrriiin trrriiing trrring (sorry author gak tau


menggambarkan bunyi handphone yang bagus, hehehe)


“hallo oma, tumben jam segini telpon Angga” angga menjawab


telpon dari omanya

__ADS_1


“sayaaang maaf ya oma ganggu  waktu kerjamu,, oma cuman mau kasi tau kalau besok oma akan ke


Indonesia,kamu dan nisa bias jemput oma kan?” jawab omanya


“ waaah bisa dong oama, apasih yang gak buat oma” jawab


angga dengan senangnya. Karna angga memang sangat dekat dengan omanya, setelah


lulus sekolah menengah pertama oma langsung membawa angga tinggal bersama di


luar negri.


“syukurlah sayang kalau kamu bisa, oma kangen banget sama


kamu nak, oh ya jangan lupa bawa nisa juga ya buat jemput oma, soalnya oma


hubungi dia gak masuk-masuk, ya udah kamu lanjut aja kerjanya, nanti oma kasi


tau pastinya ya sayang”  jawab oma sambil


mematikan telponnya.


Angga pun melanjukan pekerjaannya, tiba- tiba dia teringat


sesuatu, dan langsung menghubungi anton sekretaris peribadinya masuk


keruangannya untuk membuat surat perjanjian antara dia dan riska. Setelah


mendengar dan poin-poin yang disebutkan angga untuk dicantumkan di surat


perjanjian anton pun keluar dari ruangan bosnya tersebut.


“kayaknya si bos udah


jatuh cinta sama tu cewek, gak biasanya dia kayak gini sama cewek” batin anton


dalam hatinya. Dan anton pun langsung menghubungi Doni pengacara Keluarga


wijaya.


Maaf ya readers author baru bias update, harap maklum juga


ya kalau jalan ceritanya agak kaku, author masih belajar dan sangat membutuhkan


masukan dari kalian semua,, jangan lupa di like n di komentar ya guys


Setelah pulang dari kantor Angga, Riska pun kembali ke ruamh


sakkit untuk menjaga mamanya,


yang di ajukan oleh angga.


 “Rasanya tidak masuk akal hutang sebesar itu hanya


di bayar menjadi pacar pura-pura cowok aneh itu,, ah sudah lah nanti saja aku


pikirkan yang penting aku gak ada masalah lagi, aku takut akan memperburuk


kondisi mama, kalau sampai cowok itu laporin aku ke kantor polisi” gumam riska


dalam hati sepanjang jalan menuju ke rumah sakit.


sampainya dirumah sakit riska di kejutkan oleh kedua


sahabatnya yang sedang asik becanda di sofa ruangan ibunya. Sadar akan ke


datangan Riska, kedua sahabatnya itupun langsung menghampiri riska.


“kalian udah kapan sampainya, udah lama? Sorry ya tadi aku ada


sedikit urusan diluar, aku kira kalian datangnya sore” ucap riska dengan


memasang wajah menyesalnya agar kedua sahabatnya tersebut memaafkannya.


“duuh ris kita tu udah bejamur ni nungguin kamu dari tadi,,


kan kita udah janjian mau dating kesini, eh kamunya malah pergi, gimana siiih”


jawab nisa dengan bawelnya (karna di antara mereka bertiga nisa emng terkenal


dengan mulut cerewetnya)


“ aku kan udah minta maaf, lagian siapa yang suruh kalian


dating gak ngabari aku” riska yang gak mau kalah dengan mulut bawelnya nisa.


“udah-udah kalian berdua buat aku pusing, lagian kita juga


baru sejaman nis, lebay banget sih  pakai


bilang berjamur. Dan kamu ris kalau mau pergi tu kasi tau kita duluan. Udah yuk

__ADS_1


duduk tadi katanya kangen-kangenan eh ketemu mulai adu mulutnya” tidak seperti


biasanya salsa jadi pemisahan adu mulut antara riska dan nisa, karna biasanya


yang selalu melakukan perdebatan adalah dirinya dan nisa, dan yang menjadi


penengah antara mereka berdua adalah riska.


Riska dan nisa pun menoleh ke arah salsa secara bersamaan,


dan mereka bertiga pun tersenyum serentak seraya menjulurkan tangan dan saling


berpelukan. Dan melanjutkan obrolan  mereka. Karna kegaduhan kecil yang di ciptakan mereka membuat mama riska


terbangun dari tidurnya.


“tan kita berisik ya, maaf ya kita ganggu tante istirahat”


nisa yang menyadari mama riska tersenyum melihat kea rah mereka bertiga merasa


tidak enak hati karna mengganggu waktu tidurnya mama riska


“kita…. Kamu aja kali yang dari tadi ngerocos berisik ganggu


tante istriahat, yakan ris?” tiba-tiba mulut cerewet salsa keluar.


“kan kamu juga ikut ngomong, jadi yang berisik gak aku


doing, weeeek” pembelaan nisa yang tidak mau disalahkan oleh salsa.


“udah-udah kalaian gak ganggu tante koq, tante emang udah


bangun sebelum riska masuk keruangan ini” jawab mama riska sambil tersenyum.


Disisi lain, angga yang sedang asik mengerjakan pekerjaan


kantornya tiba di mejutkan dengan bunyi handphonenya


Trrriiin trrriiing trrring (sorry author gak tau


menggambarkan bunyi handphone yang bagus, hehehe)


“hallo oma, tumben jam segini telpon Angga” angga menjawab


telpon dari omanya


“sayaaang maaf ya oma ganggu  waktu kerjamu,, oma cuman mau kasi tau kalau besok oma akan ke


Indonesia,kamu dan nisa bias jemput oma kan?” jawab omanya


“ waaah bisa dong oama, apasih yang gak buat oma” jawab


angga dengan senangnya. Karna angga memang sangat dekat dengan omanya, setelah


lulus sekolah menengah pertama oma langsung membawa angga tinggal bersama di


luar negri.


“syukurlah sayang kalau kamu bisa, oma kangen banget sama


kamu nak, oh ya jangan lupa bawa nisa juga ya buat jemput oma, soalnya oma


hubungi dia gak masuk-masuk, ya udah kamu lanjut aja kerjanya, nanti oma kasi


tau pastinya ya sayang”  jawab oma sambil


mematikan telponnya.


Angga pun melanjukan pekerjaannya, tiba- tiba dia teringat


sesuatu, dan langsung menghubungi anton sekretaris peribadinya masuk


keruangannya untuk membuat surat perjanjian antara dia dan riska. Setelah


mendengar dan poin-poin yang disebutkan angga untuk dicantumkan di surat


perjanjian anton pun keluar dari ruangan bosnya tersebut.


“kayaknya si bos udah


jatuh cinta sama tu cewek, gak biasanya dia kayak gini sama cewek” batin anton


dalam hatinya. Dan anton pun langsung menghubungi Doni pengacara Keluarga


wijaya.


Maaf ya readers author baru bias update, harap maklum juga


ya kalau jalan ceritanya agak kaku, author masih belajar dan sangat membutuhkan


masukan dari kalian semua,, jangan lupa di like n di komentar ya guys

__ADS_1


__ADS_2