Jodohku Orang Terdekat

Jodohku Orang Terdekat
Bab 12


__ADS_3

'Mangats kuliahnya ya sayang. Jangan lupa makan, biar selalu ada tenaga menjalani hidup yang berat ini' pesan text masuk di ponsel Arumi. Yap, dari Abyan tentunya


Arumi cukup tersenyum membaca pesan tersebut. Konyol banget sih pesannya, yaa walau begitu adanya.


'Makasih loh udah diingetin. Kamu juga semangat ya kuliahnya, jangan sampe telat selesai' balas Arumi kembali memperingati


Bukan tanpa alasan Arumi berkata seperti itu. Tapi, kuliah ini juga termasuk perjuangan Abyan. Ia yang terlahir dari keluarga yang basicnya pendidikan, yang mana Ayahnya seorang guru, juga Ibu dan Kakaknya juga seorang guru karena mendirikan sebuah Pendidikan Taman Kanak-kanak dirumahnya. Sedangkan, ia yang tidak berniat menjadi guru, harus keluar dari zona nyaman keluarganya pun cukup berjuang, karena sempat di minta agar mengambil jurusan Pendidikan saja. Sedangkan, Abyan memilih Fakultas Ekonomi dengan jurusan Management.


'Terus semangati aku ya untuk mencapai lima puluh ribu pertamaku' balas Abyan

__ADS_1


'Nih aku transfer aja lima puluh ribunya' balas Arumi


'Ngeledeekkk' kata Abyan


Arumi hanya tertawa dalam hati melihat pesan Abyan. Karna mau membalas pun, kelas sudah akan di mulai.


Sejak bertemu kemarin, Abyan sudah tak hilang kabar lagi. Ia terus memberi kabar Arumi setiap harinya. Memberi perhatian kecil walau hanya melalui ponsel, mendengarkan cerita Arumi walau sekedar lewat chattingan.


Hingga akhirnya, satu bulan kemudian mereka pun bertemu kembali. Kali ini, ia bertemu bersama Dea juga. Karna sesuai janji Arumi, kalau mau weekend-an ke Bogor akan ajak Dea juga.

__ADS_1


Tentunya tidak hanya bertiga, Arumi meminta Abyan mengajak temannya yang jomblo, yang asik untuk bonceng Dea. Tidak enak juga mengajak Dea tapi harus bawa motor, sendirian pula.


Arumi di bonceng Abyan dari rumahnya. Sejak subuh Abyan sudah sampai dirumah Arumi. Karna semalam Abyan mengantar pesanan kakak sepupunya kerumahnya, sekalian saja Abyan menginap agar besoknya menjemput Arumi.


Numpang sarapan dan pamit kepada Ayah Ibunya tentu Abyan lakukan. Sarapan kali ini Arumi yang buatkan. Karena ini hari libur, Arumi tidak mau merepotkan Ibunya untuk kebutuhannya, walau setiap harinya juga sebenarnya Arumi anak yang mandiri. Tidak meminta jika tidak tersedia, karena ia bisa melakukannya sendiri.


Janjian dengan Dea dan Lutfi temannya Abyan di depan kampus. Tentu di depan kampus, karna Dea tinggal di Asrama dalam kampus, dan Lutfi tentu menjemput Dea dong.


Pukul 07.00 WIB mereka sudah bertemu. Melanjutkan perjalanan menuju Cianjur. Tujuan kali ini adalah ke Kebun Raya Cibodas. Sengaja berangkat pagi-pagi agar lebih menikmati perjalanan. Walau sudah ramai, tapi setidaknya tidak sampai bermacet-macet. Karena kalau berangkat saja sudah macet-macetan, rasanya terlalu lelah untuk menikmati liburan yang haruanya menyenangkan itu. Apalagi perjalanan yang memerlukan waktu berjam-jam alias jauh itu.

__ADS_1


__ADS_2