Jodohku Orang Terdekat

Jodohku Orang Terdekat
Bab 16


__ADS_3

'By, masih di Jakarta?' pesan masuk dari Arumi.


'Masih, sayang. Kenapa? Kangen ya mau ketemu lagi?' balas Abyan bertanya balik


'Ih, pede! Gak ah. Bosen aku' jawab Arumi melalui pesannya


'Hahahaa, yaudah baik-baik ya kamu. Aku beneran gak bakalan so peka nih. Aku udah mau otw balik Bogor' kata Abyan membalas pesannya


Arumi senyum-senyum membaca pesan Abyan. Kirain habis ketemu, bakal langsung hilang kabar lagi kayak kemarin-kemarin, batinnya.


Saking masih merasakan senangnya kemarin, Arumi sampai lupa tidak membalas pesan Abyan kembali.


Setelah 30 menit berlalu, ada ojek online makanan datang mengantarkan pesanan untuk Arumi. Padahal, Arumi tidak memesannya. Tapi, ada surat didalamnya.


-Selamat menikmati minggunya, sayang. Ditemani kopi sama cake kesukaanmu sebagai pemanis minggumu ya. Yaa walau lebih manis liburan bareng aku sih! Haha. Aku kirim ini pas mau on the way Bogor, jadi sekarang aku lagi diperjalanan. Kamu gak marah kan gak aku temui dulu? Sampe pesanku gak dibalas- tulisan Abyan ada dalam kotak makanan tersebut.


Sudah bisa ditebak, ini berarti Abyan sendiri yang membelinya, menaruh surat tulisannya lalu menggunakan ojek online untuk mengantar kerumahnya.

__ADS_1


Duh, Arumi. Konyol banget sih! Bisa-bisanya karena kesenangan kemarin, jadi lupa balas pesan Abyan. Gerutu Arumi dalam hati.


Arumi pun mengambil ponselnya dan mengetik pesan yang akan dikirimkan kepada Abyan.


'Makasih loh, honey. Maaf ya aku lupa bales, haha. Kamu hati-hati perjalanannya. Wajib kabari aku kalau sudah sampai, ya?' isi pesan yang Arumi kirimkan.


Maksa banget minta dikabarin. Ya habisnya gimana dong? Terlalu lelah kalau harus hilang-hilang kabar lagi. Lagian, apa itu baik buat sebuah hubungan? Kan enggak. Bahkan, Arumi sendiri pun mempunyai kesibukan yang gak beda jauh dengan Abyan loh.


Satu jam berlalu, pesan masuk dari Abyan memberi sebuah kabar.


'Aku sudah sampai, sayang. Duh, mikirin apa sih sampe lupa bales pesan aku? Pasti masih kesenengan kemarin nih' goda Abyan melalui pesannya


'Tau ah, males sama kamu!' isi pesan Arumi


Setelah membersihkan diri, Abyan pun memilih rebahan sambil menelfon Arumi. Rasa rindu makin menggebu setelah sekian lama tak bertemu.


Cukup lelah melakukan perjalanan, walau bukan peetama kali, tapi lelah pasti dirasakan. Tapi, bercengkrama dengan Arumi lebih lama adalah keinginan Abyan.

__ADS_1


Banyak hal yang mereka ceritakan setelah sekian lama tak saling bertukar cerita. Hingga tak terasa, hampir 2 jam lamanya mereka mengobrol melalui ponselnya.


"Honey, kamu emang gak capek? Gak mau tidur siang aja?" tanya Arumi kemudian. Kebetulan, waktu menunjukan pukul 3 sore. Arumi cukup memahami kelelahan Abyan


"Capek, tapi aku kan kangen kamu" jujurnya


"Yaudah, istirahat dulu deh, yuk. Aku juga mau istirahat sebentar." perintah Arumi "Nanti jam 5 aku bangunin kamu, biar gak kelamaan tidurnya" timpalnya lagi


"Siap, tuan putri" jawab Abyan.


"Eh, ngomong-ngomong. Aku seneng deh kamu panggil Honey" sambung Abyan.


"Emang sama yang kemaren kamu dipanggil Honey juga sampe seseneng itu?" tanya Arumi sedikit snewen


"Hahahaa, kesel dia. Gak gitu loh sayang. Tapi kan kamu emang jaraaanggg banget panggil aku gitu. Tapi kali ini kamu panggil aku gitu terus" kata Abyan dengan suara gemash pada Arumi


Arumipun tersipu malu.

__ADS_1


"Udah ah, nanti atap jebol! Udah, tidur-tidur. Bye!" Arumi memutuskan telfon secara sepihak tanpa memberi kesempatan Abyan bicara lagi.


'Duh, guling-guling pasti nih sayangnya aku. Yaudah aku istirahat, kamu juga ya sayang' isi pesan Abyan pada Arumi. Arumi baca, namun sengaja tidak ia balas.


__ADS_2