Jodohku Orang Terdekat

Jodohku Orang Terdekat
Bab 6


__ADS_3

Hari ini, perkuliahan hanya ada 1 mata kuliah, dan kebetulan banget dosen mengabari bahwa tidak bisa masuk. Arumi yang memang sedang gabut perlu hiburan, merasa cukup senang dengan kabar ini.


'De, kamu ada kelas hari ini?' pesan text terkirim ke nomor Dea. Ya, Arumi menghubungi Dea berniat akan ke Bogor.


'Kelas pagi doang nih, kak. Kenapa? Mau samperin aku kesini ya? Hahaha pede' balas Dea bertanya balik


'Iya nih, gabut banget. Yaudah aku on the way ya, nanti kalo sudah beres kelas, kita ketemu' pesan Arumi tanpa basa basi.


Ya, Arumi adalah sosok wanita yang gak ribet. Jalani apa yang sedang mau ia jalani, jarang merepotkan orang lain. Apalagi, ia yang cukup difasilitasi oleh orangtuanya membuat dia mudah untuk kemana aja saat ia ingin. Tapi bukan hanya itu, ia juga punya usaha di bidang fashion melalui online shop sehingga ia cukup tenang karna tidak semua yang ia gunakan hasil dari orangtuanya, tapi juga hasil jerih payahnya sendiri. Ini ia lakukan sejam semester 4, dimana Abyan menghilang dan jarang sekali berkabar sehingga ia memutuskan menyibukkan diri agar lebih baik dan mencintai diri sendiri.


Perjalanan satu jam lebih ia tempuh, melalui tol yang cukup lenggang dengan kecepatan sedang, syukurnya kampusnya Dea memang berada di kota Bogor sehingga tidak terlalu jauh dari pintu tol.


'De, aku parkir di depan kantin utama ya' pesan text terkirim ke Dea


'Siap, kak. Sebentar beres nih' balas Dea

__ADS_1


Berhubung Arumi membawa camilan, ia pun memilih tidak turun dan menikmati camilannya di dalam mobil. Sambil memperhatikan sekeliling lalu lalang mahasiswa di kampus ini.


Arumi melihat Abyan dari kejauhan, terlihat ia bersama temannya menuju kantin. Tapi, karna tujuannya bukan Abyan jadi Arumi pun tidak berniat menghampiri atau sekedar memberinya kabar bahwa ia ada disini.


Terlihat Dea menyusuri jalan menuju parkiran. Langsung saja Arumi mengirim pesan ke Dea agar masuk mobilnya.


"Kakkk! Ya ampun gak kepikiran loh bakalan ketemu gini" sapa Dea ketika memasuki mobil Arumi dan merekapun berpelukan


"Hahaa, iseng banget ya gue?" tanya Arumi


"Banget! Kebiasaan lo banget tiba-tiba gini" timpal Dea


"Gak usah lah.. Kita di luar aja, gimana?" jawab Arumi bertanya balik


"Oke, gue temenin deh kemana lo mau" jawab Dea dengan tangan menganjuk jempol

__ADS_1


Arumi yang memberi camilan ke Dea lalu melihat ke sekitar kantin yang ada didepannya pun menangkap pandangan Abyan yang sedang duduk mengobrol dengan wanita di depannya.


"Nih, nyemil dulu lah yang gue bawa" sodor Arumi setelah itu bengong sepersekian detik. Tapi, Dea pun menyadari itu


"Kak, lo udah ketemu kak Abyan?" tanyanya mengikuti arah kemana mata Arumi memandang


"Kan tujuan gue kesini tuh buat ketemu lo, De. Bukan Abyan" jawab Arumi


"Tapi kalo alasannya ketemu gue hanya sebagai tameng, gak apa-apa banget loh kalo lo mau ketemu Abyan juga" kata Dea


"Gak lah, dia juga lagi asik tuh" jawabnya tertawa miris


"Kak, sorry.. Gue nyari kabar lo sebenernya gue selain mau tanya yang kemarin, juga gue mau bilang ini. Tapi karna kemarin lo jawab gitu, jadi gue bingung gimana bilangnya ke lo" kata Dea merasa kasihan pada Arumi


"Gue udah nyangka loh, De. Kalo lo bakalan ngomong sesuatu" timpal Arumi. "Tapi beneran yang gue jawab itu kok. Sejak dulu Abyan emang suka ilang-ilangan. Gue males ribut, males juga overthinking, cuma habisin energi gue. Lo tau sendiri mood gue gimana. Jadi, yaudalah nikmati aja.." sambung Arumi lagi

__ADS_1


Dea pun mengelus pundak Arumi


"Lo gak haus? Minum dulu kalii itu yang gue kasih" kata Arumi sambil memakan camilan yang sedang ia makan sebelum Dea datang


__ADS_2