
Hari-hari Arumi sibuk dengan kuliahnya. Jika sudah selesai urusan kuliahnya, ia akan menyibukan diri dengan online shopnya. Saat ini memang masih ia kelola sendiri, karna belum kerepotan apalagi penghasilannya pun belum pas jika harus membayar orang lain sebagai adminnya.
Sedangkan Abyan, masih menjaga komunikasinya dengan Arumi. Walau dengan kesibukan segala tugas kuliah, aktifitas komunitas ataupun usaha yang sedang ia tekuni. Dengan begitu, bukan berarti ia sudah tak dekat dengan Nindya. Bahkan, tidak jarang ia mengantar Nindya pulang kerumahnya.
"Yan, weekend ini bisa temenin aku gak?" pinta Nindya pada Abyan
"Gak bisa lah, Nin. Kita bareng-bareng ya di hari-hari kampus aja" jawab Abyan menolak
"Ayolah, Yan. Bisa ya.. Sekali ini aja" pinta Nindya lagi
"Gak, Nin. Sama cowok kamu aja sih" tolaknya lagi
"Hmm, yaudah deh" pasrahnya "Emang kamu weekend ini mau kemana?" tanyanya lagi
__ADS_1
"Kalau gak salah sih ada undangan. Tapi belum di cek lagi pastinya dan dimananya" jawab Abyan jujur
"Yah, padahal aku kan mau minta temenin ke nikahan sodaraku juga. Barteran aja kenapa sih" lagi-lagi Nindya meminta
"Duh, gak deh, Nin. Aku tuh kalo weekend banyak sekalian-sekaliannya. Apalagi ini sama temen lama" tolak Abyan lagi
"Oke deh kalo gitu" pasrah Nindya
Sedangkan, selang 2 meja dari tempat duduk Abyan dan Nindya, ada Dea yang mendengarkan obrolan mereka. Cukup tertawa miris dia mendengarkannya.
Tapi, Dea tak bisa berkomentar apapun pada Arumi. Ia hanya menjadi pendengar setianya Arumi, membahagiakan jika Arumi sedang butuh dirinya. Layaknya Arumi yang selalu menganggap Dea adik kecilnya semasa sekolah dulu.
'Kak, weekend ini kemana?' Dea mengirimkan sebuah pesan pada nomor ponselnya Arumi
__ADS_1
'Mau ada kondangan, De. Ke temen SMP ku. Kenapa?' balas Arumi bertanya balik
'Oh, gak apa-apa. Sama kak Abyan dong?' balasnya memastikan
'Kemungkinan iya, nih' kata Arumi
Oh berarti Abyan menolak Nindya karena sudah janjian dengan kak Arumi. Syukur deh.. Awas aja Abyan kalau sampe batalin dengan kak Arumi demi Nindya. Gerutu Dea
'Have fun ya, kak! Kapan-kapan kita ketemu lagi' akhirnya Dea pun mengakhiri obrolan melalui pesan pada Arumi yang dibalas dengan emoticon siap saja oleh Arumi.
Dan ternyata walau Abyan sedang bersama Nindya, ia pun saling berkabar dengan Arumi.
Menanyakan perihal undangan pernikahan temannya pada hari minggu nanti. Dimana lokasi acaranya, dan jam berapa acaranya.
__ADS_1
Tak hanya itu, Abyan pun menanyakan Arumi akan menggunakan pakaian warna apa? Agar Abyan bisa menyamainya. Karena, senada dan bergandengan tangan dengan Arumi selalu membuatnya bangga dan bahagia di depan banyak orang. Apalagi, kali ini pasti akan bertemu dengan teman-teman semasa SMP nya dulu.
Teman Abyan yang menikah kali ini memang bertemu jodoh yang usianya enam tahun di atasnya. Mangkannya, walau masih kuliah, mereka memilih agar segera menikah saja, niat baik tak baik jika harus di tunda-tunda. Apalagi, prianya sudah mapan dan mampu membiayai kuliahnya sang istri.