Jodohku Perawat Kakakku

Jodohku Perawat Kakakku
03. Kejadian lucu


__ADS_3

🎀🎀🎀🎀🎀🎀


Dua jam kemudian...!


Ani keluar kamar inap kak Ramlah, untuk melihat keadaan di sekitar, yang ramai pembesuk berdatangan.


Tampa sengaja Ani melihat Perawat yang pernah mengganti cairan infus kakak nya. Dari kejauhan, Lukman yang sedang asik ngobrol dengan teman nya, sambil membawa kasur matras.


Ketika melewati kamar inap, yang sangat, ia. Senang kunjungi.


Lukman terpaku, oleh gadis cantik yang berada tidak jauh dari kamar inap tersebut.


Ani dan Lukman ber_sitatap cukup lama. Saat bola mata, ke dua insan yang memiliki ketertarikan satu sama lain bertemu. Dan saling menyapa lewat senyum manis, yang di torehkan kedua insan tersebut.


Setelah melewati Ani. Lukman enggan memutuskan tatapan nya, dan masih setia melihat gadis nya itu, sambil tersenyum. Walaupun ia telah melewati Ani cukup jauh hingga ia, sedikit kesusahan. Tapi, Lukman Tidak Memutuskan Tatapan nya walau sedetik pun, kepada gadis cantik yang menarik perhatian nya.


Naas nya, kejadian yang memalukan terjadi, dimana perawat Lukman Kejedok tembok yang ada di hadapan nya. Saat Teman nya, berbelok Ke ruangan inap pasien untuk menaruh kasur matras, Lukman tidak ikut berbelok, alhasil terjadilah peristiwa yang menyita perhatian. Orang-orang yang menyaksikan kejadian ngakak tersebut berusaha menahan suara tawanya agar tidak kedengaran.


"Duh" ucap Lukman sambil mengelus jidatnya yang telah terbentur tembok.


Lukman mengedarkan pandangan nya ke sekeliling ruangan. Dan betapa malunya setelah melihat, ternyata tempatnya berdiri, cukup banyak orang yang berlalu lalang.


Lukman melihat kearah pujaan hatinya berdiri tapi, tidak mendapati Ani berdiri disana.

__ADS_1


"Mudah-mudahan, dia nggak lihat aku tadi." Ucap Lukman sambil mengelus dadanya.


Sedangkan, Ani yang tidak bisa menahan tawanya, saat melihat kejadian tersebut. Langsung berlari masuk ke dalam kamar inap kak Ramlah, sambil tertawa terpingkal-pingkal.


"Dosa nggak sih? ngetawain orang yang mencium tembok…!" Ucap Ani sambil meredam suaranya agar tidak mengganggu pasien yang lagi istirahat.


Beda dari Alan. Yang menghentikan langkahnya, dan menoleh kebelakang. Mendengar sahabatnya mengaduh kesakitan.


"Napa loh?" ucap Alan, yang mengeyitkan dahinya, tanda tidak mengerti akan sahabatnya.


Lukman yang mendengar pertanyaan dari Alan. Enggan menjawab pertanyaan dari sahabatnya dan langsung berjalan mendahului sahabatnya, dan menaruh kasur matras tersebut sambil mengatur napasnya dan menatap Alan.


Setelah hening cukup lama. Lukman menjelaskan kejadian yang menimpahnya, kepada sahabatnya.


"Oh... gitu toh!" ucap Alan setelah mendengarkan penjelasan dari sahabatnya.


Alan terkekeh mendengar ucapan dari sahabatnya dan berucap.


"Sedikit"


"Duh, mau di taruh dimana muka gue?"


"Di jonggol…!" Ucap Alan.

__ADS_1


"Apaan sih loh Alan, teman kena musibah malah di ledekin"


"Habisnya kamu sih, mendramatis gitu. Jijik gue lihatnya."Alan.


" kayak nya gue salah deh, cerita sama kamu." Lukman.


"Yah…! Kek gitu aja marah. Gue bercanda kali, sensi amat sih loh man"


"Au…ah, gue balik duluan"


Lukman melangkah keluar, meninggalkan Alan dan menuju ruangan istarahat para perawat sebelum jam dinasnya selesai.


Tibalah pergantian sif. Lukman melangkah keluar, menuju sepeda motornya yang terparkir di dekat halaman.


******BERSAMBUNG******


JANGAN LUPA LIKE👍🏾


RATE⭐⭐⭐⭐⭐


TEKAN💟


VOTE💘

__ADS_1


KOMEN DI BAWAH😊


TERIMA KASIH🤗😇


__ADS_2