Jodohku Seorang Idol

Jodohku Seorang Idol
Episode 21


__ADS_3

Hallo semua..


Apa , kabar hehe 😅


Jangan lupa like, vote, coment, favorit ya 😅.


Selamat membaca.......


...****************...


"Oh besok ,aku akan mengajak mu bertemu dengan adik dan ibu ku " pintanya pelan .


"Apa ini semua tidak terlalu cepat?"tanyanya karena masih ada keraguan di hati Aya.


"Semua keluarga ku sudah tau hehe, besok ku jemput kamu"


Akhirnya NAMJOON mengantarkan Aya pulang, setelah nya ia kembali ke Apartemen nya .


Handphone nya berdering tertera nama Adik tersayang, segera ia mengangkat panggilan tersebut.


Mulai berbincang-bincang hingga ia berjalan kesana kemari.


"Oppa semua nya sudah siap , tinggal ajaklah kak Aya kesini kami sangat tidak sabar melihat Oppa menikah" titahnya sambil cekikikan.


"Iya Oppa tau ,tapi gak bisa sekarang oke "jawab nya lalu mengakhiri panggilan.


Berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan diri karena sudah terlalu lengket oleh keringat.


Seperti biasa sebelum ia mandi , terlebih dahulu memasukkan pizza kedalam oven.


Menyambar handuk serta pakaian ganti yang sudah ia sediakan sejak tadi.


Ia akan mandi kurang lebih 30 menit. Menekan tombol shower ,guyuran air secara perlahan membasahi kepala nya.


Ia mengibaskan kepalanya seakan air yang membasahi tubuhnya begitu menenangkan .Gemercik air terdengar jelas serta suara lampu kamar mandinya .


Setelah ritual mandi nya selesai ia beranjak ke dapur . Menyeduh kopi faforitnya serta mengambil pizza tadi yang ia panasi.


Ia bisa bebas karena memiliki 2 apartemen yang satu di Indonesia dan satunya lagi ada di Korea Selatan.


Agar menghemat biaya hidup lagi pula kalau ia sering ke Indonesia uang yang dipakai untuk menyewa hotel jika dikumpulkan bisa seharga apartemen.


Namjoon duduk diruang tv , menyala kan televisi dan langsung mendengarkan musik faforitnya.


Tak lupa handphone nya pun tak dibiarkan terbengkalai.

__ADS_1


Banyak pesan email masuk , karena sudah hampir 7 hari ia cuti dan pastinya banyak kerjaan yang terbengkalai.


Ia membuka satu persatu pesan tersebut,ia pun beranjak dan meraih laptop .


Ia harus bekerja malam ini kalau tidak semuanya akan buyar.


Manik matanya begitu serius memandangi layar laptop , jari-jemarinya pun lincah mengetik diatas kybord.


Kepala terasa berdenyut , akhirnya ia menutup laptopnya terlebih dulu lalu mengerteg lehernya sendiri yang terasa berat.


"Huft" keluhnya sambil mengacak-acak rambut karena pekerjaan nya begitu banyak hingga membuat nya pusing.


Tak terasa ia malah tertidur di sofa ruang tv masih dengan laptop beserta dokumen lain.


Ditengah malam ia terbangun, mengedarkan pandangannya keseluruhan ruang lalu melihat jam yang ada di handphone nya.


Dengan letoy ia berjalan menuju kamarnya , dengan segera ia membanting kan tubuhnya ke atas kasur dengan kasar.


Berbaring dan menarik selimut hingga hanya terlihat kepalanya sedikit.


Keesokan harinya......


Matahari mulai menyinari pagi yang cerah ,sinarnya menembus lewat celah-celah gorden.


Seorang lelaki terbangun dari tidur nya karena ia tertidur lagi setelah shalat subuh.


Dengan pelan ia menuju kamar mandi dan setelah selesai ia berkutat didapur untuk membuat sarapan.


Apartemen Aya......


Aya tengah menggoreng nasi yang berkomposisi :nasi , bawang putih, bawang merah, iris cabai merah keriting, daging ayam potong kecil-kecil,telur,garam,kecap, minyak goreng, penyedap rasa.


Dengan santai ia membolak-balik kan nasi diatas teflon. Aya memang bisa dibilang jago untuk urusan masak ataupun urusan rumah lainnya karena sedari dulu ibunya tidak pernah memakai jasa orang lain untuk membersihkan rumahnya.


Dari situ lah sifat mandiri nya telah diterapkan sejak dini dan hingga ia dewasa tak enak jika merepotkan orang lain.


Setelah matang Aya memotong mentimun dan juga kubis serta tomat untuk menjadi pelengkap masakan nya.


Jujur Aya sangat suka dengan lalapan menurutnya lalapan sangat segar dan cocok jadi pelengkap makanan yang memiliki rasa manis ,asin,gurih ,pedas dengan takaran yang pas.


Mulai menuangkan nasi goreng ke piring nya, aroma nya menusuk ke Indra penciuman nya .


Tak lupa juga Aya menyeduh teh manis ,lalu duduk dengan tenang dan menikmati sarapan nya .


Baru saja ia selesai membereskan meja makan ada seseorang yang tengah menekan bel kamarnya. Perlahan ia berjalan menuju pintu.

__ADS_1


Terlihat jelas diambang pintu berdiri seorang pria yaitu Kim Namjoon yang sudah rapi .


Aya segera meraih tas yang ada di sofa lalu pergi bersama Namjoon.


Sepanjang perjalanan suasana sangat hening , keduanya fakus dengan fikiran masing-masing hingga tak terasa rasa kantuk menyerah Aya .


Mencoba menahan namun ternyata sudah tak tertahan ia tertidur pulas.


Namjoo masih fokus dengan jalan ,saat ia menengok dimple senyumnya terukir jelas diwajah nya.


Namjoon memberhentikan mobilnya sejenak ,ia menyelimuti Aya dengan selimut sedang dan langsung melajukan mobilnya kembali dengan kecepatan sedang.


Perjalanan yang ia tempuh 5 km memang agak lumayan jauh karena ibu dan adiknya sekaligus liburan di Semarang.


Akhirnya ia sampai namun Aya belum juga bangun , Namjoon memutar otak untuk membangunkan Aya .


Lama berkutat dengan fikiran nya ia menelfon adiknya agar turun ke parkiran.


"Hais ,Oppa kenapa tidak langsung naik aja sih " ucapnya dengan ngos-ngosan .


Namjoon mengode dan langsung dipahami adiknya , perlahan Lee membangun kan Aya .


Aya terbangun dan masih setengah sadar , mencoba menetralkan keadaan.


"Mari turun Onie "ucapnya dengan lembut.


"Aiya "jawab nya lalu turun dari mobil , menghampiri Namjoon yang tengah berdiri didepan mobil.


"Kita sudah sampai ,itu adik ku mari kita ke atas " ajaknya lalu berjalan terlebih dulu dan diikuti Aya dan Lee yang mengekorinya dari belakang.


Tak butuh waktu lama lift terbuka ke-tiga nya berjalan beriringan menuju kamar. Lee memasukkan password lalu pintu terbuka .


Terlihat seorang perempuan paruh baya yang langsung menyambut ketiganya dengan hangat.


Memeluk putra nya dengan erat dan seperti tak ingin lepas , karena kerinduan seorang ibu sangatlah berat .


Terlebih sejak Namjoon bekerja didunia entertainment hampir full jadwal bola pulang hanya 1 minggu 1 kali.


"Hallo , kamu Aya ya ?" tanyanya dan diangguki oleh Aya dan juga senyuman manis terukir di wajah nya.


Ia langsung dipeluk oleh ibunya Namjoon dengan hangat , setelah sekian lama ia kembali merasakan pelukan seorang ibu.


"Namjoon sering cerita tentang kamu dan niatnya ingin mempersunting kamu . Anggap lah aku seperti ibumu sendiri. Oh ya duduk dulu ya tadi ibu habis bikin sup buah sebentar tak ambil dulu ya ."


"Izinkan aku ikut dengan mu ibu "ucapnya dengan ragu.

__ADS_1


"Aya kamu panggil aku ibu aduh senang nya ,ayo kita kedapur." Berjalan menuju dapur diiringi candaan yang membuat nya langsung dekat .


"Oppa lihatlah ibu ,dia lupa akan adanya kita " tutur Lee sambil memperhatikan gerak-gerik ibunya .


__ADS_2