Jodohku Seorang Idol

Jodohku Seorang Idol
Episode 27


__ADS_3

Hallo semua hehe 😅


Semoga suka sama cerita aku ya 😁.


Jangan lupa like, vote, coment, favorit ya......


Selamat membaca 😁💜.


...****************...


"Sudah cukup Chagiya , jangan diterusin lagi" ujar Aya dengan suara lembut sembari mengusap punggung suami nya.


"Joon aku minta maaf ,aku mau sama kamu lagi . Gak papa lah kalau jadi istri kedua kamu,"pintanya bersujud didepan Namjoon.


Namjoon menghela nafas panjang .


"Kamu mau jadi istri kedua tapi sayang aku sama Aya gak mau ada yang istri kedua , silahkan pergi pintu keluar ada disana,"ujar nya menunjuk pintu keluar.


" Kita sesama wanita harusnya saling mengerti jika cinta lelaki gak mau dibagi,"sahut Aya dengan tenang.


Delin menangis sejadi-jadinya hingga ada seseorang yang lewat san mengibahi kejadian tersebut.


Sungguh Namjoon sudah capek menghadapi drama yang tak ada henti-hentinya.


Tiba-tiba teman-teman Namjoon datang dan serempak memandang Delin .


"Sedang apa kamu disini ?, apa hidupmu hanya mengikuti kemana Namjoon pergi? wah kalau begitu kamu cocok jadi paparazi bwahaha,"tawa Jin lepas .


"Aish Hyung dia tu bukan paparazi tapi udah mirip Sasaeng yang kerjaan nya ingin tau aib idol,"timpal Suga dengan datar.


Delin berlalu begitu saja tanpa pamit.


💮💮💮💮💮


"Lihat lah nanti siapa yang akan mendapatkan Namjoon , aku tidak akan menyerah begitu saja "batinnya lalu berjalan cepat untuk pulang kerumah.


Setibanya di rumah ia langsung masuk keruangan rahasia .


Ada banyak barang-barang kuno dan benda tajam .


Terlebih lagi Delin sangat ahli taekwondo.


Duduk lalu membuka kertas kosong mencoretnya dengan penuh dendam .


Delin juga meneteskan darah diatas kertas tersebut sebagai tanda keseriusan nya.


"Hallo ,besok pukul 9 kamu ke restoran Jung culik lah seorang wanita berhijab yang bersama mantan ku,"perintahnya dengan sorot mata yang menajam.


"Bunuh lah dia dan buang lah dia sejauh mungkin,"tersenyum smirk.

__ADS_1


Keesokan harinya Aya dan juga Namjoon berniat untuk kerestoran , Keduanya nampak berseri masuk kedalam resto disambut oleh pegawai dengan ramah.


Mereka juga menunggu ke 6 member .


Namjoon pamit untuk ke toilet dan meminta Aya menunggunya saja ,dan jangan kemana-mana.


Namun Namjoon sangat lah lama dan member lain belum ada yang terlihat sebatang hidung pun.


Beranjak dari duduk lalu menuju jendela kaca yang menampilkan keindahan jalan raya serta bunga sakura yang bermekaran.


Senyum tipis terukir di bibirnya , sedangkan pria dan seorang wanita tengah memandangi nya dari kejauhan.


Aya merasa ada yang aneh lalu ingin ke toilet untuk mencari Namjoon.


Dari arah belakang seorang pria membekapnya dengan erat seketika Aya tidak sadarkan diri lalu dibawa kedalam mobil ,Jimin melihat dari jauh seperti mengenal wanita tersebut namun ia pikir hanya salah melihat .


Jimin menyusul member lain yang sudah memasuki area resto.


Saat tiba mereka kebingungan menurut pesan dari Namjoon meja no 12 dan Aya sedang menunggu , mengedarkan pandangannya ke sekeliling tak melihat kehadiran Aya .


Ditengah kebingungan Namjoon datang menghampiri mereka lalu menanyakan Aya dimana.


"Lah bukannya sama Hyung ,kami kesini sudah tidak ada siapapun disini,"jawab Taehyung keheranan.


"Namjoon-aa jangan bercanda ini sungguh tidak lucu ya ,"sahut Jhope.


Secara logika jika Aya keluar resto untuk membeli barang tak mungkin meninggalkan handphone nya.


"Emm Namjoon Hyung Aya kesini memakai baju warna apa?"tanya Jimin dengan serius.


"Dress warna navi sama kerudung navi juga ,apa kamu melihat nya?"tanyanya.


"Aku tidak melihat hanya melihat sekilas ---"kembali berfikir.


"Dimana kamu melihat nya?"sambar Namjoon dengan nada panik.


"Aku kurang yakin jika itu nuna Aya ,dia memakai jilbab dan baju warna navi dibawa kedalam mobil dalam kondisi tidak sadarkan diri,"jelas Jimin sembari mengingat kejadian tadi.


"Tenang Namjoon mari kita cari sama-sama, lebih baik kerahkan semua bodyguard "ujar suga yang tenang agar tak panik semua.


Mereka mulai mencari mengelilingi tempat tersebut hingga Namjoon tiba di atas jembatan taman yang dikelilingi bunga sakura yang sedang mekar.


Tempat favorit Aya kala berkunjung ke restoran tersebut.


Ia menitihkan air mata , merasa tak becus menjaga Aya.


Tetiba ia teringat akan Delin ,ia menduga ini semua ulah Delin jika benar harus gerak cepat .


Delin melihat Namjoon dari kejauhan tersenyum smirk.

__ADS_1


"Kamu itu milik aku ......tapi kalau aku gak bisa miliki kamu maka tidak adapun satu perempuan yang bisa memiliki mu."


Namjoon kembali mengedar kan pandangan ,mata nya menangkap ada Delin disana .


Dugaan nya semakin menjurus lalu mengirim pesan ke anggota body guard untuk mengikuti Delin yang sudah beranjak pergi.


Ia berlari dan mengikuti Delin sambil menyusun strategi.


Seingat nya keluarga Delin mempunyai Fila yang berada di Jeju dan jauh dari hiruk pikuk kota.


Bersama member lain menuju Fila tersebut , baru setengah perjalanan ia Jimin melihat mobil yang tadi membawa Aya .


Ia ingat jelas plat mobilnya, seorang wanita naik kedalam mobil .


"Jin Hyung ikuti lah mobil itu ,aku yakin itu adalah Aya ,"


Terus mengikuti namun mobil tersebut menuju rumah Delin , tiba disana Delin keluar bertemu dengan seorang wanita serta orang suruhan nya.


Memberikan beberapa gepok uang , kecurigaan mereka semakin jelas .


Mobil tersebut diikuti terus hingga sampai disebuah Fila mewah namun ditengah hutan .


Kedua orang tersebut sangat mencurigakan, mereka bertujuh mengendap-endap memasuki Fila lewat pintu belakang.


Namjoon sedikit hafal karena ia pernah dikurung di Fila ini oleh ayah nya Delin .


Ruangan yang dituju adalah ruang bawah tanah.


Terdengar suara cekikikan orang seperti mendapatkan hal yang paling menarik.


Ruang bawah tanah......


"Terserah kalian mau digilir berapa kali dan mau dicabik-cabik berapa kali yang penting dia mari dalam kondisi kotor karena diperkosa banyak orang haha" monolog nya hingga tertawa keras.


"Siap dokter Ling ,kami sungguh tertarik dengan nya yang mulus ini."ujar seorang pria.


Ayq ditidurkan di lantai serta dress yang ia kenakan sudah mau digunting dan beberapa pria seperti sudah siap untuk memanaskan hasrat mereka.


Tiba-tiba Aya tersadar ia langsung bangkit menutupi roknya serta memeluk diri sendiri. Ia menangis sejadi-jadinya melihat beberapa pria sudah menurunkan resleting.


Ia harap Namjoon datang tepat waktu.


"Hiks....hiks..... Namjoon Chagiya tolong lah aku , aku takut aku gak mau tubuh ku kotor hiks ...hik... Ya Allah tolonglah aku hiks ...hiks..."


Pria itu semakin mendekati Aya ,ia semakin menangis sekencang-kencangnya.


"Jangan kamu sentuh sedikit pun dengan badan kalian yang kotor , dia milik saya sekali kamu berani menyentuh nantikan nyawa mu melayang ditangan ku."


"Mau sok-sokan jadi jagoan loe , dia itu udah jadi milik kami ... sedangkan kamu ini siapa datang-datang menganggu saja "

__ADS_1


__ADS_2