Jodohku Seorang Idol

Jodohku Seorang Idol
Episode 32


__ADS_3

Hallo semua hehe 😅


Apa kabar?....


Jika berkenan tinggalkan jejak like, vote, coment, favorit ya.......


Selamat membaca.....


Terima kasih....


💮💮💮💮💮💮💮


Hari, bulan,tahun ia lewati dengan mudah bersama keluarga kecil nya .


Sekarang usia baby Joon menginjak 2 tahun dan sudah lumayan lancar ngomong .


Ditambah Namjoon mengajarkan bahasa Inggris sejak dini kepada anaknya ,biar suatu saat nanti tak repot kursus bahasa.


"Oke ,papi hehe"ujar nya lalu memakan cemilan yang bank sediakan.


"Aish Chagiya Joon belum makan nasi kok udah dikasih cemilan huh"keluhnya.


"Tak apa lah nanti juga masuk semua ya kan baby Joon haha"


Anaknya ikut tertawa mendengar appa nya ketawa.


Sedangkan Aya hanya tersenyum melihat 2 lelaki nya itu tertawa.


"Joon berhenti dulu ya nyemilnya sekarang makan masakan mamy dulu okee"


Bukannya menjawab Joon malah menatap ayahnya sejenak lalu mengangguk kan kepalanya.


Dengan sabar Aya menyuapkan makanan, karena sianak sambil menonton video.


"Anak pintar makannya lahap ,"


"Anaknya papi haha,"


"Mamy and papy oke"jawabnya diiringi tawa kecil.


Mereka bertiga adalah keluarga yang harmonis apa lagi sejak kehadiran Kim Joon min anak sulung Kim Namjoon dan juga Rayana putri.


Kehidupan nya saat ini tak pernah Aya sangka ,dulu ia hanya menyukai karya seorang idol .


Namun sekarang ia milik seutuhnya oleh idol. Seperti mimpi yang baru saja terjadi.


"Mamy,are you oke?"


"Mamy oke hehe"


Mereka menyelesaikan makan lalu Aya menganti pakaian anaknya .


Tak lupa juga menyediakan DOT susu ,Bermain sejenak lalu Aya menidurkan anaknya.


Setelah anaknya tidur ia beranjak menghampiri Namjoon dimeja kerja nya.


Duduk disamping suaminya lalu menyandarkan kebahu Namjoon, sang empu menengok dan tersenyum manis.

__ADS_1


"Utut tumben istri ku seperti ini ,ada apa hemm?"


"Tak apa ,aku hanya ingin seperti ini rasanya nyaman hihi"


"Baiklah tetap apa tidak terganggu oleh suara keyboard Camputer ku?"


Aya mengeleng kan kepalanya ,mencoba memejamkan mata menikmati keindahan lampu malam kota Seoul yang gemerlap menerangi malam.


Serta ada bintang dan bulan sabit dilangit.


"Chagiya ,umur kan gak ada yang tau kalau misal kan ,aku tidak disisimu apa kamu akan mencari yang lain?"


Mendengar itu spontan Namjoon menghentikan pekerjaan nya dan menyimpan file tersebut.


Berhadapan langsung dengan sang istri yang tiba-tiba berfikiran yang negatif.


"Aku tau manusia memang tidak abadi didunia ini ,aku tidak akan mencari pengganti. Lalu jika aku yang duluan pergi apa kamu juga mencari yang lain?"


"Tidak ,kamu adalah satu-satunya lelaki yang aku sayangi dan cintai sampai surga"


Keduanya tersenyum lebar lalu berpelukan.


Bulir bening mengalir begitu saja.


"Sudah lah mari kita besarkan Joon bersama-sama,dia tidak boleh kehilangan kasih sayang entah dari seorang ayah atau ibu"


Aya menganggukan kepala,masih memegang erat Pelu Namjoon.


Keesokan harinya......


.


Disaat ia beberes ternyata handphone suaminya tertinggal semua dimeja kerja.


Saat ia ingin menghubungi member lain ,ia dikejutkan oleh suara bel Apartemen yang sudah 2 tahun terakhir tidak ada yang menyentuhnya sama sekali.


Ia segera membuka pintu tanpa berpikir 2 kali ,ia takutnya itu Namjoon gegara handphone nya ketinggalan jadi menekan bel.


Saat ia membuka pintu ia terkejut bukan main dengan sosok perempuan didepan nya.


"Ada keperluan apa kamu datang kesini?"


"Hmm tentu ada tujuan dong hehe, gimana pendapat mu apakah sangat mirip dengan dirimu?"


Aya menutup mulutnya karena Delin persis mirip dengan dirinya dari segi apapun .


Segitu niatnya Delin ingin mendapatkan Namjoon kembali . Padahal yang dinilai oleh Namjoon adalah kepribadian .


"Jangan pernah kamu kesini lagi ,ingat dosa mu besar.jika mengusik rumah tangga orang lain"


"Huhhh sayangnya aku tidak percaya sama dosa"


Aya mengeleng kan kepalanya ,disatu sisi ia sangat takut karena Namjoon sedang tak ada dirumah.


Ia sangat ceroboh membuka pintu dengan asal , namun harus tetap tenang Allah selalu disisinya.


"Ya Allah lindungilah aku dan anakku dari hambamu yang satu ini ya Allah "batinnya.

__ADS_1


"Ooh rupanya Namjoon tidak ada heh kebetulan sekali haha"


"Apakah kamu takut dengan ku,dari awal aku sudah memeringati kamu jangan berani lawan seorang Delin tapi kamu nekat"


"Aku tidak takut dengan siapapun ,aku hanya takut pada Allah. Pergi lah sebelum aku panggilkan security "usirnya lalu menutup pintu dan menguncinya.


Aya meraih handphone lalu menghubungi Jin yang sedang bersama Namjoon.


Beberapa panggilan tak aktif hingga ia memutuskan untuk menghubungi semua member namun sama saja .


Ditengah rasa panik takut Aya memeluk anaknya yang tiba-tiba merengek-rengek.


Hingga Joon kembali tertidur pulas ,ia kembali menghubungi Jin dan akhirnya diangkat juga.


"Hallo Oppa "ujarnya dengan panik.


"Juga Aya ,ada apa , kenapa kamu begitu panik bicaralah perlahan "


"Oppa tolong kirim body guard untuk jaga apartemen sama aku mau ngobrol dengan suamiku "


Jin ikut panik namun mencoba tenang dan menyerah kan handphone nya ke Namjoon.


Ya Namjoon baru ingat ia tak membawa telfon sama sekali karena tadi berangkat buru-buru bersama Jin.


"Assalamualaikum Chagiya tolong pulang lah aku sangat takut hiks...hiks ...hiks..."


Entah kenapa Aya langsung menangis padahal tadi masih tenang dan mencoba tegar saat berbincang dengan Jin.


"Wa'alaikum salam,apa yang terjadi kenapa kamu menangis?, Chagiya tenang dulu ya jelasin perlahan"


"Aku mau kamu pulang langsung kerumah jangan mampir kemana pun dan kalau liat orang mirip sama aku sebaiknya kamu tidak mengampirinya.


"Baiklah aku akan pulang bersama Jin Hyung langsung ke apartemen dan tak mampir , nanti pas didepan pintu aku akan menelfon mu"


Mengakhiri panggilan tersebut,dan tak lama ada 5 body guard yang sudah stay berjaga didepan pintu apartemen Aya .


Hingga sang suami pulang ,Aya menghambur kepelukan suaminya entah yang ia rasa tak karuan serta bayang-bayang masa lalu menghampiri pikiran nya.


Namjoon menepuk-nepuk punggung istri nya agar tenang.


Lalu menakup wajah Aya untuk menatap nya.


"Lihat lah aku ,aku disini jangan takut lagi . Coba ceritakan apa yang terjadi tadi"


Setelah tenang Aya menceritakan kejadian tadi dari awal hingga akhir ,sontak Namjoon juga jadi cemas .


Jin tambah tak percaya mengapa sekarang Delin seperti terobsesi dengan Namjoon dan memaksa kan harus memiliki Namjoon.


"Jangan takut oke, kita semua ada disini,aku akan selalu ada untuk mu" lalu mengecup kening istrinya.


Member lain juga ikut menyusul ke apartemen ketika mendapat kabar kalau Aya dan Joon dalam bahaya.


Mereka masih tak menyangka melihat jejak rekaman cctv Delin memang benar-benar merubah seluruh tubuhnya menyerupai Aya.


Mereka takut jika suatu saat nanti ada hal yang lebih nekat dari yang dulu.


Terlebih lagi Delin sudah menghilang 2 tahun lalu tapi mengapa ia sangat menakjubkan.

__ADS_1


__ADS_2