Jodohku Seorang Idol

Jodohku Seorang Idol
Episode 39


__ADS_3

"Biarkan usia tua jiwa tetep muda haha,kamu kapan kenalin pacar kamu ke aku ?"sahutnya dari pintu.


"Hush Chagiya jangan gitu lah"


"Aish Oppa kan aku jomblo , tunggu dia datang ya hihi"


"Pish"desisnya berlalu pergi menggunakan sepeda .


Aya menghampiri adik ipar serta anaknya yang sudah menginjak usia 3 tahun .


Rencananya baby Joon akan mulai sekolah, walaupun masih 3 tahun .


"Baby Joon to school "


"Yes mamy "


Namjoon dan Aya memang mengajari baby Joon 5 bahasa .


Pertama bahasa Korea Selatan, bahasa Inggris, bahasa Indonesia,bahasa Jawa, bahasa Arab.


Mengingat supaya ia bisa tinggal di manapun ,dan untungnya ia diwarisi kecerdasan dari ayahnya.


IQ Namjoon memang tinggi bahkan pelajaran yang sulit pun ia bisa memecah kan itu dengan santai.


Itu semua adalah hasil dari ia membaca buku tiap hari .


Sebenarnya Aya juga pintar namun tak sepintar suaminya.


"Kak lebih baik istirahat dulu ,belum bagus kalau langsung beraktivitas"


"Kakak itu bosen masa udah sembuh gini mau tidur tok ,kasian ibu nanti kecapean . Terima kasih banyak buat kalian udah mau mengantikan aku saat sakit"


"Eh no Aya ,kamu istirahat dulu aja biar nanti ibu yang bersihin"


larang ibu mertuanya yang datang dari arah dapur.


"Tak apa ini tinggal sedikit lagi ,emm ibu lagi masak ya ,Aya ikut boleh gak?"


"Tentu boleh tapi kamu nemenin aja ya , jangan capek-capek soalnya kamu belum sembuh total okee"


Aya menganggukan kepala lalu mengikuti ibu mertuanya kedapur.


Sudah lama ia tak melihat dapur tempat dimana ia dan sang mertua bercanda sembari memasak hidangan untuk keluarga.


Baru saja tiba didapur ponselnya sudah berdering beberapa kali .


"Hallo dengan siapa disana?"


"ini siapa ya?"


"Saya ,syifani mau menanyakan,apakah gamis yang saya pesan sudah jadi?"

__ADS_1


"Oke sebentar ibu, saya kordinasi dulu sama pegawai saya "mengakhiri telepon lalu ia menelpon pegawai nya.


"Loh Aya bukannya kamu tidak pernah mengirimkan disain baju , kemarin terakhir itu disain untuk kastemer atas nama Kevin dan Dinda "


Setelah itu kamu menghilang ,kami sudah menghubungi Namjoon namun katanya kamu dalam masa pencarian apakah itu benar?" tanya mereka dengan cemas.


"iya itu benar aku koma beberapa bulan dan ada seseorang yang wajahnya mirip sekali dengan ku "


Sontak kedua pegawai sekaligus temanya terkejut , berarti yang selama ini mengangkat telepon mereka bukan Aya .


Pantas saja saat diajak diskusi tentang baju malah lebih nyambung sama Namjoon.


Akhirnya ada titik terang dibalik rasa penasaran mereka yang di Indonesia menjaga dan menjalankan butik Aya.


"Oke aku akan mulai lagi dari sekarang kirim semua email dari kastemer ke email ku "dan langsung diangguki kedua karyawan nya itu.


Aya bukannya istirahat malah berkutat dengan bolpoin hingga tak terasa waktu menunjukkan pukul 7 malam.


Terdengar suara bel pintu,ia beranjak membukanya .


Namjoon pulang sambil menenteng sebuah paper bag .


Ia mencium punggung tangan suami nya, lalu berjalan dampingan .


Namjoon mengernyit dahinya melihat computer Aya menyala serta beberapa kertas putih lumayan berantakan.


"Oh itu aku lagi gambar disain soalnya 1 Minggu lagi harus jadi"sahutnya walaupun Namjoon tak bertanya ia akan peka terhadap semuanya.


Berlalu ke kamar mandi untuk menyiapkan air panas, setelah bathub nya terisi penuh ia menuangkan aroma terapi serta menyiapkan beberapa sabun faforitnya Namjoon.


Namjoon sangat suka dengan sabun yang beraroma maskulin .


"Terima kasih Chagiya "senyuman nya diiringi dimple yang menambah manis .


"Jangan terlalu lama,aku akan menyiapkan makan malam"diangguki oleh Namjoon lalu masuk ke dalam kamar mandi.


Setelah dirasa sudah siap sembari menunggu Namjoon ,Aya menyuap kan makan ke baby Joon.


Baby Joon sangat suka dengan SOP sayuran, sehingga ia sangat bersemangat untuk melahap makanan.


Sudah lama baby Joon tidak makan masakan dari Aya , mungkin dia rindu akan hal itu.


"Hallo semua,hallo baby hehe"


"Papa hihi" lalu memeluk sang ayah lama .


"Chagiya menyingkir dulu aku mau menyuapkan makanan untuk baby Joon nanti supnya keburu dingin.


Hanya cengiran kuda yang ia perlihatkan,ia juga ikut mau disuapin oleh istri nya.


Setelah makan malam selesai semua berkumpul diruang tengah .

__ADS_1


Namjoon membuka pembicaraan jika ia kan kembali tinggal diapartemen karena tempat kerjanya jauh dari ruma ibbunya.


Semua setuju , rencananya ia akan membawa Aya untuk kour konser ke Asia.


Aya dikenalkan kepada army . Meskipun ada rasa tagi dihari namun Namjoon selalu menyakinkan jika akan baik-baik saja .


Lebih baik mereka tau sekarang karena jika mendengar kabar simpang siur maka akan memecahkan hari seseorang.


Ia akan berangkat ke Indonesia besok , Dan pastinya Namjoon sudah menyiapkan segalanya .


Keesokan harinya mereka sudah siap dengan beberapa barang untuk memenuhi kebutuhan mereka.


Ia juga meminta ibunya untuk mendampingi Aya karena ia akan berpisah dengan Namjoon .


Namjoon berada dikelas bisnis dan hanya ada 7 kursi .


Seperti main petak umpet saja , mereka saling pandang lalu berpisah .


Aya juga sudah dipesankan mobil untuk menjemput nya .


Perjalanan yang cukup melelahkan akhirnya ia kembali menapak kan kakinya di tanah air tercinta.


Senyum lega ia perlihatkan sambil menuntun anaknya Aya menggeser koper bawaan nya lalu menuju apartemennya.


Baby joon terlihat sangat fres dan mengukur senyum.


Ini adalah kali pertama anaknya ke Indonesia .


Akibat pekerjaan yang menyibukkan sehari-hari nya.


. Ia disambut oleh kedua temanya saat masih dibandara. Aya juga ingin mengecek langsung bisnisnya .


Lumayan berkembang dengan bagus semua rencana nya ia kan membuka cabang diKorea Selatan .


Serta ingin mengadakan fashion show , memperkenalkan koleksi butik mentari yang sudah berjalan hampir 5 tahun .


Aya bersyukur semua pelanggan puas dengan karyanya yang awalnya hanya sekedar hobi namun sekarang menghasilkan uang yang lumayan .


Kerja keras tidak akan mengkhianati hasil , sehingga jangan pernah menyerah selagi masih bisa berusaha.


Baby Joon langsung lengket dengan pegawai nya tak seperti biasa .


Jika ia bertemu orang baru maka hanya diam namun sekarang ia sudah mulai akrab dengan orang baru.


Ia bersyukur anaknya tak takut orang lagi , padahal diKorea Selatan ia selalu membawa baby Joon bertemu orang baru dan selalu sama bahkan saat itu ia menangis .


Saat ia bertemu dengan jin waktu pertama kali ,masih teringat jelas menangis tak henti-henti hingga akhir nya Jimin mencoba membujuk baby Joon .


Dan langsung memeluk Jimin erat hingga enggan untuk melepas kan pelukan dari salah satu pamannya itu.


Sedari lama memang Jimin adalah lelaki yang diidam-idamkan oleh banyak perempuan, begitupun member lain.

__ADS_1


__ADS_2