
Hallo all , gimana kabarnya?
Semoga baik-baik saja ya😁
selamat membaca semoga suka😅
Jangan lupa tinggalkan jejak 🤭
" iya aku bukan lagi bocah yang bisa dibodohi dengan cinta mu yang palsu itu, sekarang kita bukan lagi apa-apa sudahi saja semua nya aku sudah lelah " titah nya dengan kesal.
"ooh benarkah kamu lelah apa kamu tak menginginkan tubuhku ini" tawarnya sambil mengoda Namjoon.
"hah...hah ...hah ... sekarang jual murah ya nona , maaf nona kamu bukan selera saya lagi " lalu Namjoon meninggal kan Delin yang masih seperti cacing kepanasan.
" hey Namjoon,hey kau pasti menyesal tidak memiliki ku"teriak nya dengan lantang , Namjoon membalik kan badannya .
"aku lebih menyesal jika bersama mu selamanya" sindiran mantul membuat Delin emosi.
" awas saja kamu gak akan dapat wanita secantik aku" teriaknya lagi namun Namjoon tak menggubrisnya.
Akhirnya ia sampai lagi dikamar Jin ,all member pun menatap dirinya yang berjalan sambil memasukkan tangan nya ke saku celana.
" Hyung apa kamu baik-baik saja ,atau ada yang terjadi sesuatu?" tanya Jimin dengan penasaran.
" a tidak Jimin-aa semua baik-baik saja kau tidak perlu khawatir" diiringi senyum manisnya.
" urusan mu sudah selesai Namjoon?" dinginnya Yoongi namun perhatian.
" sudah kuputuskan dia Hyung ,aku sudah capek menerus kan hubungan yang tidak jelas alurnya begini" lalu menghela nafasnya , Jhope menepuk pundak Namjoon.
"hey kau ini pemimpin jadi tidak boleh lemah , lagian kalau kamu menyudahi hubungan dengan Delin itu jauh lebih baik karena aku tidak mau adikku yang satu ini tersakiti terus menerus" senyuman manis merekah dibibir semua member.
" oke ini pesenannya sudah sampai mari kita makan jangan meggalau , karena makanan yang selalu ada di apapun mood kita entah jelek baik makanan selalu buat kita tersenyum haha" lawakan Jin membuat mereka tertawa renyah .
Karena all tau jika Jin Hyung selalu makan disaat moodnya jelek atau pun baik solusinya adalah makanan.
Mereka makan dengan tertib dan sesekali bercanda, beban mereka hilang kala berkumpul dan tertawa. Kalau bukan karena kesibukan masing-masing , mereka pasti berkumpul setiap saat .
__ADS_1
Namun sayang nya mereka akan dipisah kan oleh wamil (wajib militer) yang mengharuskan semua pria Korea Selatan menjalani wajib militer.
Namun mereka lupakan seolah-olah tidak akan ada yang memisahkan mereka .
Seusai makan mereka kembali menonton tv sesekali berbincang,tertawa.
" Hyung sebenarnya dari dulu apa yang kamu suka dari cewe itu ?... kenapa kau Bucin sekali ?" tanya TAEHYUNG dengan penasaran.
" aku juga tidak tau ,bisa cinta sama dia . Mungkin dulu mataku tertutup oleh pesona nya yang cantik , namun sekarang aku sadar jika cantik bukan dari luar doang harus dari dalam juga" jawab Namjoon sambil menghela nafas panjang.
"bersyukur lah Tuhan sudah memperlihatkan apa yang terbaik untuk mu , sebenarnya sedari dulu aku tidak terima jika kamu selalu diselingkuhin terus menerus"sahut Jin ,ia harus memastikan adik-adiknya tidak ada yang terluka sebagai Hyung paling tertua ia tak mau ada orang yang menyakiti orang terdekat nya.
" iya Namjoon kamu ini pintar tapi kenapa bisa dibodohi oleh cinta , memang nyata cinta membutakan semua nya " ujar Jhope suara santai.
"ya begitulah Hyung , sekarang aku mau fakus Kediri sendiri . Lagi pula sedari dulu aku tidak menganggap nya serius karena hidup yang aku terapkan adalah mencintai diri sendiri itu lebih baik dari segala" tuturnya diiringi senyum manis, terlihat jelas dimple nya .
Tiba-tiba handphone Namjoon berdering tertera nama Delin, all member kompak memandangi handphone Namjoon. Mereka rasa Delin belum puas dengan jawaban Namjoon.
"biarkan saja tidak usah diangkat , palingan dia lagi diatas gedung terus mengancam supaya kamu kesana lalu bilang kalau aku dan kamu gak bisa bersatu maka aku akan terjun " ucapan Jin emang selalu tepat karena bukan sekali dua kali Delin melakukan ini .
"sebaiknya Hyung blok aja no Delin ,agar dia tidak gentayangan terus dihidup Hyung. Hyung harus melanjutkan hidup jangan berfikir dia terbaik masih ada banyak wanita baik didunia ini" ujar Jimin dibalas anggukan kepala oleh Namjoon.
NAMJOON memblokir no Delin , handphone nya berdering kembali tak ada namanya dengan ragu ia menerima telepon tersebut ,dia menghidupkan speaker agar all member ikut mendengar nya .
" hallo selamat malam"
"hallo selamat malam"
"apa benar ini dengan bapak Namjoon, kami dari rumah sakit pak "
"iya benar saya sendiri ada apa ya sus?"
"kami mengabarkan jika saudari Rayana sudah siuman dan segera dipindahkan ke ruang rawat VIP 116"
"baiklah sus , terima kasih infonya "
"iya sama-sama bapak , kembali kasih"
__ADS_1
"syukurlah dia sudah sadar, mereka merasa lega "
Malam semakin larut mereka tengah tertidur diruang televisi , entah karena malah pindah atau lebih nyaman tidur dengan posisi seperti itu.
Keesokan harinya Mereka terbangun dan langsung mandi karena harus kerumah sakit.
Jin menyiapkan sarapan terlebih dahulu ,dia tak mau adik-adik nya sampai melewatkan sarapan.
Dia memasak mie spaghetti yang sangat menggugah selera. Terlebih lagi mereka sudah lama tak sarapan bersama sejak memiliki apartemen masing-masing.
" wah ,ini sungguh enak dari dulu rasanya gak pernah berubah .Jin Hyung the beast" ujar Jhope sambil mengacungkan kedua ibu jari tangan nya.
.
" ya ini sangat lah aku rindu kan , dari banyak nya makanan yang aku beli diluar masakan Jin Hyung gak ada tandingan nya" puji JUNGGKOOK yang tak henti-henti makan bahkan sampai nambah.
Jin tersenyum lebar melihat adik-adiknya yang bahagia dan senyuman sumringah mereka membuatnya bahagia.
Akhirnya sarapan selesai, bergegas menancap pedal gas lalu melajukan mobilnya.
Tak butuh waktu lama mereka telah sampai di rumah sakit, keluar dari mobil damage nya pun tak tertolong begitu mempesona siapapun yang melihat.
Dengan ramah mereka menyapa para suster yang terpesona dengan ketampanan mereka.
NAMJOON masuk keruangan tersebut terlihat Rayana sudah bangun ,ia mendekati Rayana dan langsung menitihkan air mata.
"hallo ,oppa kenapa kamu menangis aku tidak apa-apa" ujarnya dengan tulus.
"a tidak, terima kasih atas pengorbanan mu untuk ku, aku gak akan lupakan itu ." dengan mimik wajah nya yang sedih.
"ya kita sesama manusia harus saling membantu, walaupun nyawa kita jadi taruhan nya . Karena mungkin bisa jadi orang yang kita tolong mimpinya belum tercapai"
" iya , terima kasih sekali lagi" diiringi senyum dimple nya yang manis.
Rayana tersenyum manis , sebenarnya ada yang beda dengan dirinya sejak bertemu Namjoon langsung dan dekat dari sejak itu.
Terasa ada yang berbeda dengan perasaan nya ketika dekat dengan Namjoon.
__ADS_1