
Kamis, 2 Februari
...Cintailah laki-laki setulus-tulusnya dan terimalah segala kekurangannya,maka setelah itu dia akan menghancurkan mu sehancur-hancurnya....
...***...
Tio memang sangat malas sekali jika berhadapan dengan Syabila. Namu menolaknya juga merasa tidak enak takut apabila Syabila tersinggung. Menjadi orang yang tidak enakan memang sangat sulit sekali. Menerima takut jika lawan jenisnya merasa dia ada perasaan tetapi jika menolak juga takut apabila lawan jenis marah atau tersinggung.
Ayah Kana yang melihat pemandangan tak lazim di hadapannya saat ini langsung berusaha menolong Tio.
"Bukannya katamu tadi ingin cepat-cepat pulang menemui nenekmu?"
Tio yang mendengar ucapan dari Dito, ayah Kana langsung tersenyum. Tampaknya ayah Kana benar-benar sudah menerima dan menganggap Tio sebagai calon menantunya. Tio langsung mengikuti alur yang di buat oleh ayah Kana agar dapat terlepas dari Syabila yang sangat mengusik.
"Maaf,Bil. Tapi saya harus segera pulang,"Tio menepis tangan Syabila dengan lembut.
Tio berharap-harap kalau Syabila tak tersinggung dengan kelakuannya ini.
"Pak, saya pamit pulang dulu. Dan titip pesan untuk Kana," Tio langsung pergi setelah berkata demikian.
Demi apapun, Tio saat ini benar-benar takut apabila Syabila masih saja mengikutinya. Syabila adalah gadis keras kepala yang secara tidak langsung selalu saja menginginkannya menjadi kekasihnya. Padahal Syabila sendiri tahu jika Tio sudah menyukai Kana sejak lama.
"Kamu ngapain kemari?"tanya Dito datar.
Dito memang kurang suka kepada Syabila yang di nilainya kurang sopan dan tak memiliki tata krama yang baik kepada orang yang lebih tua. Jika tata kramanya baik, tidak mungkin Syabila akan bermanja-manja pada seorang laki-laki di hadapan orang tua seperti dirinya saat ini. Cara berpakaian Syabila yang terbuka juga membuat Dito semakin tidak menyukainya.
Syabila secara tidak langsung juga menunjukkan sikap ketidak sukaannya kepada orang tua dari Kana ini.
__ADS_1
"Om ngusir saya?"tanya Syabila pura-pura tidak paham.
Sebenarnya Syabila sudah mengetahui watak dari ayah Kana namun saat ini dia hanya bisa berpura-pura saja untuk menjaga imej-nya yang berpendidikan. Syabila tak mau bila terdengar kabar keluar sana jika dia adalah anak yang tidak memiliki sopan santun.
Bagi Syabila namanya harus tetap bersih agar semua orang tetap menyukai serta mengaguminya.
"Saya tidak bermaksud mengusir, tetapi jika kau menganggap demikian silahkan pergi! Saya sedang tidak menerima tamu,"sinis Dito.
Syabila sedikit merasa tertohok dengan kalimat yang ditujukan untuknya itu. Mengapa orang tua ini sangat sombong sekali? Syabila benar-benar ingin sekali rasanya menampar wajah tuanya yang menyebalkan itu.
"Cih, ngurus anaknya ae kaga becus,"maki Syabila dalam hati lalu pergi dari sana.
Dito tidak ingin mengambil pusing dengan sikap Syabila yang sangat menganggu. Saat ini yang bisa dia lakukan hanyalah menerima segalanya. Walaupun sikap Kana masih saja membuatnya kesal. Setidaknya dia memiliki calon menantu yang menggiurkan seperti Tio. Itu saja sudah membuatnya merasa sangat bahagia.
"Kali ini gua ampunin nyawa gak berguna kalian semua!"ujar Kana.
Anak-anak geng ATHARIOZ yang masih tersisa sadar menjadi keheranan mengapa Kana membiarkan mereka lolos begitu saja.
"Ngapain lo biarin dia pergi gitu aja?"tanya Ghana kesal.
Yang lainnya hanya diam tak berkutik apapun. Mereka tidak memiliki keberanian sebesar itu untuk bertanya kepada Kana. Raut wajah Kana yang menakutkan membuat mereka tak ingin berbuat apapun kepada Kana. Ghana pun merasa takut kepada Kana namun rasa kesalnya melawan semua itu.
Ghana tidak terima jika orang yang sudah mengobrak-abrik markasnya malah di lepaskan begitu saja. Rasanya akan sangat kurang bila hanya di pukul begitu saja.
"Lo punya perasaan sama mereka?!"tebak Ghana kesal.
"Diem anj!"
__ADS_1
Kana bertambah kesal dengan Ghana yang sangat bawel sekali. Padahal di dalam otaknya saat ini ada sebuah rencana jahat yang ingin dia laksanakan untuk membalas para bajingan sialan itu.
Mengingat jika Ghost Diamond adalah geng motor yang memiliki kekayaan sangat tinggi, Kana ingin semua itu hancur dalam beberapa menit tanpa sisa sedikitpun. Kerugian yang mereka terima saat ini harus di balaskah berkali-kali lipat sehingga kedepannya tidak akan ada yang berani menyinggung mereka lagi.
"Ghana, George, dan Vino kalian bawa anak-anak yang terluka ke rumah sakit! Ozhi dan 3 anak lainnya ikut gua buat main-main,"ucap Kana dengan sinis.
Ghana sedikit mulai tenang dengan ucapan yang baru saja di lontarkan oleh Kana.
"Gua ikut sama lo!"potong Ghana.
Rasanya kekesalan di dalam hatinya saat ini tak bisa tertahan. Ingin sekali dia menghancurkan orang-orang itu secara berkeping-keping hingga tak bersisa sedikitpun lagi. Ghana adalah tipe orang yang sangat pendendam sekali. Tentu saja kali ini dia tidak ingin melewatkan kesempatan untuk membalasnya. Apalagi di sini akan ada Kana yang akan melindunginya.
"Ok,"
"Ozhi,ambilin bensin yang ada di belakang!"titah Kana tak terbantahkan.
Mendengarkan kata bensin membuat semua anak-anak yang ada langsung ngeri sekali. Ternyata hal yang ingin di lakukan oleh Kana jauh berbeda dari apa yang ingin mereka lakukan. Kana memang lebih kejam daripada yang mereka bayangkan. Tetapi hal ini juga yang membuat mereka bisa menjadikan Kana sebagai ketua dari geng motor ini meskipun umurnya yang masih sangat muda.
Kana sangat muda dan kejam sekali. Tidak ada yang bisa meluluhkannya sampai saat ini, setahu anak-anak ATHARIOZ.
"Kalian berdua pergi dan alihkan perhatian anak-anak geng Ghost Diamond agar keluar dari markasnya,"
"Dan sisanya ikut gua buat ngebakar abis markas mereka!"ajak Kana dengan penuh semangat.
Kana memiliki semangat yang sangat kuat dan membara saat ini. Kana ingin menghancurkan orang yang sudah berani menyentuhnya apalagi ini juga langsung menyentuh orang-orang yang sangat berguna untuknya. Orang yang dekat dengannya tidak akan dia biarkan di tindas begitu saja. Kali ini Kana berniat untuk membalas semuanya berkali-kali lipat agar mereka jera.
Beberapa menit perjalanan akhirnya Kana dan anak buahnya berhasil masuk ke markas besar geng Ghost Diamond. Sebagian dari mereka yang di tugaskan oleh Kana tadi juga telah menyelesaikan tugasnya untuk mengalihkan perhatian agar mereka keluar dari markasnya saat ini.
__ADS_1
"Bakar habis semuanya dan jangan sisakan apapun!"perintah Kana.