KANAREL

KANAREL
31.Mengelabui


__ADS_3

Sabtu, 18 Februari


...Kau tertawa senang karena mengira dia berhasil masuk ke dalam jebakan mu, namun dia malah tertawa melihat kebodohan mu yang percaya semua itu mampu membuatnya tunduk kepada mu....


...***...


Seluruh anak-anak geng Ghost Diamond tampaknya ingin mengeluarkan rencana besar untuk menjebak Kanara kali ini. Mereka tentunya belum terima dengan sikap Kana terakhir kali yang sudah membakar habis markas mewah mereka bersama-sama dengan seluruh isinya.


Meskipun menyukai Kana, Rafael belum sebodoh itu harus mengikhlaskan markasnya.


"Cuma cowok culun ternyata sehebat itu bisa buat Kana tergila-gila,"desis Ghean.


Sudah bukan menjadi rahasia lagi kalau Kana memiliki banyak laki-laki di sisinya. Namun posisi Raka saat ini sepertinya sangat penting dan berarti di hati seorang Kanara Naavaila Athalia. Hal ini juga yang membuat musuh-musuhnya akan mendapatkan kesempatan untuk menghancurkan Kanara.


Kana sendiri belum menyadari bahwa kehadiran Raka di sisinya adalah ancaman.


"Dave dan Gracie kalian berdua alihkan perhatian Kana!"


Dua orang yang mendapatkan tugas tersebut menjadi keheranan. Mengalihkan perhatian singa betina itu? Bukankah ini sama saja dengan menyuruh mereka masuk ke dalam lubang api kematian? Mereka menjadi gemetar dan ketakutan saat ini. Tugas ini sangatlah sulit di hadapi serta di laksanakan oleh mereka.


Gracia menatap kakaknya dengan tatapan tak percaya.


"Kakak mau bunuh Cia?"tanya Gracia tak percaya.


"Tidak ada kakak mu di sini!"tekan Rafael pada Gracia. 


Rafael paling tidak suka jika Gracia menggunakan hubungan persaudaraan mereka untuk mengendalikan geng motor ini. Bagi Rafael geng motor ini tidak ada kata spesial walaupun mereka sahabat atau saudara sekalipun.  Rafael ingin semuanya adil tanpa ada yang di lebih-lebihkan atau nanti hal ini akan memicu timbulnya kecemburuan pada anggota geng motor.


Garcia langsung terdiam saat mendapat bentakan dari kakaknya.


" Dave dan Gracia kalian pergilah ke sekolah Lea,"perintah Rafael


Dave dan Gracia menjadi bingung dengan perintah dari Rafael. Apa hubungannya ini semua dengan Leana? Mereka semua belum tahu apa hubungan Leana dan Kana sebab selama ini Kana selalu menyembunyikan hal ini dengan sangat rapih.


Rafael sendiri mengetahui hal ini tanpa sengaja dari Rayen.


"Leana Aavaila nama lengkap gadis itu."

__ADS_1


Semuanya langsung terdiam saat mendengar ucapan tersebut. Rafael tahu jika otak anggota geng motornya ini tak terlalu lancar seperti kartu Atm-nya. Meskipun merepotkan tetapi Rafael harus mempunyai kesabaran yang tinggi untuk menghadapi kebodohan para anak-anak geng Ghost Diamond ini.


Selama ini mereka hanya selalu mengandalkan harta dan kekuasaan tanpa memperdulikan hal lainnya.


"Dia adalah adik dari Kanara Naavaila Athalia yang selama ini selalu di sembunyikan oleh Kana.."


Semua anak-anak geng Ghost Diamond langsung ber 'O' ria. Tampaknya cara ini benar-benar akan sangat efektif untuk mengalihkan perhatian Kanara.


"Sementara Dave dan Gracia mengalihkan perhatian Kana, yang lainnya cari cara bawa Raka ke sini!"perintah Rafael.


...***...


Raka dan Kana kini tampak sangat menikmati waktu-waktu mereka bersama. Tiada hari tanpa keromantisan di antara mereka berdua. Kana dan Raka bahkan sepertinya sudah melupakan kekasih mereka masing-masing.


Moji juga sibuk mengurusi gadisnya sendiri tanpa lupa untuk terus memantau perkembangan hubungan Kana dan Raka.


"Kalau lu berani nyentuh Kana, gua gak akan segan-segan ngasih tahu Luna semua perlakuan lu selama ini!"ancam Moji.


Ancaman itu selalu saja mengelilingi pikiran Raka. Sejauh ini Raka belum berniat untuk meninggalkan gadisnya yang satu itu. Entah kenapa rasanya Raka masih mencintai Luna sehingga terus membiarkan Luna berada di sisinya. Tetapi kali ini Raka juga telah jatuh hati kepada Kana. Meskipun Raka merasa bahwa Kana bukanlah gadis yang sesederhana yang terlihat. Hal ini juga membuat Raka semakin penasaran untuk terus bersama Kana.


Kana selalu menunjukkan sikap manja dan manis saat bersamanya. Hal ini membuat Raka menjadi gemas melihatnya.


Raka menatap gadis ini dengan tatapan gemas lalu mengusap rambutnya pelan.


"Rasa vanilla kan?"Raka memastikan.


"Iyaaa!!"Kana sangat bersemangat.


Rasanya sangat jarang sekali Kana bersikap seperti ini di hadapan para laki-laki yang dia temui saat ini. Raka sepertinya sudah berhasil memancing jiwa kekanak-kanakan Kana yang selama ini tersembunyi sangat dalam. Kana jadi ragu kalau dia hanya akan memainkan hati Raka. Pria Sunda ini memang sangat menggilakan dan tahu bagaimana cara memperlakukan seorang gadis.


Sikap Raka yang selalu mengingat hal-hal kecil tentangnya membuat Kana semakin sulit untuk menolak pria asal tanah Pasundan ini.


"Yaudah, tunggu di sini aa beliin es krim kamu dulu ya,"ucap Raka sebelum akhirnya berjalan menuju gerobak es krim itu.


Kana sangat bersemangat untuk menantikan es krim yang akan di belikan oleh Raka untuknya. Sampai tiba-tiba getar ponselnya mengalihkan perhatian Kana.


Kana mengerutkan keningnya melihat orang yang tiba-tiba saja menelpon.

__ADS_1


"Ada apa?"tanya Kana mengangkat telpon.


"Adik lo ilang dari sekolahnya!"


Jantung Kana langsung berhenti berdetak mendengar kabar itu. Adiknya hilang? Bagaimana mungkin? Ini benar-benar kabar yang sangat buruk sekali saat ini. Kana menjadi tak tenang mendengarkan kabar ini.


"Ghan, jemput gua sekarang di taman kota!"ucap Kana cepat.


Kana tidak membawa motornya saat kesini. Bagaimana mungkin dia bisa pergi begitu saja?


Raka kemudian kembali dengan dua es krim di tangannya. Raut wajahnya terlihat sangat gembira yang membuat Kana menjadi semakin kebingungan untuk mencari cara meninggalkan Raka saat ini. Raka tentunya akan curiga jika Ghana tiba-tiba datang ke sini. Sejauh ini Kana belum mengakui bahwa dirinya berasal dari salah satu geng motor.


"Kenapa muka kamu pucat,sayang?"tanya Raka khawatir.


Kana sontak menemukan ide cemerlang untuk mengelabuhi Raka saat ini. Meskipun dia tak yakin ini akan berhasil tetapi tidak ada salahnya untuk mencoba.


"Kana kebelet a,"cicit Kana.


Raka hampir saja tertawa dengan ucapan gadisnya ini. Bagaimana bisa Kana berlaku imut seperti ini?


"Ishh.. aa kok ketawa sih?"tanya Kana dengan sebal di buat-buat.


Raka menghentikan tawanya dan mencium bibir Kana singkat.


"Sana ke WC dulu.." Raka menunjuk ke arah WC umum yang tak jauh dari mereka.


Pipi Kana mendadak bersemu saat mendapati ciuman dadakan dari Raka seperti ini. Tapi di detik berikutnya Kana langsung sadar bahwa adiknya saat ini membutuhkannya dan Kana harus meninggalkan Raka terlebih dahulu.


"Kana ke WC dulu,a!" Kana langsung berlari melihat Ghana yang kebetulan telah tiba.


Ghana menjadi keheranan melihat ketua geng ATHARIOZ ini berlari seperti anak kecil. Tatapan Ghana kemudian tertuju kepada Raka, pria yang bersama dengan Kana. Akhirnya Ghana sekarang tahu siapa pria yang sudah berhasil membuat seorang Kanara Naavaila Athalia melupakan geng motornya.


'TING


sebuah pesan singkat dari Kana yang membuat Ghana langsung ikut masuk ke dalam WC umum ini. Entah ini kebetulan atau apa tetapi WC umum ini terlihat sangat sepi sekali tanpa adanya orang.


"Kenapa harus sembunyi-sembunyi gini?"tanya Ghana heran.

__ADS_1


"Buka baju lu sekarang!"


__ADS_2