
Mia merebahkan tubuhnya yang seperti ingin patah karena terus di gempur beberapa kali oleh Dion. Walaupun begitu, tapi dia juga menyukai nya entah kenapa Mia ingin sekali menjadi kekasih papa tirinya.
Selain tampan dan dewasa, Dion memang sangat mudah untuk di rayu. Mia menahan teriakan nya, dia begitu sangat senang dan bahagia bersama Dion.
“Aku harus perawatan! karena lebih penting merawat diri agar papa suka dengan Aku. “Kata Mia.
Mungkin Mia bisa di bilang adalah anak yang tidak tahu malu atau pun tak tahu diri. Mia turun dari ranjang lalu pergi ke kamar mandi.
Mia berendam di dalam bathtub, tubuhnya serasa menjadi rileks dan menenangkan. Mia menutup mata nya dan mencoba untuk tidur sejenak.
ᰔᩚᰔᩚᰔᩚ
Di dalam kamar Dion dan Susan, mereka berdua terus berdebat karena Susan tak mau ajakannya di tolak.
Susan berusaha menggoda suaminya dengan berbagai cara. Tapi, entah kenapa milik Dion tidak mau berdiri tegak.
“Kamu mau ngapain sih!“
“Sayang, kenapa kamu jadi cuekin aku sih! aku kan pengen. Kenapa milikmu tak mau berdiri? sudah berbagai cara kenapa masih tertidur layu.“ Ucap Susan sebal.
“itu tandanya kecapean! sudah lah tahan saja sampai besok. “
Susan mendengus kesal, dia beranjak lalu tidur di samping Dion. Susan merasa kesal dan marah, bisanya Dion tak pernah menolak saat dirinya memintanya.
Tapi hari ini membuat Susan benar-benar di buat malu karena di tolak.
Kini jam menunjukkan 2 pagi, Susan telah tidur pulas. Dion keluar kamar setelah sudah memastikan jika Susan sudah tertidur.
Dion berjalan mengendap-endap ke lantai atas menuju ke kamar Mia. Ternyata Mia sudah tertidur juga, tak mau sia-sia Dion melanjutkan langkah nya.
Setelah mengunci pintu kamar, lalu dia berbaring di samping Mia. Mencium bau tubuhnya yang sangat wangi karena parfum.
Dion membuka selimutnya, dan tersenyum saat melihat tubuh Mia yang tak memakai pakaian tebal.
Dion menyentuh semua bagian yang ia suka membuat Mia menggeliat kegelian.
Mia membuka matanya ternyata dia tak bermimpi hal itu. Tapi memang benar-benar nyata Dion menatap Mia lalu tersenyum.
“Papa? “
“Sustt.. jangan keras-keras nanti ibumu bangun! “
“Oh.. maaf pa, sejak kapan papa masuk ke kamar Mia? ''
“30 menit yang lalu. Dan papa ingin mengajakmu bermain lagi. "
“Papa, kalau di gempur terus nanti nggak enak pa. Mia kan nggak perawatan itu.. “Mia menunjukan yang ia maksud.
"Besok kamu ke dokter, setelah itu kamu ke salon agar tubuh mu juga lebih bagus. “
Yes! akhirnya yang aku tunggu-tunggu terkabulkan juga.
“Makasih pa, sekalian beli baju dinas boleh nggak? “
Dion mengangguk, dia juga suka kalau Mia memakai pakaian tipis dan menerawang itu.
“Beli apa yang kamu mau, nanti papa kasih kartu untuk kamu belanja dan manjakan diri di salon. “
__ADS_1
Setelah mengatakan itu, Dion melanjutkan aksinya untuk menuntaskan hasrat nya.
Dion merasa nyaman dan lebih puas dengan bermain dengan Mia. Persetanan dengan hubungan ayah tiri dan Anak tiri tidak membuat Dion berhenti melakukan nya.
Jika dia mau, dia akan menceraikan susan agar bisa hidup bersama Mia.
ᰔᩚᰔᩚᰔᩚ
Di sekolah..
Mia terlihat lesu dan mengantuk di dalam kelas. Tak menyangka bakal bermain sampai subuh Mia menjadi kurang tidur.
Sahabatnya yang melihat Mia yang tak biasanya mengantuk menjadi bingung.
“Mi, lu abis begadang? “Tanya Tasya.
Mia mengangguk..
“Lebih tepatnya aku begadang bermain kuda-kudaan. “ucap Mia terkekeh.
Tasya tau seperti apa sahabatnya itu. Tak jauh beda darinya Tasya juga sama seperti Mia suka dengan hal-hal dewasa.
“Lu bermain dengan siapa? "
“Papa tiri gue! gue nggak nyangka kalau dia sekuat dan segagah itu. pantesan ibuku menjadi pelakor karena service dia memang memuaskan. "Kata Mia panjang lebar.
“Serious? "
“Iya, sudah dua hari ini gue selalu bermain sampai pagi makanya aku sangat mengantuk hari ini. "Kata Mia.
“Gue juga mau dong! sekali aja sama bokap lo itu . “ Tasya menjadi penasaran sekuat apa bokap Mia itu.
“Boleh aja sih, tapi dia mau nggak sama kamu. “
“Gimana kalau kita main bertiga? pasti seru! “
“Ide bagus! lu inget nggak waktu kita pertama bermain bertiga waktu itu? gue jadi ketagihan. “
Mereka benar-benar sangat gila! bagaimana bisa mereka merencanakan sebuah ide di dalam kelas.
Mia seperti ini juga awalnya ajakan dari Tasya yang mengajaknya menjadi gadis nakal. Mia yang waktu itu sangat polos mau saja di ajak Tasya.
ke gadisannya hilang sejak mereka kelas 2 SMA. Kala itu tak mau berduaan Tasya mengajak Mia bermain bersama dan saat itu lah mereka menghilangkan nya.
jam istirahat..
“Aku telepon papa dulu yah? "
“Oke.. “
“Halo pah? “
“Iya, sayang? "
“Nanti aku ke kantor papa sama temen Mia yah. jangan lupa papa banyak makan Oke.? “
“Iya sayang. "
__ADS_1
Panggilan selesai..
“Bagaimana? "
“Boleh, tapi papa belum tau kalau kita akan bermain bertiga. “
“ya sudah .. “
***
Mia dan Tasya sampai di kantor Dion, mereka di sambut dengan baik oleh karyawan karena kemarin Dion menggandeng Mia mereka tau jika mereka adalah keluarga nya.
Sesampainya di ruangan Dion, Mereka langsung duduk di sofa. Karena sudah tak sabar Mia beranjak lalu menghampiri Dion.
"Pa, masih lama? “Tanya Mia.
“Dikit lagi sayang. "
“pa, kita main bertiga yuk!“ Dion terkejut dengan ajakan Mia, itu sebuah ajakan gila yang pernah ia dengar.
Dion menatap teman Mia dari atas sampai bawah, Walaupun Tasya cantik tapi Dion tak suka. Saat Dion akan menjawabnya Tiba-tiba pintu di ketuk dari luar .
“Masuk! “
“Pak, ada yang ingin bertemu dengan anda. sekarang dia ada di ruang tunggu sebelah. “Kata Lany.
“Baik.. Sayang, papa mau bertemu dengan seseorang dulu. mungkin ajakan kamu papa tidak bisa. hari ini agak sibuk. "Lalu Dion pergi meninggalkan Mia dan Tasya di ruangannya.
“Gimana? “Tanya Tasya.
“gagal! sepertinya papa nggak mau sya, lo gak papa kan? “Tanya Mia.
“Ngga papa, yang penting aku sudah lihat papa kamu itu. “
“Ohya, gimana kalau kita ngemol? gue mau perawatan. "
"Ide bagus! gue juga pengen tau.. dua hari ini gue dapat uang yang sangat besar. "
“dapat suggar daddy?“ Tasya mengangguk membenarkan.
“Sepertinya lebih enak kalau ditraktir? ” Ucap Mia.
“tenang! gue traktir lo hari ini sampai sepuasnya. ”
“Lo yakin? ”
“Yakinlah! tenang aja gue dapat 200 juta. ”
“Serius? orang gila mana yang mau ngeluarin uang sebanyak itu? ”
“Ada! nyatanya aku dapat kan? Ayo ah, keburu malam. ”
“Oke.. bakal kenyang deh gue. ”
“Yoi.. ”
.
__ADS_1
.
Bersambung...