
Wisata alam pesisir yang Mia dan Dion datangi sangatlah mgengagumkan dengan panorama laut, karang dan sunset. Hal indah ini membuat Mia dan Dion menikmati lebih dekat dan lebih nyaman.
Karena sampai saat ini belum banyak yang mengetahui pantai ini. Selain masih di bilang cukup sepi, tempat wisata pantai yang terletak di bagian selatan ini jauh dari kota.
Walaupun kawasan Selatan lebih terkenal dengan wisata pantainya dengan sunset dan ombak yang sempurna untuk para surfing.
menampakkan kecantikan alam pantai dengan panorama laut dan bukit batu karang yang ada di sekelilingnya. benar-benar mengagumkan dan pantas untuk di kunjungi. Pantai ini hampir mirip dengan tempat wisata yang mana pantainya ada di bawah bukit karang.
Di atas bukit Mia dan Dion dapat melihat alam sekelilingnya yang cantik, tenang, sepi dan romantis. Kemungkinan ini yang menjadi salah satu alasan dari mereka mengunjungi saat Honeymoon. Karena tempatnya yang tenang dan damai memberi lukisan keadaan bulan madu yang priavte. Sehingga sangat bagus untuk dikunjungi bersama dengan pasangan tersayang.
“Pah? “
“Aiya, ada apa sayang.? “
“papa ngelamun? papa mikirin apa? “Tanya Mia.
“Papa hanya menikmati suasana seperti ini sayang. Papa sudah sangat lama tidak merasakan kedamaian dan ketenangan yang seperti ini selama tiga tahun terakhir. “Ucap Dion, dia tak pernah mendapatkan kepuasan dalam hidup. menurutnya ia selalu kesepian dan kesunyian.
Walaupun ada dua wanita yang selalu menemani nya dalam tiga tahun terakhir ini, saat perceraian dengan Karina, Dion merasa tak pernah bahagia dan hati yang selalu tertekan.
“Jadi, Mia nggak salah dong kalau kita ke sini? “
“Iya, Terima kasih sayang. kau memang selalu mengerti papa. “
Mia tersenyum senang, dia merasa bahagia Dion memujinya. Mia menyenderkan kepalanya ke bahu Dion, tatapan mereka ke depan menatap ke arah ombak laut yang indah.
Daya tarik alam yang di suguhkan di depan mata ini, membuat para pengunjung kagum akan keindahannya.
Di bagian lain dari pantainya pasir putih ada akses jalan setapak melalui semak-semak ke arah bibir pantai. Pantainya tenang dan airnya bersih hingga benar-benar bagus untuk mandi, beberapa bagian pantainya berdindingkan bukit karang.
Kelihatan beberapa cerukan bukit membuat goa alami yang mempercantik tempat wisata alam pesisir ini, hingga mereka yang datang ke tempat ini akan senang mengeksploitasi kecantikan tiap sudut yang disodorkan.
ᰔᩚᰔᩚᰔᩚ
Di rumah, Susan terus menerus melihat ke arah jendela. Dia menunggu kepulangan Dion yang tak tahu kapan dia akan pulang.
“Bagaimana ini, dia pasti sedang bersenang-senang sama perempuan selingkuhan itu. Jangan sampai aku terlambat! bagaimana pun caranya Dion harus kembali ke pelukanku. “ gumam Susan, dia terus menerus berdo'a agar suaminya pulang.
“Apa aku telpon saja? “Tanyanya dengan diri sendiri.
“Jangan! dia akan marah dan bosan jika terus di hubungi. Sabar Susan, kau akan mendapatkan dia kembali. Ya.. ya. "Susan menguatkan dirinya agar bersabar.
𝐊𝐞𝐞𝐬𝐨𝐤𝐚𝐧 𝐡𝐚𝐫𝐢𝐧𝐲𝐚...
Dion pulang ke rumah dengan raut wajah yang berseri-seri. Dia merasa lebih fres dari sebelumnya, dia melangkah masuk ke dalam rumah.
__ADS_1
“Sudah pulang? bagaimana dengan pekerjaannya apakah baik? “Tanya Susan dengan lembut, lalu ia mengambil alih tas yang di bawa Dion. lalu dia meletakkannya di kursi.
“Kamu pasti belum makan, kita makan dulu yah? “ Ucap Susan, lalu melepaskan jas yang melekat di tubuhnya.
“Tumben? “
“Aku minta maaf ya sayang.. Aku akhir-akhir ini selalu curiga dan cemburu saat kamu pulang telat bahkan tak pulang. “
Dion mengangguk, lalu duduk di kursi mejanya.
“Kamu mau makan apa? “
“Aku mau kentang goreng dan Ayam panggang. “ Susan mengambilnya untuk Dion dan meletakkannya di depan nya.
Dion langsung memakan yang telah Susan sediakan.
“Bagaimana? enak kan? “
“Lumayan! “
“Sayang, sudah sangat lama Mia tidak pulang ke rumah. Bagaimana kalau kita mengunjungi dia, Aku kangen banget sama dia. “ Dion mendadak berhenti menyendokan makanan nya. Dia mentap Susan dengan bingung, tak biasanya dia merasa kangen dengan anak satunya itu.
“Kamu sudah menghubungi dia? “ Susan menggeleng.
“Lebih baik kau hubungi dia jika ingin bertemu dengan nya. Dia bukan anak remaja lagi Susan. Dia juga pasti mempunyai privasi jika kita mendadak ke sana dia pasti kaget lihat kita. Apa lagi jika dia sudah mempunyai pacar? “Kata Dion, Susan berfikir .
Setelah makan selesai, Susan langsung menelpon Mia dan memberi tahu jika dirinya ingin mengunjungi nya.
“Halo? “
“Kamu di rumah? “
“Hmh, ada apa memangnya mah? "Tanya Mia, dia merasa aneh dengan mamahnya yang tiba-tiba menanyakan dirinya di rumah atau tidak.
“Mamah sama Papa akan ke rumah kamu, kamu nggak lagi sibuk kan Nak? " Tanya Susan.
“Nggak sih.. tumben mama mau ke rumah Mia? “
“Mamah kangen kamu, jadi mama mau ketemu kamu di rumah. “
“Iya, “
ᰔᩚᰔᩚᰔᩚ
Satu jam kemudian..
__ADS_1
Dion dan Susan datang ke rumah Mia yang terletak jauh dari rumah mereka. Karena Mia tak mau serumah dengan Orang tuanya, dia memutuskan untuk pisah dan memiliki rumah sendiri.
Selain malas dengan kemesraan nya Mia juga cemburu jika mereka melakukan hubungan intim saat dirinya ada di rumah.
“Sayang.. “
“Ini, mamah buatkan masakan spesial untuk kamu. “ Susan memberikan rantang makanan yang ia bawa dari rumah.
Semenjak sampai, Dion lebih memilih menyendiri dan lebih memilih menonton TV ketimbang bergabung dengan ibu dan anak itu.
“Papah, kebiasaan kamu itu! baru sampai sudah nonton TV aja nggak kangen apa sama Mia? "Tanya Susan.
“Terus aku harus apa? pelukan, nangis-nangis gitu? “Kesal Dion, Susan yang sekarang menjadi menyebalkan dan membuat nya emosian.
“Ih.. papa ini. ya sapa atau apa kek. “
“Udah! ini yang aku nggak suka kalau kalian datang selalu ribut dan ujung-ujungnya buat rumah aku berisik banget. “
“Mia.. “
“Mah, biarkan papa sesuka nya kenapa sih! mama ini bikin papa marah-marah terus. jangan gitu mah. “
“Kok kamu bicaranya gitu? nggak suka mama datang sama papa? “
“Bukan begitu? Mia bosan kalau kalian datang ke sini kalau ribut terus. Lama-lama membuat jengkel tau. Lagian mama ini sudah tua, jangan kaya ABG kenapa Mah? bikin malu tau. “
“Kamu ini bukannya nyambut orang tua dengan baik malah ngomel-ngomel. “
“Mama ke sini mau ngomong sama kamu. sekarang kamu makan dulu lalu ikut mama ke rumah lama. mama mau bikin acara dinner bertiga."
“tumben mama mau bikin acara? Ada apa sih? “ Tanya Mia sedikit penasaran dengan di katakan mamahnya, dinner? apa mamah ingin melihat ku dinner nya mereka?.
“Cuma makan malam bersama, ini sudah sangat lama sayang. Mama kangen momen makan bareng keluarga. “
“B-baiklah, Mia makan dulu. “ Mia masih bertanya-tanya di dalam benaknya. Kenapa harus mengajak dirinya saat mau dinner? tak tau apa jika dirinya dan papa memiliki hubungan yang sangat erat bahkan tidak mau untuk lepas.
“Kau makan dulu, mama mau ke sana dulu sama papa. makan yang banyak Mia. ”
Mia menatap mereka berdua yang sedang menonton tv, Susan yang manja terus bergelendotan di lengan Dion.
Mia melihat nya kesal, dia mengetatkan rahang nya hingga gigi-giginya bergemelatukan.
.
.
__ADS_1
Bersambung..