KARMA WANITA PENGGODA.

KARMA WANITA PENGGODA.
20. Apakah jodoh?


__ADS_3

" cheers.!! ”


Mereka bersulang ria, tawa mereka benar-benar sangat memenuhi ruangan. tidak hanya bertiga, Rio juga mengajak dua temannya. Mereka tertawa, berjoget hingga menggeleng-geleng kepala.


Mia merasakan di bawah perutnya tidak nyaman, dia pamit pergi ke toilet. Sambil terseok-seok menuju toilet, Mia memegangi kepalanya yang mulai merasakan pusing mulutnya menahan untuk muntah.


Setelah sampai di dalam toilet, Mia buru-buru ke arah wastafel dia memuntahkan semua isi dalam perutnya.


" Oekk.. Oekk.~


“Kenapa mual sekali sih! ” gerutunya kesal.


Dia keluar lalu mecuci tangannya. saat bersamaan, teman Rio yang menyukai Mia juga berada di dalam toilet.


Jack yang menyukai Mia, menyentuh pundaknya. Mia terkejut saat pundaknya di sentuh oleh seseorang. Dia melangkah perlahan, Mia berjalan mundur hingga tubuhnya membentur dinding. Jack menghimpit tubuh Mia dengan ke dua tangannya. Mia menatap tajam pria yang di depannya.


“Kau.. mau apa?” Jack menatap manik mata Mia, tangannya menyentuh bibir sexynya lalu menyapu dengan perlahan.


“Beraninya kau menyentuh ku!. ” Ucap Mia, Jack tersenyum smirk tidak ada rasa takut apa lagi hanya mereka berdua saja di sana.


“Kau.. Emm.. ” Mia terbungkam saat tangan Jack menutupi nya.


“Kau gadis yang kesepian? bagaimana kalau kita main di dalam sayang? ” Ucap Jack, lalu mendorong Mia ke dalam toilet yang luas.


Mia melangkah mundur saat pria di depannya terus mendekatinya. apa yang di Mau Jack? Mia yang tak lagi jalan normal bersempoyongan.


“Kau pasti menginginkan ini bukan? ’’ Ucap Jack, Mia menatap milik Jack yang masih terbungkus rapi di dalam.


Mia menggigit bibir bawahnya, Jack yang melihat nya ingin sekali melahap Mia.


Cup~


Jack mencium di pipi Mia lalu beralih ke leher jenjang Mia. Jack mengangkat tubuh Mia ke atas wastafel, lalu menatap wajahnya yang cantik jelita.


“Umm.. kau! ”


"Kau sangat lihai dalam memainkannya, aku suka.! " ucap Jack kagum dengan Mia.


’’Kau sangat tampan.! ” Ucap Mia, dia masih melihat jelas wajah pria di depannya.


"Kau memang gadis nakal.! "


Jack membukanya, Mia yang melihatnya dengan mata yang ingin melompat dari tempatnya. Mungkin dia rekor terbesar dari pria yang ia pernah kencani.


“Kau mau apa? ” pertanyaan konyolnya membuat Jack terkekeh geli.


“tentu saja olahraga panas?”


“Aku ingin mencobanya, bagaimana rasanya. tentunya kau tak akan menolak bukan? ”


Jack menuruti kemauannya, lalu mendorong lebih dalam lagi hingga Mia ternganga akan rasa yang di dapatkan nya.

__ADS_1


“Sakit? ’’Tanya Jack, Mia menggeleng dia hanya terdiam saja.


Crᜊᜊᥫ᭡~~


Dalam benak Jack berfikir keras, jika Mia hamil anak dirinya. Dia pastikan akan mendapatkan Mia apapun caranya. Dia begitu tertarik dengan Mia saat pertama kali melihatnya.


Walaupun Jack tau siapa Mia, juga gaya hidup nya yang selalu gonta-ganti pria kencan bagaimanapun itu dia akan mendapatkan nya.


Jack berfikir dia juga tak jauh berbeda dengan Mia, dia juga masih suka mabuk-mabukan. Karena ia telah menemukan wanita yang sepadan juga lawan bergulat yang pas.


Jack dan Mia masih terus berlanjut di dalam sana. Rio dan Tasya juga Tak mencari di mana keberadaan kedua temannya menurut dia itu kesenangan nya juga bukan urusannya.


Di dalam tas Mia, Dion terus menerus menelpon hingga tak terhitung beberapa kali. Tasya membiarkan Handphone Mia terus berdering membiarkan telepon nya mati sendiri.


Karena Dion terus menelpon, Handphone Mia sampai kehabisan batrai dan akhirnya mati. Dion yang merasa tak biasanya, mendadak khawatir juga tak tenang.


“Di mana dia sekarang? Ayo, angkat telepon nya! ” Dion bermonolog sendiri di dalam apartemen mewah nya. dia berdiri di balkon sambil menatap layar HP yang tak kunjung di angkat.


“Dengan siapa dia pergi! ” Dion lagi-lagi mencoba menelpon Mia, tidak ada responnya.


Brak!!


“Kemana kamu Mia! apa jangan-jangan dia selingkuh? tapi itu tidak mungkin dia tidak pernah menduakan aku. ”


ᜊᜊᜊ


Mia dan Jack berjalan bersamaan menuju ruang tamu, Mia yang lebih baik duduk di sebelah Tasya yang sedang makan malam.


“Kenapa? kau mau juga? ”Mia mengangguk,


“Itu buat kamu! ”Tasya menunjukkan nya dengan memonyongkan mulutnya, Mia menatap kotak makan besar yang ada di atas meja lalu mengambilnya.


“Woah.. enak ini. ”


“Pasti! makan yang banyak, lo siang makan seuprit doang. ” Mia meringis malu, dia tak napsu makan karena semalaman mendengarkan suara setan yang terus bersahutan.


“Ayamnya enak, ”


“Enak dong! gue beli di restoran bintang 10.”


“Emang ada bintang segitu? ngarang lu! ”


“Lu tinggal makan aja ribet banget dah! udah, gausah galau-galau makan yang banyak tubuhmu itu banyak tulangnya nggak enak. ”


“Kamprett! gue ini sexy, lu nggak tau apa sexy? ”


“Sexy apaan dah? tulang semua itu.. ”


Sementara para pria hanya melihat mereka berdua yang selalu berdebat dan saling mengejek. Jack tersenyum tipis melihat tingkah Mia yang lucu dan menggemaskan.


“Kau suka dengan dia? ” Tanya Rio.

__ADS_1


“Ya, dia gadis yang kuat. ”


“Aku juga salut dengan dia, dia adalah gadis korban broken home. Makanya dia melakukan hal ini karena hilang arah, juga ajakan dari temennya. ”


“Cewek lo? ” Rio mengangguk, Dia juga tak kalah brengseknya dari mereka.


“Kenapa dengan cewek lo itu? ”


“Sama, dia juga korban broken home. Gue kira emang kemauan dia yang selalu bermain di clubbing dan bergonta-ganti pria kencannya. Ternyata dia di jual oleh ibunya sendiri. ” Jelas Rio, dia merasa prihatin dengan kehidupan mereka berdua yang sangat sulit.


“Begitu? kenapa banyak gadis perempuan yang selalu menjadi korban ke egoisan orang tuanya. ? ”


“Kebutuhan, juga untuk mereka makan sehari-hari. Aku sangat prihatin dengan mereka Jack. ”


“Kau ingin menikahi dia? ”


“Ya, Aku tidak munafik Jack. Aku juga orang yang sudah rusak akan masa depannya. Begitu suram kehidupan ku yang dulu hingga aku menjadi seperti ini. bagaimana dengan mu? ’’


“Semua orang mempunyai masalah Rio, juga tergantung kita menyikapinya dan menyelesaikannya. ”


“aku ingin mendapatkan Mia kali ini, dia gadis yang aku inginkan. Dia sangat berbeda Rio, bantu aku untuk mendapatkan nya. ”


“Jangan sungkan, aku akan membantu mu sampai kau mendapatkan dia seutuhnya. ”


“Thank you brader. ”


“Yeah.. ”


mereka menghisap rokok lalu membuangnya di sembarangan arah. Mereka berdua dengan tersenyum manis masih menatap kedua wanita yang sedang makan dengan lahapnya.


“Kenapa kalian melihat kita seperti itu? ”Tanya Tasya. Mia mendongakkan kepalanya melihat ke arah cowok-cowok di depan nya.


“Kita mempunyai mata, jika tidak untuk melihat memangnya untuk apa? ” sahut Rio kesal.


“Matamu sangat tajam, mulut mu juga sama. " Keluh Tasya lalu menyantap makanan nya.


“Kau makan saja kenapa harus berdebat ? ”


“Kau sudah selesai? ” Tanya Tasya, Mia hanya memutar bola matanya dengan malas.


“Kau sangat lambat persis seperti siput! ”


“Kau... ” Tasya menunjukkan jarinya ke Mia, dia tak Terima jika di samakan dengan hewan lamban seperti siput.


.


.


.


🌹🌹🌹

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2