
Saat aku kembali ke ruangan ku, aku sengaja melewati divisi tempat Diandra bekerja melihat nya dari jauh dengan tekad yang sudah aku kumpulkan
'Kali ini akan ku pastikan kamu menjadi milik ku, dan tak akan ku biarkan kamu pergi menjauh lagi wanitaku'
Dengan senyum penuh semangat aku pergi meninggalkan divisi itu kembali ke ruangan ku 'Tunggu tanggal mainnya, wanitaku...'
Daniel POV END
Diandra merasa sangat terkejut, bagaimana tidak Mas Bule yang biasanya menjadi pelanggan di minimarketnya dulu kini menjadi bos besar ditempat dimana perusahaan tempat dirinya bekerja saat ini
Dengan tanda tanya yang besar, Diandra memilih diam dan mencoba tidak mencolok dari karyawan baru yang lain walau sekali2 ujung matanya melihat pada Mas Bule yang terlihat berbeda
Selesai dari pertemuan Diandra kembali ke ruangan tempat dia bekerja, kubikel yang tidak terlalu besar menjadi tempat nya bertarung untuk masa depan nya
Beberapa saat kemudian, suasana yang tadi nya riuh menjadi senyap tidak bersuara. Rasa heran pun dirasakan Diandra, dengan penasaran Diandra membalikkan badannya melihat pintu depan pembatas dengan divisi lain
Ternyata Daniel berdiri tegap disana bersama beberapa jajaran penting dibelakangnya, mata mereka tanpa sengaja saling beradu, dapat Diandra lihat cara tatapan yang agak berbeda yang diberikan Daniel pada nya
Tapi karna tidak ingin terlalu kepedean, Diandra menepis perasaan itu dan memalingkan wajahnya ke tempat lain
Langkah kaki terdengar menjauh sehingga terdengar suara napas lega dari teman2 nya yang lain
"aku hampir tidak bernapas, tapi kenapa dia ganteng banget ya...? seperti artis2 luar negeri gitu loh" seru teman di samping tempat duduk Diandra, Diandra hanya tersenyum mendengarnya
Bahkan banyak karyawan perempuan yang lain ikut menimpali ucapan itu, memang tidak di pungkiri bahwa bapak pemilik perusahaan ini cukup tampan bahkan kesan pertama saat Diandra bertemu dengan nya di minimarket
Diandra ingat saat ia memanggil nya mas bule, karna memang perawakan Daniel yang seperti bule hanya saja pengucapan bahasa Daniel sangat Pasih sehingga banyak orang yang salah sangka terhadapnya
__ADS_1
Diandra juga ingat bahwa beberapa minggu yang lalu Daniel sering sekali mampir ke minimarket dan mencoba mengajaknya berbicara hanya saja dia terlihat sangat gugup sehingga tidak pernah ada kata yang keluar dari mulutnya bahkan untuk perkenalan sekalipun
Gemas sekali mengingat wajah Daniel yang gugup hingga tidak sadar Diandra terkekeh pelan, "Di, kamu kenapa?" tanya teman sebelahnya, Diandra yang ditanya langsung sadar dan menggelengkan kepala menandakan dia tidak apa2
Jarum jam terus bergerak hingga akhirnya jam istirahat tiba, Diandra mengeluarkan bekal nya dan berniat makan di tempat dari pada keluar bersama teman2nya
Selain untuk menghemat uang, Diandra juga bermaksud untuk lebih mempelajari pekerjaan nya saat ini
Latar belakang yang hanya berbekal ijazah SMA dan keberuntungan makanya dia dapat bekerja di perusahaan ini dan di tempatkan di divisi tempatnya sekarang ini
Diandra akan membuktikan bahwa dirinya bisa, sehingga dia mencuri2 waktu untuk terus belajar hal2 yang tidak dia mengerti seperti yang dia kerjakan saat ini
Diruangan paling atas perusahaan
Kegiatan yang dilakukan Diandra ternyata tak luput dati perhatian Daniel, melalui cctv Daniel terus memperhatikan apa saja yanh dilakukan Diandra bahkan pekerjaan nya tidak di hiraukan sedikitpun sehingga membuat asisten dan sekretaris nya kewalahan
Terkadang Daniel akan tersenyum bahkan tertawa keras, ada saat dia gemas sendiri bahkan kesal dan marah disaat saat tertentu
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung..
Apa yang akan terjadi selanjutnya???
__ADS_1
Biar diriku gak males up๐ฃ๐ฃ๐ฃ
kuy, tinggalkan jejak biar semangat update๐๐