
Diandra sangat berterima kasih pada pak supir, setelah keluar Diandra menunggu hingga taksi tak lagi terlihat baru lah dia masuk ke dalam rumah
Dari kejauhan pula tampak mobil berhenti setelah Diandra masuk ke dalam rumah dengan tersenyum dia kemudian mengemudikan mobilnya pulang kerumah..
Keesokan harinya..
Daniel sudah bersiap untuk ke kantor dengan semangat, bahkan dia berulang2 membetulkan penampilan nya walau tidak ada yang salah dengan itu.
Diandra pun telah menunggu di parkiran angkot, menunggu angkot yang ditumpanginya penuh. Diandra sengaja pergi lebih pagi karna takut terlambat dan ditambah keadaan nya yang harus naik angkutan umum
Mengawali hari dengan penuh percaya diri dan yakin bahwa hari ini akan ada keajaiban baru didalam hidup kita..
Sebelum sampai dikantor, Daniel menyempatkan diri membeli beberapa roti serta susu kotak dan mampir ke toko bunga entah ide apa lagi yang muncul di pikiran nya saat ini untuk mendapatkan Diandra walau seperti fans rahasia saja
Sesampainya di kantor sebelum turun dari mobil, lagi2 Daniel membenarkan penampilan nya setelah itu dengan membawa bunga dan kresek yang berisikan roti dan susu Daniel berjalan ke dapur kantor
__ADS_1
Disana dia menemui salah satu OB yang sedang membuat kopi untuk karyawan yang sudah hadir, dengan bantuan OB Daniel akan memberikan yang dia bawa ke Diandra
Tepat waktu masuk kantor, Diandra sampai di kubikel nya. Butuh perjuangan lebih untuk nya, sebenarnya bisa saja ia memesan taksi tapi untuk berhemat dia harus rela menunggu dan berdesak2 kan di dalam angkutan umum
Begitu sampai dia langsung menghempaskan pantat nya ke kursi kerja yang dirancang supaya nyaman dan tak lama seorang OB mendatangi Diandra memberikan bunga beserta satu kresek sedang berisikan roti dan susu
Bingung yang pasti apalagi saat ditanya dari siapa si OB menjawab, "saya hanya disuruh dan orang nya menyuruh saya merahasiakan nya, saya takut dipecat kalau nona menolak"
Setelah OB itu pergi, teman sebelah kubikel Diandra mendekat, " Dari penggemar rahasia nhe yeee, bagi2 dong belom sarapan nhe" katanya dengan tanpa malu2 langsung mengambil 2 roti dan 1 kotak susu
Diandra hanya tersenyum dan malas berpikir panjang, mungkin hari ini dia beruntung selain tidak pernah sarapan pagi karna harus pergi lebih pagi untuk datang tepat waktu lelah berdesak2an di angkot pun seperti terbayar..
Diandra pun mulai mengambil roti dan susu dari kresek dan menikmatinya sambil bekerja dan tanpa disadari senyum nya terbit tanpa bisa dia tahan.
Tentu saja..
__ADS_1
Semua itu tidak luput dari pantauan Daniel, bahkan jantungnya berdetak kencang hanya melihat Diandra memakan pemberian nya walau dengan perantara
Sejak hari itu, setiap pagi Daniel selalu memberikan Diandra bunga dan sarapan pagi yang berbeda2 tentunya. Daniel pun tidak pernah absen untuk melihat reaksi Diandra terhadap pemberiannya sebelum memulai semua rutinitas nya.
Beberapa bulan berlalu
Banyak kejadian2 kecil atau besar yang terjadi dalam keseharian Diandra dan tanpa sadar Diandra melupakan Bastian dengan perlahan
Bahkan saat beberapa hari yang lalu saat Bastian dan Laras datang berkunjung kerumahnya untuk mengantarkan undangan pernikahan mereka serta Laras yang menginginkan nya sebagai pendamping pengantin mengingat Bastian menganggapnya sebagai seorang adik
Laras pun mulai menganggap Diandra sebagai adik, apalagi Laras dan Diandra sekantor. Walau tidak pernah bertemu sapa karna berbeda ruang dan lantai juga kegiatan tapi Laras menyadari kalau Diandra tetap teman seperjuangan dikantor.
Bersambung..
Apa yang akan terjadi selanjutnya???
__ADS_1
yuk tinggalkan jejak biar authornya semangat update😁😘