
tanpa ada rasa curiga ataupun awas sumiati menitipkan kan buah hatinya kepada tetangga yang baru pindah beberapa bulan yang lalu ia yakin tetangga nya dapat di andalkan dan terpercaya
karena ada urusan mendesak dan tak mungkin ia membawa buah hatinya ke luar rumah
ia menitipkan anaknya sebentar kepada tetangga nya tersebut yang bernama Gita
di perjalanan pulang sumiati mulai khawatir apakah anaknya rewel karena di tinggal begitu lama
sesampainya di rumah tetangga nya tersebut sumiati mengucapkan salam namun tak kunjung di bukakan pintu
apa sedang keluar? ataukah tidur pikirnya
sumiati pun kembali ke rumah untuk membersihkan diri kemudian kembali ke rumah sebelah
sumiati mulai cemas kemana mereka
akhirnya suami sumiati pulang dan menanyakan kemana putranya
sumiati bilang ia menitipkan anaknya ke Gita
terus kemana mereka sekarang
sumiati juga bingung kemana mereka
di rumah nampak sepi hingga ada seseorang mengatakan kalau Gita menggendong balita dan suaminya pergi ke terminal
sumiati panik begitupun suaminya rudi
kemudian membuka paksa rumah mereka benar saja pakaian mereka telah mereka bawa menandakan mereka pergi membawa anak mereka
sumiati seketika pingsan mengetahui putranya di bawa kabur orang yang kira dapat di percaya
sumiati semakin sedih di marahi pula oleh suami karena begitu percaya dengan orang begitu saja
__ADS_1
semua orang ikut menenangkan
rudi beserta beberapa orang mengejar ke terminal
dan kerabatnya melaporkan ke polisi
sumiati semakin hancur tiap kali mendengar tak ada kabar dimana puteranya berada
sudah sepekan hilangnya putera terkasih nya Bima
sumiati memeluk bantal kecil putranya Bima tanpa henti air mata mengalir di pelupuk matanya
di sisi lain "Gita begitu mendambakan seorang anak hingga nekad menculik anak sumiati awalnya suaminya tak setuju namun Gita nekad bunuh diri akhirnya dengan terpaksa ia Menyetujuiya
Bima menangis tiada henti" Gita memberinya susu namun Bima tak berhenti menangis
seakan mengerti dengan perasaan ibunya yang bersedih
Gita pun sedikit khawatir gimana kalau Bima jatuh sakit
suaminya pun menasehati Gita agar mau mengembalikan Bima namun Gita begitu keras kepala
tanpa sepengetahuan Gita suaminya mengirim pesan ke rudi suami sumiati
ia menulis"saya minta maaf atas keegoisan saya dan istri saya namun saya minta waktu untuk membujuk istri saya
rudi memberitahukan perihal pesan singkat itu sumiati yang mendengarkan sudah tak sabar ingin menememui puteranya Bima
di sisi lain"Gita khawatir Bima badanya panas
Bima Sakit gimana ini
suaminya membujuk agar mengembalikan Bima
__ADS_1
Gita terdiam dengan wajah panik Gita membujuk agar suaminya membawa Bima ke rumah sakit
sampailah ke rumah sakit dan Bima mendapatkan perawatan dan Bima di nyatakan lemas kurang asupan dan kekurangan gizi
Gita menangis aku sayang padanya aku tak ingin kehilangan dirinya
Gita pun jatuh pingsan dan di cek oleh dokter dan di nyatakan Gita telah hamil dia minggu
suaminya terkejut sekaligus khawatir
suaminya lalu menelepon rudi
sesampainya di rumah sakit rudi yang naik pitam menghajar suami Gita hanya kata maaf dan memohon untuk memaafkan Gita dan dirinya
"maaf saya tak apa masuk penjara asal jangan istri saya ia sedang hamil biarkan saya saja
sumiati berlalu menghampiri putranya yang terbaring lemah dengan infus yang menancap di tangan kecilnya
anakku yang malang ini ibu
tanpa di duga Bima terbangun menangis kencang dan meminta makan pada ibunya
setelah pemberian ASI Bima terlihat mulai sehat kembali
dan dokter menyatakan boleh pulang
sumiati memeluk erat Bima begitu pula rudi dan untuk masalah Gita dan suaminya mereka memaafkan mereka
hikmah nya "cinta tak harus memiliki
melihatnya bahagia saja itu adalah cinta
apalagi cinta seorang ibu cinta nya begitu banyak pengorbanan itu adalah cinta sejati tanpa meminta tapi memberi
__ADS_1