Kasih Sayang Ibu

Kasih Sayang Ibu
kisah kasih ibu season12


__ADS_3

jika anak merasa mampu terkadang tanpa sadar memperlakukan ibunya sendiri seperti babu menyuruhnya membersihkan rumah dan merawat Anak-anaknya


memang ibunya tak mengeluh malah merasa senang setidaknya tenaganya yang tersisa masih bisa terpakai untuk mengurangi beban Anak-anaknya


itulah yang terjadi di usia yang tak muda lagi ayu dengan telaten memasak dan membersihkan rumah dari mencuci dan memakaikan cucunya sepatu padahal anaknya mampu membayar seorang pembantu namun tidak ada niatan untuk memakai jasanya karena ada bantuan dari ibunya sendiri lumayanlah mengurangi pengeluaran pikirnya ibunya pun tidak keberatan


anak perempuan nya satu-satunya yang bernama zara dan menantunya abi dan kedua cucu kembarnya aya dan azam yang baru kelas satu SD namun keduanya manja dan tidak mandiri sangat bergantung dengan nenek nya


di ruang makan kedua cucu nya ribut ingin di antar ayahnya dan ibunya sibuk bersolek di depan cermin sedangkan neneknya ayu sibuk membereskan dapur yang berantakan mereka berempat pergi meninggalkan ruang makan yang berantakan ayu pun membersihkannya hingga terasa linu di kaki tuanya kelelahan pastinya


awalnya tak enak hati menantunya menawarkan jasa pembantu saja kasihan ibu mertuanya jika sendirian namun ibu mertua menolak jangan ibu masih sanggup dan tak ingin anaknya menganggap dirinya beban


awalnya anak perempuannya itu sedikit membantu perkara rumah namun kesibukan membuatnya lalai melupakan keletihan yang ibunya rasakan


suatu hari di rumah di adakan nya pesta ulang tahun si kembar begitu ramai begitu mewah kue dan begitu sangat meriah


seusai pesta mereka berlalu saja ibunya sendirian membereskan semua sampah hingga tengah malam


rasanya badannya remuk semua itulah keluhan nenek ayu


kemudian hari itu tiba dimana hari nenek ayu pergi ke luar kota bersama teman-teman renta nya selama sepekan


hari pertama tanpa nenek ayu zara mulai kelelahan mengurus ini itu terasa melelahkan walaupun di bantu oleh suaminya

__ADS_1


hari kedua anak kembarnya membuat seisi rumah berantakan sungguh sangat melelahkan dari memasak mencuci menyeterika dan membereskan rumah


hari ketiga zara semakin lelah dan tulangnya terasa remuk saja


hari ke empat zara mulai emosi anaknya sungguh tidak mudah di atur tapi kenapa bisa ya ibunya bisa sabar dengan anak kembarnya


hari kelima zara sudah tidak sanggup sangat melelahkan


hari kelima akhirnya zara memakai zara pembantu


di hari ke enam di tempat tidur berkata


coba kamu bayangkan gimana dengan tubuh ibu kamu yang sudah renta bisa dengan mudahnya mengerjakan pekerjaan berat itu


itu karena ibu kamu ikhlas mengerjakannya semua itu demi kamu


walaupun lelah ia tidak tunjukkan


semua itu demi kamu


ia tidak ingin menjadi beban bagi kamu


semua itu demi kamu ya kamu

__ADS_1


zara menangis


sejak awal aku ingin menyewa jasa pembantu tapi kamu larang


dan apa kamu tau


sebenarnya kepergian ibu kamu ke luar kota itu rencana aku agar kamu sadar berapa besar pengorbanan ibu mu


zara menangis dan merasa bersalah terhadap ibunya


hari ketujuh di bandara zara suami dan kedua anaknya menanti ibunya


dari kejauhan kedua cucu kembarnya berlari memeluk nenek ayu


zara mendekati dan tiba-tiba memeluk ibunya dan berucap maafkan anakmu ini yang egois tidak pengertian dan sangat bodoh ini


ibunya bingung kenapa dengan zara


sesampainya di rumah nenek ayu mulai mengerti dan berkata nenek tua ini masih mampu ko jagain cucu-cucu gembul ini


semuanya tertawa bahagia


hikmahnya "kasih sayang ibu tanpa batas

__ADS_1


__ADS_2