
jika anak merasa mampu terkadang tanpa sadar memperlakukan ibunya sendiri seperti babu menyuruhnya membersihkan rumah dan merawat Anak-anaknya
memang ibunya tak mengeluh malah merasa senang setidaknya tenaganya yang tersisa masih bisa terpakai untuk mengurangi beban Anak-anaknya
itulah yang terjadi di usia yang tak muda lagi ayu dengan telaten memasak dan membersihkan rumah dari mencuci dan memakaikan cucunya sepatu padahal anaknya mampu membayar seorang pembantu namun tidak ada niatan untuk memakai jasanya karena ada bantuan dari ibunya sendiri lumayanlah mengurangi pengeluaran pikirnya ibunya pun tidak keberatan
anak perempuan nya satu-satunya yang bernama zara dan menantunya abi dan kedua cucu kembarnya aya dan azam yang baru kelas satu SD namun keduanya manja dan tidak mandiri sangat bergantung dengan nenek nya
di ruang makan kedua cucu nya ribut ingin di antar ayahnya dan ibunya sibuk bersolek di depan cermin sedangkan neneknya ayu sibuk membereskan dapur yang berantakan mereka berempat pergi meninggalkan ruang makan yang berantakan ayu pun membersihkannya hingga terasa linu di kaki tuanya kelelahan pastinya
awalnya tak enak hati menantunya menawarkan jasa pembantu saja kasihan ibu mertuanya jika sendirian namun ibu mertua menolak jangan ibu masih sanggup dan tak ingin anaknya menganggap dirinya beban
awalnya anak perempuannya itu sedikit membantu perkara rumah namun kesibukan membuatnya lalai melupakan keletihan yang ibunya rasakan
suatu hari di rumah di adakan nya pesta ulang tahun si kembar begitu ramai begitu mewah kue dan begitu sangat meriah
seusai pesta mereka berlalu saja ibunya sendirian membereskan semua sampah hingga tengah malam
rasanya badannya remuk semua itulah keluhan nenek ayu
kemudian hari itu tiba dimana hari nenek ayu pergi ke luar kota bersama teman-teman renta nya selama sepekan
hari pertama tanpa nenek ayu zara mulai kelelahan mengurus ini itu terasa melelahkan walaupun di bantu oleh suaminya
__ADS_1
hari kedua anak kembarnya membuat seisi rumah berantakan sungguh sangat melelahkan dari memasak mencuci menyeterika dan membereskan rumah
hari ketiga zara semakin lelah dan tulangnya terasa remuk saja
hari ke empat zara mulai emosi anaknya sungguh tidak mudah di atur tapi kenapa bisa ya ibunya bisa sabar dengan anak kembarnya
hari kelima zara sudah tidak sanggup sangat melelahkan
hari kelima akhirnya zara memakai zara pembantu
di hari ke enam di tempat tidur berkata
coba kamu bayangkan gimana dengan tubuh ibu kamu yang sudah renta bisa dengan mudahnya mengerjakan pekerjaan berat itu
itu karena ibu kamu ikhlas mengerjakannya semua itu demi kamu
walaupun lelah ia tidak tunjukkan
semua itu demi kamu
ia tidak ingin menjadi beban bagi kamu
semua itu demi kamu ya kamu
__ADS_1
zara menangis
sejak awal aku ingin menyewa jasa pembantu tapi kamu larang
dan apa kamu tau
sebenarnya kepergian ibu kamu ke luar kota itu rencana aku agar kamu sadar berapa besar pengorbanan ibu mu
zara menangis dan merasa bersalah terhadap ibunya
hari ketujuh di bandara zara suami dan kedua anaknya menanti ibunya
dari kejauhan kedua cucu kembarnya berlari memeluk nenek ayu
zara mendekati dan tiba-tiba memeluk ibunya dan berucap maafkan anakmu ini yang egois tidak pengertian dan sangat bodoh ini
ibunya bingung kenapa dengan zara
sesampainya di rumah nenek ayu mulai mengerti dan berkata nenek tua ini masih mampu ko jagain cucu-cucu gembul ini
semuanya tertawa bahagia
hikmahnya "kasih sayang ibu tanpa batas
__ADS_1