
hari ini adalah hari yang di tunggu oleh pasangan suami istri yang telah menikah selama sepuluh tahun lamanya
penantian yang begitu mendebarkan sekaligus membahagiakan terutama bagi lasmi dan suaminya anton
terdengar lah suara tangisan bayi di balik tirai
senyuman terpancar dari lasmi kala menggendong bayi perempuan yang masih merah terbungkus kain wajah kecil yang cantik jelita terucap oleh lasmi ayu adalah nama kecilnya yg cantik
namun wajah semua orang yang membantu persalinan lasmi nampak tegang lasmi bertanya kenapa ada sesuatu kah dengan puteri saya
mereka tampak kikuk dan mengatakan kalau bayinya ada kelainan yaitu tak memiliki dua tangan dan dua kaki lantas lasmi membuka kain yang menutupi puterinya
alangkah terkejutnya lasmi dan menangis memeluk puteri kecilnya
di balik pintu suaminya anto nampak terpukul dengan keadaan puterinya yang selama ini di nanti perasaan kecewa anto ia lampiaskan pada istrinya lasmi yang selama ini ia cintai dan sayangi tak pernah sikap buruk ia perlakuan selama sepuluh tahun ini
tapi rasa kecewa nya menutupi rasa sayangnya hingga anto berubah menjadi pemarah dan sikapnya kepada puteri nya ayu malah lebih buruk dari lahir hingga lima bulan tak sekalipun menggendong ataupun melihatnya anto mengganggap nya tidak ada untuk tidur pun anto melebih tidur di luar kamar
lasmi hanya bisa bersabar dengan sikap suaminya yang lasmi rasa adalah ayu adalah anugerah baginya apapun itu kekurangan ayu itu adalah kelebihan nya
__ADS_1
ayu berumur tujuh tahun makin cantik makin pintar didikan lasmi membuat ayu pintar dan mandiri kekurangan nya tidak menghalangi nya banyak belajar mulai dari menulis membaca membantu ibunya dan berbagai macam kegiatan rumah ayu mampu mempelajarinya
dan yang terpenting lasmi menanamkan rasa percaya diri pada ayu agar ayu tegar dan tak berkecil hati dari ejekan teman-teman nya
dan sikap suaminya semakin jadi anto berani menikah lagi tanpa sepengetahuan lasmi
lasmi kecewa dan memilih di ceraikan dan pilihan lasmi di kabulkan anto
anto merasa malu memiliki anak seperti itu
setelah berpisah dari anto lasmi berjuang keras mencari nafkah dari mencuci baju menyetrika baju tetangga dan di paginya jualan gorengan berjalan kaki mengelilingi tiap-tiap rumah di kampungnya
hikmah dari kasih ibu adalah apapun itu darah daging adalah bagian dari dirinya yang menyakitkan darah dagingnya itu berarti menyakiti dirinya sendiri kasih sayangnya mengalahkan apapun itu omongan di luarannya sana karena pada hakekatnya kasih ibu itu sama yaitu kasih ibu
kasih ibu bagian 2;
ayu pun bertumbuh menjadi wanita dewasa walaupun tak seperti wanita normal pada umumnya
ayu wanita yang periang, ramah, murah senyum,
__ADS_1
ayu menjadi guru ngaji di desanya itu adalah prestasi terbesar bagi ibunya yang telah berpulang setahun yang lalu akibat sakit yang di deritanya
hingga momen itu tiba di mana ada seorang pemuda dengan tulus melamarnya
ayu yang di tanya kala itu tersenyum dan bertanya apa yang membuat mu memilih saya
pemuda yang bernama nadzir tersenyum dan berkata niat saya menikah adalah untuk ibadah dan alasan saya memilih kamu
tidak ada alasan saya tidak memilih kamu karena saya yakin kmu adalah jodoh yang Alloh kirimkan untuk saya
hening ayu terharu menangis dan berucap insya Alloh saya siap
alhamdulillah
terlaksana lah akad nikah dengan khidmat
kini ayu dan nadzir di karuniai seorang putera dan puteri yang alhamdulillah normal
itulah hikmah setiap cobaan pasti ada keberkahan di dalamnya jangan pernah mencaci semua ciptaan sang kuasa karena pada hakekatnya manusia itu sama
__ADS_1