
Setelah beberapa lama akhirnya adam pun kembali ia memvuka pintu dan masuk ke dalam rumah saat di dalam ia terkejut ketika melihat mainan aisyah yang belum di bereskan dan melihat aisyah serta faris tertidur di sana ,adam pun menghampirinya kemudian membangun kan faris.
" Faris "
" Faris bangun " ucap adame membangun kan faris hingga beberapa saat faris pun terbangun
" Ehh..kak adam udah pulang ..maaf ya kak faris ketiduran "
" Iya tidak papa ,cepat bangun dan bawa aisyah masuk ke kamar jangan tidur di sini nanti kalian sakit "
" Baik kak " ucap faris lalu dengan perlahan bangkit dan mengedong aisyah lalu membawa nya masuk kedalam kamar nya setelah menidurkan aisyah faris keluar ia membantu adam membereskan mainan milik aisyah.
" Biar ku bantu kak " icap faris sembari mengambil mainan tersebut.
" Tidak usah kamu tidur aja "
" Tapi kak aku harus pulang abi sama umi pasti khawatir dengan ku "
" Apa kamu tidak liat sekarang jam berapa ? , Ini sudah malam lebih baik kamu pulang besok saja " ucap adam.
" Tapi kak...."
" Tidak ada tapi tapian,,, atau jangan jangan kamu mau lari dari tanggung jawab setelah menikahi aisyah "
" Kakak ini bicara apa saya bukan orang seperti itu,,, saya tidak mungkin melakukan hal itu...aisyah istri saya sampai kapan pun saya akan bertanggung jawab untuk nya "
" Bagus kalau gitu...awas aja kalau kamu pergi dan tidak kembali lagi ke sini "
" Kakak tidak perlu khawatir saya akan menyempat kan waktu untuk kemari setiap hari jika tidak ada kesibukan " ucap faris.
" Ya udah kalau gitu cepet tidur ini udah malam "
" Jadi saya tetep tidak boleh pulang malam ini "
" Tidak ! Cepet tidur udah malam pulang besok saja " ucap adam
" Baik lah " ucap faris lalu ia berjalan menuju tempat duduk dan tiduran di sana .
" Kamu ngapain di sini " tanya adam.
" Tidur " jawab faris santai .
" Ya ampun faris tidur di dalam kamar aisyah kenapa malah di sini "
" Tidak kak saya tidur di sini aja aisyah masih belum terbiasa "
" Ya udahlah terserah kamu " ucap adam lalu ia pamit untuk tidur ke kamar nya setelah kepergian adam faris merebahkan tubuh nya di kursi panjang yang terbuat dari kayu ia menatap ke atas lalu mulai menutup mata nya namun tak berselang lama ia terbangun kembali karna lagi lagi bayangan hitam itu datang kembali sehingga membuat kepala nya pusing.
" Astagfirillah " ucap faris ia langsung duduk dengan mengatur napas nya yang tak beraturan sembari memegang kepalanya yang terasa sakit .
" Lagi lagi bayangan itu datang kembali " gumam faris lalu ia bangkit dari tempat duduk tersebut dan berjalan ke luar rumah sesampai nya di luar ia duduk di teras sembari menginggat kembali mimpi mimpi yang sering datang beberapa hari ini .
" Ya allah sebenar nya siapa mereka ,kenapa sulit aku mengingat nya " ucap faris yang masih belum bisa mengingat apapun walaupun ia sudah berusaha untuk mengingat nya. Karna tidak bisa mengingat apa pun ia kembali masuk kedalam lalu tidur sebentar sebelum melaksanakan sholat tahajjud.
****
__ADS_1
Ke esokan pagi nya aisyah membantu adam untuk menyiap kan sarapan pagi sedangkan faris duduk di teras depan ia masih memikirkan tentang semalam .
" Aisyah panggil suami mu kemari untuk sarapan "
" Siapa ? " tanya aisyah.
" Ya faris lah siapa lagi "
" Memang nya kak faris itu suami ais "
" Ya iya lah kalau bukan suami kamu suami siapa lagi "
" Kok bisa " tanya aisyah masih bingung.
" Udah jangan banyak tanya setelah kami dewasa kamu akan mengerti sendiri, cepet sama panggil suami mu ke sini surih sarapan " ucap adam .
" Baik lah " ucap aisyah kemudian ia leluar menghampiri faris.
" Kak sarapan nya udah siap ayo kita sarapan " ucap aisyah saat sudah sampai dan berdiri di samping faris namun faris tak merespon nya karena melamun
" Kak faris " panggil kayla sehingga faris tersadar dari lamunan nya .
" Iya ada apa "
" Ayo sarapan kak adam sudah menunggu di dalam "
" Ayo " ucap faris kemudian ia bangkit dari tempat duduk nya, mereka berdua pun masuk kedalam rumah dan menghampiri adam yang sudah menunggu mereka untuk sarapan bersama. Setelah sampai mereka pun duduk ,kemudian mereka mulai memakan sarapan nya.
" Aisyah buka saja cadar nya kalau lagi makan " ucap adam lalu aisyah menggelengkan kepala nya.
" Kenapa ? " Tanya adam.
" Dia itu suami kamu aisyah jadi tidak papa kalau kamu buka cadar di depan nya kalau orang lain baru tidak boleh "
" Tidak papa jangan memaksa nya ,saya akan makan di ruang tamu saja " ucap faris.
" Gak ada tetap makan di sini "
" Aisyah cepet buka cadar kamu " ucap adam.
" Tapi kakk...."
" Aisyahh ! " Tegas adam dengan nada serius aisyah lun menuruti sang kakak namun faris menundukkan pandangan nya untuk menghargai aisyah walaupun ia sudah pernah melihat wajah aisyah sebelum nya. Aisyah pun perlahan melepas cadar nya kemudian mulai makan ia memakan sarapan nya dengan cepat agar bisa memasang kembali cadar nya tak berselang lama aisyah lebih dulu menghabiskan sarapan nya setelah itu ia memasang kembali cadar nya.
" Ris kenapa diam aja ayo di makan " ucap adam yang melihat makanan dipiring faria masih tersisa namun tidak di makan nya kembali.
" Kamu kenapa " tanya adam yang melihat faris sejak tadi memegangi kepala nya .
" Tidak papa kak saya baik baik saja " ucap faris namun semakin lama kepala nya semakin sakit saat ia memejam kan mata nya ia kembali melihat bayangan bayangan itu lagi.
" Faris kamu beneran tidak papa ,wajah kamu pucat sekali " ucap adan cemas dan faria merespon lagi hingga akhirnya ia jatuh pingsan dengan sigap adam menahan tubuh faris agar tidak terjatuh.
" Astagfirullahal'azim faris " ucap adam cemas .
" Kak faris kenapa kak ? " Tanya aisyah mulai takut .
__ADS_1
" Kakak juga tidak tau " jawab adam ..
" Aisyah ayo bantu kakak bawa dia ke kamar "
" Baik kak " mereka bersua pun membawa faris kekamar aisyaj lalu merebahkan tubuh faria di atas ranjang.
" Tolong ambil air minum sama minya kayu putih ya "
" Iya " jawab aisyah dengan tergesa gesa ia mengambil air minum dan minyak kayu putih kemudian memberikan nya kepada adam .
" Ini kak "
" Terima kasih " adam langsung mengoles kan minyak kayu putih itu pada dada faris kemudian ia mendekat kan botol nya di hidung faris supaya ia menghirup nya dan tersadar...beberapa menit kemudian faris akhirnya sadar juga kemudian adam memberinya air minum
" Minum dulu " ucap adam
" Terima kasih " ucap faris ia lalu membenar kan posisinnya kemudian meminum air putih tersebut.
" Kamu kenapa faris ,apa kamu sakit ? " tanya adam
" Tidak kak cuma sakit kepala saja " ucap faris.
" Apa perlu saya panggilkan dokter "
" Tidak usah kak sekarang udah mendingan kok bentar lagi juga hilang sakit kepala nya "
" Apa kamu yakin ,wajah kamu pucat sekali soal nya .
" Jangan khawatir kak saya baik baik saja " .
" Baik lah kalau gitu kamu istirahat aja ya , jangan pulang hari ini tunggu sampai kamu baikan baru saya izin kan pulang ".
" Loh kak kok gitu saya udah baik baik aja kok tidak perlu cemas "
" Saya gak perduli kamu harus tetap di sini beberapa harinlagi sampai sah yakin kamu bener sudah baik baiik saja "
" Tapi kak saya kan harus pulang "
" Kamu bisa pulang yang terpenting itu saat ini kesehatan kamu ngerti !!! "
" Lagi pula saya sgak mau melihat adik saya menjadi janda di usia nya yang sekarang " ucap adam.
" Kakak mendoa kan saya meninggal " ucap faris.
" Bukan mendoa kan saya hanya berjaga jaga aja dan saya untuk itu saya harus memastikan kesehatan kamu " ucap adam
" Aisyah kamu rawat suami kamu ya jaga dia kakak mau ke pesantren dulu,,, hari ini kamu gak usah masuk dulu sekolah nya nanti kakak izin kan ke pengurus pondok ,mengerti " ucap adam yang di angguki kepala oleh aisyah ..setelah utu adam pamit pergi ...
" Kak faris butuh sesutu " tanya aisyah saat adam sudah pergi.
" Tidak " jawab faris.
" Kalau gitu ais keluar dulu ya kalau butuh apa apa bilang ais "
" Iya ,,terima kasih ya " ucap faris dengan terasenyum
__ADS_1
" Sama smaa " jawab aisyah kemudian ia keluar dari kamar ,,,untuk mengusir kebosannan nya aisyah murojaah hafalan alquran nya walaupun aisyah masih berusia sembilan tahun tapi ia sudah hafal alquran tiga puluh juz itu semua berkat kedua orang tua nya yang mendidik nya dengan ketat saat masih berada di arab sana setelah selesai murojaah aisyah bermain dengan beberapa boneka nya......
BERSAMBUNGGGGGGGGG........