Kaulah Takdir Cintaku

Kaulah Takdir Cintaku
Menemui Alvi


__ADS_3

Tanpa mereka sadari mereka telah sampai di rumah Adam yang terlihat sangat sederhana dan jauh dari kata mewah lalu Adam mempersilahkan Faris untuk masuk .


" Silahkan masuk " ucap Adam


" Terima kasih " faris pun melangkah kan kaki nya masuk kedalam rumah sedang kan aisyah langsung menuju kamar nya.


" Dek jangan pergi dulu bikin kan minuman untuk suami mu " ucap Adam namun aisyah tidak merespon nya dan langsung masuk ke kamar nya.


" Aisyahh ! ".


" Biarkan saja ,dia pasti sudah merasa kelelahan " ucap faris.


" Maaf ya ...silahkan duduk "  faris mengangguk kan kepala nya dan duduk lalu Adam ia pergi kedapur dan membuat kan faris minuman setelah selesai ia kembali lagi dan memberikan nya kepada faris.


" Minum lah "


" Terima kasih "


" Kakak tinggal di sini cuma berdua saja " tanya faris.


" Iya " jawab nya.


" Lalu di mana ornag tua kalian ? " tanya faris penasaran .


" Orang tua kami sudah meninggal saat aisyah berusia enam tahun dalam kecelakaan pesawat ,kami tinggal di sini bersama nenek tapi beliau juga sudah meninggal dua tahun yang lalu " ucap Adam.


" Maaf ya saya tidak tau kalau..."


" Tidak papa ,kamu sekarang suami nya aisyah jadi kamu berhak tau tentang keluarga kami " .


" Oiya apa sebenarnya keperluan kamu datang ke desa kami sebelum nya " tanya adam.


" Astagfirullahal'azim bagaimana aku bisa melupakan hal itu " ucap faris yang baru menginggat tujuan nya datang kemari.


" Sebenarnya saya datang ke sini untuk memenuhi undangan abi saya namun karna beliau tidak bisa hadir secara langsung beliau menyuruh saya untuk mewakil kan dirinya untuk mengisi ceramah di sebuah pondok pesantren sekitar sini " ucap faris memberitahukan niat awal kedatangan nya ke desa ini.


" Kalau boleh tau apa nama pesantren nya ? " tanya adam .


" Kalau gak salah kata abi namanya pondok pesantren al hikmah ".


" Ooo pondok pesantren al hikmah  "

__ADS_1


" Kakak tau di mana alamat nya " tanya faris.


" Tentu saja saya sangat tau , karna  saya juga mengajar di sana "


" Benar kah "


" Iya ,nanti biar saya anter kesana tidak jauh kok dari sini dan kebetukan juga saya yang mengurus acara untuk nanti malam "


" Alhamdulillah , terimakasih kak " ucap faris


" Iya sama sama " .


" Kalau boleh tau kamu dari nama sebenar nya ? "  tanya adam


" Saya dari pesantren al hidayah " .


" Pesantren al hidayahhh.... Apa kamu putra nya kiyai abdullah " tanya adam dengan sedikit tersenyum faris mengangguk kan kepala nya.


" Kakak mengenal abi saya " tanya faris.


" Siapa yang tidak mengenal beliau ,ceramah beliau sudah menyebar luas dan banyak yang menyukai cara beliau berdakwah  ,beliau adalah panutan bagi umat muslim yang masih awam  agama nya seperti saya ...akan yang terhormat jika bisa bertemu dengan beliau secara langsung " ucap adam .


" Kakak ini bicara apa... Semua ini sudah menjadi ketentuan allah dan jangan  memuji saya berlebihan seperti itu... Saat ini saya adalah adik ipar kakak jadi jangan memperlakukan kan ku sebagai anak dari abi abdullah  " ucap faris ....mereka pun melanjutkan perbincangan nya karna waktu sudah hampir sore faris pun meminta untuk di antarkan ke pesantren alhikmah .


" Baik lah tunggu sebentar saya mau aisyah dulu " ucap adam .


" Baik " ucap faris sambil mengangguk ... Beberapa saat kemudian adam datang dengan aisyah yang sudah rapih setekah itu mereka pergi menuju pesantren al hikmah dengan mengendarai mobil faris . Beberapa menit mereka pun telah sampai di depan pesantren al hikmah lalu aisyah bergegas membuka pintu nya mobil nya setelah terbuka langsung berlarian keluar menemui teman teman nya yang sedang bermain .


" Aisyah !! ..dimana sopan satun mu di sini masih ada suami mu " ucap adam namun tidak di respon oleh aisyah ia langsung bergabung dengan teman nya yang asik bermain


" Kak biar kan saja aisyah masih kecil ,jangan melarang nya untuk melakukan apapun yang dia suka "


" Tapi kan dia sudah menikah dengan mu dan sekarang sudah menjadi seorang istri tidak sepatut nya dia bersikap seperti itu "


" Kak dia masih kecil dan belum mengerti soal itu ...jangan memaksanya untuk bersikap layak nya seorang istri jika sudah dewasa aisyah akan mengerti dengan sendiri nya " ucap faris dengan lembut. Adam hanya bisa menghembuskan napas panjang nya.


" Kak adam "


" Iya ... Ada apa ? " Tanya adam


" Tolong jangan memaksa aisyah dan biar kan dia melakukan apa pun yang dia sukai , jangan membuat nya menangis  " ucap faris .

__ADS_1


" Ternyata kamu orang nya sangat dramatis sekali ya " ucap nya sambil tersenyum.


" Jangan khawatir dia itu adik ku...aku tidak akan membuat nya menangis selama itu tidak keluar dari syariat " ucap Adam  sambil menepuk pundak faris.


" Ayo turun " ucap  adam yang di angguki kepala oleh faris lalu mereka berdua pun turun dari mobil dan melangkahkan kaki nya masuk kedalam pesantren ...


****


Sedangkan di  rumah haris terlihat adnan yang sedang mencari yang papa namun ia tidak menemukan nya lalu ia bertanya pada laura.


" Ma..."


" Iya adnan ada apa ..? " Tanya laura .


" Papa kemana " tanya  adnan .


" Papa mu menemui ayah mu di rumah sakit " ucap laura .


" Kenapa papa tidak memberitahu ku kalau mau kesana adnaan kan pengen ikut ...kalau gitu adnan mau susul papa dulu " ucap nya lalu ia berbalik dan ingin pergi namun laura menghentikan nya.


" Tidak usah ,mama tidak mengizin kan kamu pergi ke sana "


" Kenapa " tanya adnan bingung sembari membalik kan badan nya..


" Tetap lah di sini jika adik mu tau ia akan sedih ,kamu tau kan maksud mama "


" Hhhh ...iya adnan tau adnan tidak akan pergi kemana mana , tapi lain kali jangan melarang adnan ...adnan ingin bertemu dengan ayah "


" Mama tidak akan melarang mu " ucap laura sambil membelai putra nya itu.


" Ayo masuk " ajak laura yang di angguki kepala oleh adnan mereka pun masuk rumah bersma.


Sedang kan di tempat lain haris sudah berada di sebuah ruangan dimana alvi di rawat selama beberapa tahun terakhir ini karna koma ..haris berdiri di samping alvi dan menatap nya ia trua menatap alvi  yang masih nyaman dengan tidur panjang nya itu.


" Mau sampai kapan kamu terus seperti itu al , apa kamu tidak mau melihat anak anak mu yang sudah tumbuh dewasa... kamu tau mereka sangat merepot kan ku saat masih kecil  "


"  Bahkan Nayla saat ini sudah tumbuh menjadi gadis yang sangat pintar dan cantik seperti yang kamu impikan ...bangun lah dan lihat lah apa aku sudah mendidik anak mu dengan benar atau tidak ,jika ada kesalahan dengan cara ku mendidik nya selama ini maka katakan saja  dan beritahu diriku cara yang benar dalam mendidik mereka ,kamu tau kan aku belum mempunyai anak jadi tidak tau cara merawat mereka dengan baik tapi aku sudah berusaha semaksimal mungkin dalam merawat mereka ..aku sudah memenuhi janji ku dan sekarang bangun lah anak anak sangat merindukan mu " ucap haris ia menunduk kan kepala nya tak sanggup lagi berbicara .


Setiap kali ia menemui alvi ia selalu mengajak mengobrol walaupun alvi tidak merespon sama sekali tapi haris tetap mengajak nya berbicara bahkan menceritakan setiap perkembangan anak anak nya dari kecil hingga dewasa  memberitahukan semua pada alvi ia yakin walaupun alvi masih koma ia masih bisa mendengarkan jadi setiap kali haris atu yang lain menemui alvi pasti akan mengajak nya berbicara  tetang apa saja yang mereka lalui selama alvi tidak di samping mereka........


BERSAMBUNGGGGGGGG......

__ADS_1


__ADS_2