
Setelah menyelesaikan makan es krim nya Aisyah lanjut bermain lagi kali ini ia bermain bersama Alex sedangkan Zavi menunggu bersama Melodi ,mereka duduk tanpa berbicara apa pun karna Zavi fokus memperhatikan Aisyah saja dan tidak memperdulikan jika ada orang lain di sana
" Serius amat liat nya " ucap Melodi namun Zavi hanya diam saja tidak merespon .
" Jangan khawatir aku tau apa yangvkamu pikir kan ,tenang saja adik tidak akan macam macam dengan adik mu " ucap Melodi lagi namun lagi lagi Zavi tidak merespon nya ,beberapa saat kemudian Zavi beranjak dari tempat duduk nya.
" Aisyah " panggil Zavi
" Iya kak " jawab Aisyah ia langsung menghampiri Zavi.
" Ada apa kak ? " Tanya Aisyah.
" Ayo kita pulang ini sudah malam " ucap Zavi
" Baik " ucap Aisyah menurut.
" Aku pulang dulu ya " ucap Aisyah berpamitan dengan Alex.
" Iya ,, hati hati ya di jalan sampai bertemu kembali " ucap Alex
" Baik lah Aisyah ayo kita pulang sekarang "
" Baik "
" Kami pulang dulu assalamu'alaikum " pamit Zavi lalu mereka berdua melangkah kan kaki nya namun tiba tiba di hentikan oleh Melodi .
" Tunggu " ucap Melodi menghentikan langkah Zavi.
" Kalo boleh tau alamat rumah kalian di mana ya ? " Tanya Melodi.
" Alamat nya di-..."
" Aisyah ! " Ucap Zavi memotong ucapan Aisyah.
" Ok baik lah jika kalian tidak mau memberitahu ,Hati hati ya di jalan sampai bertemu kembali " ucap Melodi sembari tersenyum ,seperti biasa nya Zavi tidak merespon nya.
" Ayo Aisyah " ucap Zavi menggandeng tangan Aisyah dan mereka berdua pun pergi dari sana.
" Dingin banget si jadi orang " gumam Melodi sambil cemberut kemudian ia pun juga kembali dengan adik nya meninggal kan tempat tersebut.
Beberapa menit kemudian Zavi dan Aisyah sudah sampai di rumah namun saat di depan pintu Zavi merasa bingung pasal nya sebelum pergi tadi ia sudah mengunci pintu nya namun sekarang sudah tidak terkunci.
" Kenapa pintu tidak di kunci perasaan tadi ajdah di kunci tadi sebelum pergi , apa jangan jangan ada orang lain masukbke rumah " ucap Zavi bingung.
__ADS_1
" Kakak apakah ada maling yang sudah masuk rumah " ucap Aisyah.
" Ntah lah semoga saja tidak ,ayo kita masuk dulu dan melihat nya " ucap Zavi yang langsung di angguki kepala oleh Zavi dan mereka berdua pun masuk kedalam rumah dengan perlahan Zavi membuka pintu nya saat pintu sudah di buka ternyata sudah ada Adam di sana menunggu mereka .
" Kak Adam " ucap Aisyah senang saat melihat sang kakak sudah kembali ia pun langsung berlari dan berhambur memeluk sang kakak ,Adam pun membalas pelukan nya. Zavi pun menghampiri nya dan ikut duduk di sana.
" Kalian dari mana saja baru pulang jam segini " ucap Adam .
" Maaf kak " ucap Zavi
" Tapi bagaimna kakak tau kalau kami pergi bersama " tanya Zavi.
" Tetangga yang bilang katanya kamu datang sejak tiga hari yang lalu dan mereka juga bilang kalian pergi bersama tadi siang " ucap Adam
" Aisyah , masuk ke kamar ya dan tidur ini sudah malam "
" Baik kak " ucap Aisyah menurut ia pun beranjak dari tempat duduk nya dan berjalan masuk ke dalam.
" Sekarng bagaimana ? " Tanya Adam pada Zavi saat Aisyah sudah masuk ke kamar nya .
" Maksud kak Adam apa ? " Tanya Zavi balik.
" Kamu pasti sudah bertemu dengan keluarga kandung mu kan dan kakak juga tau kamu ke sini bukan hanya ketemu dengan Aisyah saja tapi juga ingin berbicara sesuatu kan " ucap Adam dan Zavi hanya bisa menghembuskan napas pelan.
" Jadi kakak sudah tau ya " ucap Zavi.
" Lusa aku harus kembali ke kota dan melanjutkan pendidikan ku di sana serta akan melanjut kan bisnis ayah ku di sana "
" Lalu apa yang membuat mu sedih seperti itu ? "
" Kakak sudah tau alesan nya aku tidak perlu menjelas kan nya lagi " ucap Zavi.
" Iya ya aku mengerti serah kan saja pada ku aku ini kakak nya ,aku akan menjaga nya untuk mu " ucap Adam.
" Iya aku percaya sama kakak ".
****
Hari nya di tunggu pun sudah tiba Zavi pun berpamitan dengan Adam dan juga Aisyah ,rasanya sangat berat jika ingin meninggal kan mereka lagi tapi Zavi tidak punya pilihan lagi dan Aisyah juga merasa sedih saat akan di tinggal oleh Zavi dengan waktu yang cukup lama ,setelah selesai berpamitan pergi dari rumah Adam dengan menggunkan taksi menuju ke rumah abi nya ,sebelum nya ia memutus kan untuk langsung kembali ke kota saja setelah menemui abi dan umi nya namun ia batal kan dan menginap di rumah avi nya selama seminggu setelah itu baru ia berangkat ke kota.
Hari demi hari pun sudah Zavi lewat kan di kota bersama ke keluarga nya dan melanjutkan pendidikan nya di sama saat masih di bangku kelas XII SMA ia masih sempat menemui Aisyah setiap libur sekolah namun saat ia sudah masuk ke Universitas sudah sangat jarang bertemu dengan Aisyah hingga tahun pun berganti begitu cepat tanpa ia sadari sudah sepuluh tahun ia berada di jakarta dan semenjak ia menjadi seorang CEO perusahaan sang ayah ia sudah tidak bisa lagi menemui Aisyah karna kesibukan nya mengurus perusahaan .
Dan saat ini Zavi tengah di sibuk kan dengan beberapa rapat setelah menyelesaikan semua nya ia kembali keruangan nya yang dulu di tempati ayah nya ia duduk bersender di tempat duduk nya sembari membuka ponsel nya dan melihat foto Aisyah waktu kecil .
__ADS_1
" Hhhhh ...sudah lama sekali aku tidak ke sana pasti Aisyah sudah besar sekarang " gumam Zavi ia terus memperhatikan foto Aisyah
" Seperti apa ya di sekarang " pikir Zavi ,karna sudah sore Zavi pun memutus kan untuk pulang , sesampai nya di rumah ia langsung menuju kemar nya dan merebah kan tubuh nya di atas ranjang ,baru saja Zavi memejam kan mata nya terdebgar teriakan dari bawah.
" Papa !!!!! " Teriak Adnan dan Nayla secara bersamaan sehingga suara nya menggema sampai ke selurih ruangan sehingga membuat semua orabg berkumpul termasuk dengan Zavi sedang kan Haris Dan Laura menutup kedua telinga mereka karna teriakan tersebut.
" Kakak ada apa ? Tanya Zavi
" Adnan ..Nayla kenapa kalian teriak teriak begitu ada apa ? " Tanya Alvi.
" Tanya kan saja sama papa " ucap Nayla kesal.
" Iya tanya saja sama papa apa yang telah dia berbuat " ucap Adnan kesal .
" Ada apa si ris ? " tanya Alvi pada Haris
" Bukan apa apa ,saya dari memberitahu nya kabar gembira tapi seperti nya mereka tidak menyukai nya " ucap Haris.
" Pa sejak dulu aku dan Nayla kan sudah bilang gak mau kenapa papa malah buat si " ucap Adnan kesal .
" Iya menyebal kan " ucap Nayla cemberut.
" Kabar bahagia apa paman " tanya Zavi.
" Itu se...benar nya kalian akan mempunyai adik baru " ucap Haris sembari tersenyum .
" Apa " ucap Zavi membulat kan ke dua mata nya ia terkejut dengan apa yang ia dengar barusan. Lalu Alvi melihat ke arah Laura.
" Kamu hamil " tanya Alvi yang langsung di angguki kepala oleh Laura dengan tersenyum..
" Alhamdulillah " ucap Alvi senang .
" Kamu tidak marah " tanya Haris.
" Kenapa aku harus marah justru aku merasa senang bukan kah ini impian kalian sejak dulu " ucap Alvi .
" Syukur lah aku pikir kamu juga tidak suka mendengar nya seperti mereka berdua " ucap Haris merasa lega . Alvi pun mengucap kan selamat keada mereka berdua begitu juga dengan Zavi namun tidak dengan Adnan dan Nayla .
" Sudah lah jangan pikir kan tetang mereka ,mungkin mereka sidah dewasa tapi pikiran nya masih seperti anak kecil nanti juga akan senang sendiri kok " ucap Alvi sembari menepuk pundak Haris.
" Anak mu itu bener bener egois ya " ucap Haris.
" Jangan mengatakan hal yang buruk tentang anak ku jika masih sayang dengan nyawa mu " ucap Alvi.
__ADS_1
" Yaelah bercanda doang kali ,serius amat hidup lo gak pernah berubah dari dulu " ucap Haris.....
BERSAMBUNGGGGG........