
Pagi menjelang semua seudah siap untuk sarapan pagi nya tinggal menunggu faris yang sejak tadi belum kelihatan biasanya ia yang paling awal datang namun kali ini faris yang bekum datang.
" Abang kemana mi tumben belum dateng " tabta fatih.
" Umi juga tidak tau biasa nya dia udah dateng paling awal " ucap umi salma.
" Biarkan saja ,mungkin faris masih tidur karna kecapean " ucap abi abdullah.
" Tumben banget abang masih tidur jam segini kan biasa nya abang gak tidur lagi setelah sholat subuh " ucap fatih .
" Abang mu kan masih sakit ya wajar lah " bela umi salma
" Giliran abang aja gak di marahi kalau fatih yang masih tidur udah pasti abi sama umi marah marah " ucap fatih. Beberapa menit kemudian faris datang
" Nah tu abang " ucap fatih.
" Tumben baru datang bang ,abang baik baik aja kan " tanya fatih.
" Iya abang baik baik aja kok ,maaf ya " ucap faris.
" Maaf ya bi umi sudah membuat kalian menunggu " ucap faris
" Tidak papa nak ayo makan sekarang " ucap umi salma. Mereka sarapan dengan tenang tanpa berbicara apapun lagi hingga selesai ,seperti biasa nya faris akan membantu umi nya memberrskan piring kotor terlebih dahulu setelah selesai ia duduk kembali dengan abi dan juga fatih
" Umi bisa ke sini sebentar faris mau ngomong penting " ucap faris ,uminsalma pun menghampiri faris.
" Ada apa nak ? kamu mau bicara apa " tanya umi salma sembari duduk .
" Umi,abi faris boleh izin pergi gak " ucap faris.
" Pergi kemana " tanya abi abdullah .
" Faris mau menemui orang tua faris bi " ucap nya.
" Hahh orang tua ? Maksus abang apa " tanya fatih.
" Apa kamu sudah mengingat semua nya " tanya umi salma.
" Iya mi faris udah inget semua nya " ucap faris.
" Kamu serius sudah bisa mengingat semuanya " tanya abi abdullah memastikan
__ADS_1
" Sudah bi " jawab faris
" Sejak kapan ? "
" Waktu faris mengalami kecelakaan beberapa hari yang lalu sejak saat itu faris sudah bisa menginggat kembali "
" Jadi abang mau lergi mencari orang tua abang " ucap fatih.
" Iya "
" Lalu abang tidak akan tinggal di sinj lagi "
" Ntah lah ".
" Jika memang kamu sudah bisa mengingat semua nya dan ingin pergi menemui orang tuamu umi tidak bisa melarang nya tapi umibhanya minta satu hal saja "
" Apa umi " tanya faris.
" Jangan pernah lupakan kami di sini "
" Umi ini bicara apa , faris tidak akan pernah melupakan kalian ,,,kalian semua segalanya bagi faris berkat kalian faris masih ada sampai sekarang ..faris tidak akan pernah melupakan kalian ".
" Kapan kamu akan pergi " tanya abi abdullah .
" Baiklah kamu sudah besar sekarang abi hanya bisa berdoa semoga kamu segera bertemu dengan orang tuamu secepat nya " ucap abi abdullah lalu di aaminn kan oleh faris.
" Setelah abang bertemu mereka abang akan tetap ke sini lagi kan " ucap fatih .
" Tentu saja abang akan sering datang ke sini nanti ....kamu mau berjanji sesuatu dengan abang ? " tanya faris.
" Berjanji apa ? " Tanya fatih.
" Berjanji lah kamu akan belajar yang pinter dan selesaikan hafalan mu agar nanti kamu bisa membantu abi mengurus pesantren ini selama abang tidak ada di sini " ucap faris.
" Iya fatih janji " ucap fatih tersenyum lalu mereka berdua berpelukan....setekah beberapa saat faris pun berpamitan dengan mereka setelah itu ia pergi dari pesantren ke kota untuk menemui kedua orang tua nya.
******
Setelah menempuh perjalanan beberapa jam akhirnya faris sudah sampai di kota ia lalu naik taksi dan menuju ke alamat rumah nya walaupun sudah beberapa tahun yang lalu ia masih ingat alamat rumah ayah nya,,,setelah beberapa lama taksi yang di tumpangi faris sudah sampai disebuah perumahan ,kemudian ia turun setelah membayar ia langsung bergegas menuju ke rumah nya.
Namun saat ia sudah sampai di depan gerbang ,,rumah nya sudah terlihat kosong dan tidak terawat bahkan banyak di tumbuhi rumput rumput liar.
__ADS_1
" Ayah dan ibu sudah pindah ya,,tapi mereka pindah kemana " gumam faris kemudian ia bertanya pada salah satu orang yang tinggal yang sekitar sini yang kebetulan lewat .
" Permisi paman "
" Iya ada yang bisa saya bantu ? "
" Begini paman , paman tau tidak pemilik rumah ini pindah di mana " tanya faris.
" Kalau soal itu saya tidak tau ,saya sendiri juga bari di sini jadi tidak tau tentang rumah ini " ucap nya.
" Begitu ya " ucap faris.
" Tapi kalau yang saya denger ni dari warga sekitar katanya rumah ini sudah tidak di tempati lagi setelah insiden kecelakaan yang menimpa pemilik rumah ini "
" Paman tau tentang kecelakaan itu "
" Tidak juga si saya hanya denger cerita dari orang orang yang mengatakan pemilik rumah ini meninggal di tempat dalam sebuah kecelakaan mobil dan sejak saat itu rumah ini di biar kan kosong
DEGHHHH
" apa ! Meninggal " ucap faris terkejut
" Iya " ucap nya mendengar hal itu seketika faris terdiam tubuh nya terasa lemas ia tidak percaya dengan apa yang barusan ia dengar.
" Itu tidak mungkin ....paman pasti bohong kan " ucap faris tidak percaya.
" Saya tidak bohong jika tidak percaya tanya kan saja pada orang yang tinggal di sini ".
" Lalu bagaimana dengan anak anak nya " tanya faris dengan suara berat ia berusaha untuk tidak menangis.
" Kata nya mereka di bawa pergi sama kerabat dekat nya "
" Siapa ? " Tanya faris.
" Kalau itu saya tidak tau,,, sudah ya saya ada keperluan saya pergi dulu " pamit orang tersebut
" Iya paman terima kasih untuk informasi nya." Ucap faris lalu orang tersebut pergi dari sana. Setelah kepergian orang itu faris tidak dapat lagi menahan air mata nya hingga pada akhirnya air mata nya pun terjatuh. Dengan segera ia menghapis nya.
" Tidak ...aku tidak boleh percaya dengan apa yang orang itu katakan ,dia bisa salah kan ayah dan ibu pasti masih hidup aku harus memukan mereka " ucap faris
" Tapi aku harus kemana " gumam faris ia berfikir sejenak setelah beberapa saat ia pun tau harus pergi kemana kemudia ia mencari taksi setelah mendapat kan taksi ia langsung masuk ke dalam dan menuju ke tempat yang ingin ia tuju . Di dalam mobil faris terus saja memikir kan perkataan orang yang tadi ia temui yang mengatakan bahwa kedua orang tua nya yang sudah meninggal dalam kecelakaan dulu sehingga menimbulkan rasa takut dan kecemasan secara bersamaan .
__ADS_1
Setelah bebrapa menit akhirnya ia sudah sampai di sebuah gedung mewah yang menjulang tinggi tempat dimana ayah nya kerja dulu yaitu di perusahaan milik sang ayah ADITYA GROUP , Ia berharap sang ayah ada di dalam.. setelah membayar taksi nya ia segera bergegas menuju ke dalam........
BERSAMBUNGGGGG......