Kaulah Takdir Cintaku

Kaulah Takdir Cintaku
Merindukan Kayla


__ADS_3

Sudah satu minggu berlalu dan hari ini zavi sudah berada di rumah sakit untuk melihat sang ayah ia pergi dari rumah pagi pagi sekali tanpa memberitahu orang rumah. Keadaan alvi pun mulai membaik berkat terapi yang ritin alvi jalani tiap hari perubahan pada alvi membuat zavi ingin menemui sang ayah hingga pada akhirnya ia memutus kan untuk menemui sang ayah pagi pagi sekali tanpa memberitahu siapapun... Sesampai nya di rumah sakit sang ayah masih tertidur zavi menunggu nya tanpa merasa bosan sedikit pun hingga beberapa saat alvi pun bangun .


" Selamat pagi ayah " ucap zavi dan alvi hanya tersenyum saja sebagai respon.


" Bagaimana keadaan ayah sudah jauh lebih baik kan ? ".


" Sejak kapan kamu di sini zavi " tanya alvi.


" Sejak tadi pagi "


" Kenapa ? " Tanya alvi.


" Kenapa apa nya ayah zavi gak ngerti ".


" Kenapa masih pagi ke sini,apa mereka tidak meralang mu "


" Mereka tidak tau kalau zavi ke sini jadi mereka tidak akan marah ".


" Ya ampun zavi kamu belum ngomong kalau mau ke sini ? " Tanya alvi.


" Belum " jawab zavi apa ada nya.


" Ya allah zavi bagaimana kalau mereka mencemas kan mu nanti "


" Sekarang hubungi mereka dan kasih tau mereka kalau kamu ada di sini " ucap alvi.


" Bagaimana cara nya ayah " tanya zavi.


" Telpon mereka " ucap alvi.


" Bagaimana ? " Tanya zavi bingung.


" Kamu tidak tau " ucap alvi dan zavi langsung menggeleng kan kepala nya.


" Baiklah mana ponsel mu biar ayah yang menelpon nya " ucap alvi sembari mengulur kan tangan nya.


" Zavi tidka punya ponsel ayah " ucap zavi.


" Apa ! Kamu tidak punya ponsel " ucap alvi terkejut.


" Iya " jawab zavi santai .


" Sejak kapan ? " tanya alvi.


" Sejak kecil " jawab zavi apa ada nya.

__ADS_1


" Bagaimana bisa ? " tanya alvi penasaran


" Abi tidak mengajar kan zavi untuk main hp zavi hanya di ajarkan untuk fokus belajar saja "


" Abi siapa..? "


" Ayah zavi "


" Ayah ? "


" Eh maaf maksud zavi orang yang telah merawat zavi selama ini dan zavi sudah menganggap nya sebagai orang tua zavi juga namanya abi abdullah beliau pendiri pondok pesantren al hikmah di sebuah perkampungan yang jauh dari sini " ucap zavi kemudian ia mencerita semua nya kepada sang ayah tentang dmana selama ini ia di rawat oleh abi abdullah dan menceritakan semua nya selama zavi di sana tanpa terlewatkan zavi bahkan sangat bersemangat saat membicarakan mereka. Alvi yang mendengar nya hanya bisa tersenyum.


" Sepertinya kamu bahagia sekali tinggal bersama mereka " ucap alvi.


" Tentu saja ayah mereka senang baik zavi sangat menyayangi mereka semua " ucap zavi.


" Ayah jadi ingin bertemu dengan mereka "


" Jika ayah sudah sembuh nanti zavi akan membawa mereka untuk menemui ayah "


" Baik lah " ucap zavi tak berselang beberapa lama dokter datang untuk memeriksa keadaan alvi .


" Bagaimana dok keadaan ayah saya " tanya zavi .


" Lalu kapan saya bisa pulang dok " tanya alvi.


" Jika keadaan tuan jauh lebih baik lagi dari ini saya bisa pastikan minggu depan tuan bisa pulang " .


" Benar kah dok ayah saya sudah bisa pulang minggu depan " ucap zavi senang.


" Iya insyaallah berdoa saja semoga ayah mu cepat sembuh kalau begitu saya pamit dulu ya,permisi  " pamit sang dokter .


" Silahkan dok " ucap zavi


" Alhamdulillah minggu depan ayah bisa pulang " ucap zavi sedang kan alvi terdiam dengan tatapan kosong menatap langit langit dinding rumah sakit tanpa ia sadari air mata nya mengalir.


" Ayah ! Kenapa ayah menangis " ucap zavi panik namun alvi tidak merespon nya .


" Ayah katakan pada zavi apa ada yang sakit ,katakan ayah " ucap zavi cemas lalu alvi mengapus air mata nya dan menatap ke arah zavi.


" Ada apa ayah ? " Tanya zavi.


" Ayah tidak papa jangan cemas " ucap alvi sembari tersenyum.


" Zavi ! "

__ADS_1


" Iya ayah "


" Sebaik nya kamu pulang dulu supaya semua orang yang ada di rumah tidak cemas "


" Tapi ayah zavi masih ingin di sini bersama ayah "


" Zavi kamu masih bisa ke sink lagi kan nanti setidak nya kamu izin dulu sama mereka kalau ingin pergi kemana pun suapaya mereka tidak cemas "


" Baik lah jika itu yang ayah mau , tapi zavi cuma sebentar setelah itu zavi mau ke sini lagi bersama ayah "


" Iya tapi kalau mau kemana mana izin dulu ya jangan seperti ini lagi ,kamu bukan lagi anak kecil kamu sudah besar sekarang mengerti maksud ayah kan "


" Iya ayah zavi mengerti ,zavi minta maaf "


" Sudah tidak papa sekarang pulang lah dulu "


" Baik ayah kalau gitu zavi pulang dulu ya ,assalamu'alaikum " pamit zavi sembari menyalimi alvi.


" Wa'alaikum salamhati hati ya di jalan "


" Iya ayah " ucap zavi kemudian ka pergi dari ruangan tersebut dan kembali kerumah haris. Sedang kan alvi kembali melamun lalu ia mengingat kembali pertama kali ia bertenu dengan kayla hingga akhirnya ia teringat dengan kejadian yang membuat dirinya harus merasakan sakit yang luar biasa yaitu saat kecelakaan waktu itu saat ia di bawa di rumah sakit sebelum nya ia sempat sadar kan diri namun ia mendengar seorang dokter yang mengatakan jika Kayla meninggal dunia saat insiden tersebut hal itu berhasil membuat alvi merasa terpukul saat mendengar orang yang di cintai nya sudah pergi untuk selama lama nya dan saat itu juga alvi kehilangan kesadaran nya kembali hingga pada akhirnya sang dokter menyatakan jika alvi mengalami koma.


Alvi masih mengingat semua kejadian itu dengan sangat baik kejadian yang tidak akan pernah ia lupakan sampai kapan pun lalu alvi kembeli menetes kan air matanya saat mengingat kejadian itu kembali.


"  Mas sangat merindukan mu kayla " batin alvi sembari memejam kan kedua matanya .


" Kenapa kamu tega ninggalin mas sendirian kay ,bagaimana mas bisa menjalani hidup ini jika kamu tidak ada di sisi mas ..mas butuh kamu kay ,,kembali lah kay mas mohon " gumam alvi dan saat itulah tangis nya pecah ia menangis tanpa mengelurkan suara .


" Kayla ..." Ucap alvi lirih hingga akhirnya ia tertidur karna banyak menangis.


Sedang kan di tempat lain aisyah saat ini berada di teras depan duduk di kursi sambil melamun.


" Aisyah kamu kenapa melamun gitu pagi pagi " ucap adam menghampiri sang adik.


" Kak kenapa kak faris lama datang nya "


" Mungkin dia lagi sibuk dek ,kenapa kamu kangen ya " ucap adam namun tidak di respon oleh aisyah.


" Udah jangan melamun lagi  suatu saat nanti suami mu akan datang kok kamu tunggu aja lebih baik sekarang kamu masuk terus mandi lalu siap siap sekolah nya nanti telat dan belajar yang pinter biar suami mu senang " ucap adam .


" Udah ayok masuk "


" Iya kakak " jawab aisyah males lalu ia beranjak dari tempat duduk nya dan masuk kedalam rumah untuk bersiap siap berangkat ke sekolah...


BERSAMBUNGGGG......

__ADS_1


__ADS_2