Kaulah Takdir Cintaku

Kaulah Takdir Cintaku
Kejadian Yang Tak Terlupakan


__ADS_3

Saat selesai sarapan adnan segera beranjak dari tempat duduk nya .


" Kamu mau kemana " tanya haris.


" Mau ke rumah paman rendi pa " ucap adnan.


" Ngapain ? Bukan nya ini hari libur masak mau kerja aja " ucap haris.


" Cuma main bentar pa ,siapa tau ada pekerjaan " ucap adnan.


" Bilang aja kakak mau ketemu kan sama kak zahra " ucap nayla.


" Oo gitu " ucap haris.


" Enggak kok pa ...apaan si dek kamu " ucap adnan.


" Ngaku aja kak kakak lagi kangen kan sama kak zahra " ledek nayla.


" Apaan si dekkk ,gak ada kayak gitu...dah lah adnan pergi dulu ...assalamu'alaikum " pamit adnan dan langsung pergi dari sana.


"  Wa'alaikum salam " jawab semua.


Beberapa saat kemudian adnan sudah sampai di depan  rumah rendi  ia pun langsung melangkah kan kaki ,sesampai nya di depan pintu ia langsung mengetuk nya.


Tokkk   Tokkk    Tokkkk


Ceklek


Pintu di buka oleh zahra.


" Assalamu'alaikum " ucap adnan.


" Wa'alaikum salam kak adnan ,,ada apa ya tumben ke sini " ucap zahra.


" Ayah kamu ada gak ,aku ingin bertemu dengan nya " ucap adnan.


" Ada di dalam ..kak adnan masuk aja dulu biar zahra panggil kan ayah dulu " ucap zahra.


" Baik lah " ucap adnan lalu berjalan masuk kedalam dan menunggu di ruang tamu.


" Silahkan duduk kak ,,, kakak mau minum apa biar zahra bikinin " ucap zahra.


" Tidak perlu repot repot zahra " ucap adnan walaupun adnan menolak nya zahra tetap membuat kan nya minuman beserta beberapa makanan ringan .

__ADS_1


" Ini minum lah " ucap zahra sembari meletak kan minuman nya di atas meja.


" Ya allah zahra kan kakak bilang gak usah kok malah di bikinin  " ucap adnan.


" Tidak papa kak ,masak iya ada tamu zahra biarin aja kan gak mungkin " ucap zahra.


" Kalau gitu makasih ya " ucap adnan tersenyum pada zahra.


" Sama sama kak  kalau gitu zahra panggil ayah dulu ya ,kakak tunggu di sini " ucap zahra .


" Iya " jawab adnan. Sembari menunggu rendi datang adnan melihat melihat sebuah foto yang terpajang di ruang tamu adnan mengambil salah satu foto  saat adnan masih kecil tanpa terasa air mata nya menetes.


" Zavi kakak tau kamu masih hidup ,kakak akan berusaha lebih keras lagi untuk mencari mu,sampai kapan pun kakak tidak akan berhenti sampai kakak menemukan mu ,kakak tidak percaya dengan mereka semua yang mengatakan kalau kamu sudah meninggal ...kakak sudah berjanji pada ibu untuk mencarimu sampai ketemu " ucap adnan pelan.


" Ibu adnan sangat merindukan ibu ,adnan ingin bertemu dengan ibu walaupun hanya di dalam mimpi adnan kangen ibu " ucap adnan menetes kan air mata nya.


" Ibu mu sudah bahagia di surga , jangan bersedih jika ibu mu melihat nya dia akan merasa sedih " ucap rendi yang bari saja datang.


" Paman " ucap adnan membalik kan badan nya sambil menghapur sisa air mata nya.


" Paman tau apa yang kamu rasakan sekarang ,tapi jangan lupa kami  selalu bersama mu " ucap rendi.


" Terima kasih paman " ucap adnan .


" Ada apa ,cerita kan semua pada paman " ucap rendi.


" Paman sudah tau semua nya apalagi yang harus aku cerita kan " ucap adnan .


" Kamu masih mengingat semua nya " ucap rendi.


" Bagaimana aku bisa melupakan semua itu paman , kejadian itu telah merenggut orang orang yang aku sayangi dan sampai kapan pun aku tidak akan pernah melupakan hal itu " ucap adnan.


" Paman mengerti perasaan kamu tapi sebaik nya kamu tidak perlu memikirkan  kejadian itu terus ,lupakan semua itu dan fokua mencari zavi serta fokus pada kesembuhan ayah mu  " ucap rendi.


" Ayah   " ucap adnan pelan seketika ia jadi teringat dengan ayah nya.


" Paman bagaimana keadaan ayah " tanya adnan.


" Masih sama saja belum ada perubahan sama sekali, sepertinya ayah mu kehilangan semangatnya untuk melanjut kan hidup nya ,paman takut setelah ayah mu sadar dari koma nya nanti dan dia mencari ibu mu apa yang harus paman katakan nanti...ayah mu begitu sangat mencintai ibu jika ayah mu tau kalau ibu sudah meninggal pasti dia akan sangat terpukul ,paman tidak bisa membayangkan semua itu " ucap rendi dengan menunduk kan kepala nya ia tidak sanggup membayang kan semua itu jika hal itu benar benar terjadi.


" Cepat atau lambat semua itu akan terjadi paman dan kita harus siap untuk semua itu ,adnan rasa ayah pasti sudah mengetahui nya tentang ibu itulah sebab nya ayah masih bertahan dalam koma sampai saat ini seolah enggan untuk bangun karna tidak ada ibu lagi di samping nya " ucap adnan dengan mata yang mulai berkaca kaca.


" Sudah lah jangan di pikir kan lagi.. kita berdoa saja untuk kesembuhan ayah mu dan juga untuk zavi semoga kita bisa segera menemukan nya  " ucap rendi yang langsung di aamin kan oleh adnan. Tak lama setelah itu zahra datang menghampiri mereka berdua.

__ADS_1


" Lagi ngomongin apa sih kok serius amat " tanya zahra dan ikut duduk bersama mereka.


" Biasa...pekerjaan " ucap adnan.


" Pekerjaan mulu yang di bahas ini kan hari libur masak kerja terus si " ucap zahra.


" Memang nya salah kerja di hari libur " ucap adnan.


" Tidak salah si tapi tetap harus ada istirahat nya juga jangan kerja terus nanti bisa sakit " ucap zahra.


" Iya bawell " ucap adnan gemas sembari menarik hidung zahra pelan .


" Hiss kakk adnan sakit " ucap zahra sambil memegangi hidung nya dan  tersipu malu.


" Kalian berdua jangan lupakan aku masih ada di sini " ucap rendi.


" Maaf paman " ucap adnan.


*****


Sedang di pesantren seperti biasa saat ini faris sedang mengajar  namun tiba tiba kepala nya terasa sakit sehingga ia jatuh pingsan para santri pun jadi heboh kemudian salah satu dari mereka memanggil kiyai abdullah setelah itu farus di bawa ke kamar nya.


"Apa yang sebenarnya terjadi " tanya kiyai abdullah kepada mereka .


" Kami tidak tau pak kiyai tadi waktu mengajar tiba tiba gus faris kesakitan di bagian kepala nya setelah itu beliau pingsan " jawab nya .


" Baik lah ..terima kasih kalian bisa kembali lagi belajar ,,, biar ustadz zaky yang mengantikan faris untuk mengajar kalian " ucap kiyai abdullah.


" Baik pak kiyai " ucap nya lalu mereka pamit pergi


" Bagaimana ini bi apa faris baik baik saja " ucap umi salma khawatir .


" Umi tidak perlu khawatir bukankah ini sudah sering terjadi " ucap abi abdullah.


" Iya umi tau tapi sudah sejak lama faris tidak merasakan sakit kepala lagi  tapi sekarang tiba tiba dia sakit kepala lagi " ucap nya cemas.


" Mungkin ini sudah saat nya faris untuk kembali menginggat tentang masa lalu nya...umi tidak perlu khawatir bukan kah ini sangat bagus jika faris sudah bisa menginggat kembali keluarga nya. " Ucap abi abdullah .


" Bi.. bagaimana jika faris sudah menginggat tentang keluarga nya dia akan melupakan kita di sini " ucap umi salma merasa takut jika faris melupakan dirinya setelah bertemu dengan keluarga nya.


" Umi ini bicara apa abi sangat mengenal faris walaupun dia sudah mengingat tentang keluarga nya nanti dia tidak akan melupakan kita yang telah bersama nya sejak kecil , umi tidak perlu mencemaskan hal itu " ucap abi abdullah.


Sedang kan fatih yang mendengar bahwa  abang nya jatuh pingsan ia bergegas keluar dari kelas nya dan berlari menemui sang kakak untuk memastikan keadaan nya....

__ADS_1


BERSAMBUNGGGGGG......


__ADS_2