
Saat ini taksi yang di tumpangi oleh zavi sudah sampai di kediaman rumah haris lalu zavi pun turun dari mobil setelah membayar taksi tersebut setelah itu ia berjalan masuk kedalam rumah .
Ceklek
Zavi membuka pintu nya kemudian melangkah kan kaki nya masuk ke dalam rumah.
" Kakak " mendengar ada yang memanggil nya zavi membalik kan badannya .
" Nayla " ucap zavi
" Ya allah kakak dari mana saja kami semua cemas mencari kakak ,kakak pergi kemana ? " Tanya Nayla.
" Kakak pergi ke rumah sakit tadi menemui ayah " ucap Zavi.
" Kenapa kakak gak bilang kalau mau pergi, kakak tau semua orang mencari kakak kemana mana " ucap Nayla tak lama haris dan laura juga datang menghampiri nya kemudian di susul oleh adnan.
" Ya allah Zavi kamu dari mana saja " tanya Haris.
" Zavi apa kamu baik baik saja kamu pergi kemana nak " ucap Laura .
" Kenapa diam saja Zavi jawab ! Kamu pergi kemana apa kamu tau kami semua mencemas kan mu ,kenapa kamu tidak bilang kalau mau pergi " ucap Adnan.
" Maaf Zavi sudah membuat kalian semua cemas ,Zavi tadi pergi ke rumah sakit untuk menemui ayah "
" Ya Allah Zavi kenapa tidak bilang kepada kami ,kita bisa pergi kesana bersama kan kenapa haris pergi tanpa bilang dulu kami jadi khawatir " ucap Haris.
" Lain kali jangan seperti ini Zavi kakak tidak suka jika memang kamu mau keluar kamu bisa bilang dulu kan "
" Iya kak adnan minta maaf Zavi janji gak akan mengulangi nya lagi lain kali Zavi akan bilang kalau mau pergi "
" Ya sudah kalau gitu sekarang kan Zavi sudah kembali ayo kita sarapan bersama setelah iti ke rumah sakit menemui ayah kalian " ucao laura.
" Ayo Nayla "
" Baik ma " ucap Nayla lalu mengikuti laura berjalan menuju ke tempat makan kemudian di susul dengan yang lain nya.
Beberapa menit kemudian setelah selesai sarapan nya mereka bersiap siap pergi ke rumah sakit.
" Kalian nanti hati hati ya di jalan titip salam buat alvi " ucap Haris.
" Papa tidak ikut ke rumah sakit ? " Tanya Adnan.
" Tidak "
" Kenapa papa tidak ikut ? " Tanya Nayla.
" Papa ada pekerjaan di kantor yang harus papa urus jadi kalian saja yang pergi ya lain kali papa akan ikut "
" Kalau gitu biarkan adnan ikut papa ke kantor "
__ADS_1
" Untuk apa ? "
" Adnan mau bantu papa di kantor " ucap Adnan.
" Tidak usah papa bisa sendiri kok lagian nanti papa di bantu sama rendi jadi kamu pergi saja bersama mama dan adik adik mu ".
" Tapi pa..."
" Adnan ! "
" Hhh ...ya baik lah Adnan akan ikut mereka kerumah sakit " ucap Adnan Pasrah.
" Anak pintar " ucap Haris
" Ya udah kalau gitu papa pergi duluan ya ,assalamu'alaikum " pamit Haris.
" Wa'alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh " ucap mereka serempak lalu haris pergi menuju kantor sedangkan yang lain nya pergi kerumah sakit untuk menemui Alvi.
Beberapa menit kemudian mereka telah sampai di rumah sakit dan langsung masuk menemui alvi yang saat itu kebetulan sudah selesai melakukam terapi nya.
" Bagaimana keadaan ayah " tanya Nayla.
" Ayah sudah jauh lebih baik " jawab Alvi sambil tersenyum
" Zavi kemana dia tidak ikut ke sini " tanya Alvi yang sejak tadi tidak melihat adanya Zavi di sana.
" Zavi lagi ke toilet bentar lagi juga datang " ucap Laura.
" Sepertinya aku sudah terlalu lama di sini setelah ayah pulang nanti aku harus menemui aisyah , aku juga merindukan umi dan abi di sana " gumam Zavi lalu ia melanjut kan jalan nya lagi .
Beberapa saat kemudian Zavi sudah sampai langsung duduk di sofa " ada apa ? " Tanya Adnan sembari duduk di samping Zavi
" Tidak papa kak "
" Kamu pikir kakak mu ini bodoh sejak tadi kamu hanya diam saja tidak seperti biasa nya pasti ada yang sedang kamu pikir kan ,katakan sama kakak ada apa ? "
" Kak setelah ayah pulang nanti Zavi boleh tidak menemui abi sama umi di kampung "
" Kamu mau tinggal di sana lagi "
" Tidak kak Zavi cuma pengen ketemu mereka saja "
" Jika kamu sudah sangat merindukan mereka maka pergi tidak perlu menunggu ayah sampai pulang nanti " ucap Alvi ikut berbicara.
" Tidak ayah Zavi akan tetap menunggu ayah sampai sembuh dulu biar Zavi bisa tenang saat di sana "
" Kak Zavi mau tinggal di sana lagi " tanya Nayla.
" Tidak kakak cuma beberapa hari saja di sana setelah itu kakak akan ke sini lagi dan tinggal di sini bersama kalian " ucap Zavi.
__ADS_1
" Bagus kalau gitu jadi kakak bisa lebih fokus sama kuliah kakak dan giliran kamu yang mengurus kantor ayah "
" Kenapa harus Zavi ? "
" Ya iyalah kalau bukan kamu siapa lagi ,apa kamu lupa kakak tidak suka dengan dunia bisnis kakak lebih suka menjadi dokter lagi pula kamu kan yang akan menjadi penerus ayah nanti..iya kan ayah " ucap Adnan dan Alvi hanya tersenyum untuk merespon nya.
" Itu artinya Zavi harus tetap di sini mengurus perusahan ayah " ucap Zavi terlihat bingung
" Iya lah memang nya kenapa bukan kamu juga senang dengan dunia bisnis ,kenapa jadi bingung sekarang " ucap Adnan.
" Tuntu saja Zavi bingung karna Zavi pasti akan sangat sibuk kan "
" Tugas soerang CEO memang sibuk dan itu udah menjadi resiko nya " ucap Adnan
" Lalu bagaimana cara ku menemui Aisyah nanti jika aku di sibuk kan dengan banyak pekerjaan " batin Zavi.
" Kenapa ? Kamu berubah pikiran ya untuk menjadi seorang CEO di perusahaan ayah " ucap Adnan.
" Tidak , mana mungkin Zavi berubah pikiran itukan keingan zavi sejak kecil "
" Lalu kenapa kamu terlihat bingung seperti itu " tanya Adnan.
" Tidak papa kak ... Udah lupain " ucap Zavi
****
Beberapa hari kemudian Alvi sudah di Izinkan untuk pulang karna ia sudah di nyatakan sembuh, Alvi di jemput oleh Rendi dan Haris beberapa menit kemudian mereka telah sampai di rumah Haris dan disambut oleh anak anak nya kemudian alvi di antar kan ke kamar nya oleh haris ,sesampai nya di kamar Alvi duduk di atas ranjang.
" Ada apa kamu baik baik saja " tanya haris yang sejak tadi melihat Alvi diam saja .
" Hehh kalau ada orang tanya tu di jawab jangan diam aja apa kamu tidak senang tinggalndi sini " ucap Haris.
" Aku senang " jawab Alvi singkat.
" Lalu kenapa sikap mu seperti itu " ucap Haris
" Lalu aku harus bagaimana lagi " ucap Alvi dengan nada sedih .
" Kamu merindukan kayla ya " ucap Haris namun tidak di respon oleh alvi semenjak pulang dari rumah sakit alvi jadi pendiam bahkan jadi terlihat seperti alvi yang dulu sebelum mengenal kayla.
" Aku tau perasaan mu saat ini tapi kamu tidak boleh seperti ini terus " ucap Haris sembari duduk di samping nya
" Kenapa semua ini harus terjadi jika semua ini tidak terjadi kayla pasti masih hidup ,ini semua salah ku harus nya aku memeriksa kembali mobil nya sebelum berangkat..aku memang tidak berguna "
" Al jangan menyalah kan diri sendiri semua ini adalah takdir kita tidak akan tau kapan musibah menimpa kita jangan menyalah kan diri mu sendiri " ucap haris sedang kan alvi hanya diam ia mengingat kembali kejadian 10 tahun yang lalu.
•Flasback
10 tahun yang lalu tepat nya di rumah alvi saat itu ia bersama dengan kayla dan Zavi yang ingin mengantar kan Kayla pergi ke supermarket untul membeli beberapa bahan makanan dan saat itu juga zavi memaksa untuk ikut dan akhirnya mereka pergi bertiga dan tanpa alvi sadari sebenar nya mobil yang ia tumpangi sudah di sabotase oleh seseorang sehingga saat di perjalanan mobil yang alvi tumpangi mengalami rem blong hingga mengakibat kan kecelakaan beruntun di jalan 9 karna kecelakaan tersebut cukup parah hingga memakan korban lain juga .
__ADS_1
Hingga mobil tersebut mengelurkan asap yang sangat banyak lalu mobil tersebut meledak dalam hitungan detik utung saja Alvi dan Kayla saat itu sudah di aman kan terlebih dahulu sehingga tidak ikut terbakar dalam ledakan tersebut sedang kan Zavi yang terlempar jauh dari tempat kejadian ia di temukan oleh seseorang pria yang misterius karna memakai penutup kepala lalu pria tersebut memeriksa keadaan zavi yang ternyata saat itu masih hidup ia pun langsung membawa zavi menjauh dari sana hingga ia menemukan sebuah sungai lalu zavi di lepar ke sungai tersebut supaya meninggal......
BERSAMBUNGGGGG...