
Beberapa saat kemudian Alvi mengambil ponsel nya tersebut dan ntah apa yang Alvi lakukan dengan ponsel nya tersebut, hingga akhirnya ia bangkit dari tempat duduk nya kemudian berlalu dari sana .
" Ayah mau kemana ? " tanya Nayla ,Alvi pun menghentikan langkah kaki nya lalu menghadap Nayla.
" Ayah harus pergi ada hal penting yang harus ayah lakukan " ucap Alvi
" Ayah mau pergi kemana ? " Tanya Zavi.
" Iya Al ,apa ada masalah dan siapa yang menelpon mu tadi ? " tanya Haris
" Maaf aku tidak bisa memberitahu kalian untuk saat ini ,aku harus memastikan terlebih dahulu..
" Memastikan apa ayah ? " Tanya Adnan
" Ayah akan memberitahunya nanti , ayah pergi dulu kalian jangan khawatir setelah urusan ayah selesai ayah akan kembali lagi " ucap Alvi lalu ia bergegas pergi dengan terburu buru.
" Papa ayah mau kemana ? " Tanya Nayla sedih.
" Ntah lah papa juga tidak tau, pasti ada sesuatu yang Alvi sembunyikan " ucap Haris
" Siapa sebenar nya yang menelpon nya tadi dan kenapa Alvi terburu buru begitu " batin Haris.
Ke esokan hari nya Alvi juga belum kembali membuat semua orang menjadi cemas apalagi sejak semalam ponsel Alvi tidak bisa di hubungi ,hingga beberapa saat Zavi datang menghampiri Haris dan yang lain nya .
" Bagaimana paman ,apa ayah sudah bisa di hubungi " tanya Zavi.
" Belum , ponsel nya tidak aktif sejak semalam " ucap Haris.
" Sebenar nya ayah pergi kemana si ,siapa yang ingin ayah temui " ucap Adnan
" Itu yang membuat papa bingung " ucap Haris
Drrrtt Drrtt Drrrtt
Ponsel Zavi berdering ia langsung mengambil ponsel nya dari dalam saku jaz nya dan mengangkat pangggilan masuk tersebut . " Hallo Arman ada apa ? " Tanya Zavi.
" Maaf tuan apa tuan masih lama datang nya , sebentar lagi rapat nya akan mulai tuan " ucap Arman.
" Astagfirullah maaf maaf saya lupa ,saya akan datang sebentar lagi " ucap Zavi
" Baik tuan " Zavi pun mengakhiri panggilan tersebut.
" Ada apa ? " Tanya Adnan.
" Karna terlalu memikirkan ayah Zavi jadi lupa hari ini ada rapat penting, kalau gitu pergi dulu ya " pamit Zavi ia langsung bergegas pergi menuju kantor.
__ADS_1
" Hati hati Zavi " teriak Haris, tak lama setelah itu Laura datang menghampiri mereka berdua.
" Ayo kalian sarapan dulu ...dimana Zavi ? " Tanya Laura.
" Zavi sudah berangkat ma " ucap Adnan
" Tumben sudah berangkat dia kan belum sarapan " ucao Laura.
" Katanya ada rapat penting hari ini, sudah lah dia sudah besar sekarang ayo kita sarapan sekarang " ucap Haris , mereka pun berjalan menuju ke ruang makan
Beberapa menit kemudian Zavi pun sudah sampai di kantor ,seperti biasa jika di luar rumah Zavi bersikap dingin dan cuek ia terus berjalan menuju ke ruang rapat .
" Zavi " mendengar ada yang memanggil nya Zavi pun menghentikan langkah kaki nya dan berbalik menghadap ke sumber suara.
" Paman rendi....ada apa paman ? " Tanya Zavi
" Bagaimana dengan ayah mu " tanya Rendi ia sudah mengetahi nya dari Haris yang sebelum nya sudah menghubungi nya.
" Ayah masih belum bisa di hubungi paman ,nomor nya tidak aktif sejak semalam " ucap Zavi.
" Tuan !! "
" Ada apa "
" Syukur lah tuan sudah datang semua orang sudah menunggu tuan di ruang rapat " ucap Arman.
" Paman maaf ya Zavi tinggal dulu " ucap Zavi.
" Iya tidak papa silahkan " ucap Rendi setelah itu Zavi pun pergi bersama Arman menuju ke ruang rapat.
Setelah menyelesaikan rapat nya Zavi kembali ke ruangan nya bersama dengan Arman . " Besok tidak ada rapat lagi kan " ucap Zavi.
" Iya tuan "
" Bisa ikut saya besok " tanya Zavi
" Kemana tuan ? " Tanya Arman
" Gak usah banyak tanya bisa tidak " ketus Zavi.
" Bisa tuan " ucap Arman
" Saya tunggu di rumah ,mengerti ! "
" Mengerti tuan "
__ADS_1
*****
Ke esokan hari nya Zavi pamit kepada semua nya jika ia akan pergi mengunjungi rumah orang tua nya di kampung ,kini ia tinggal menunggu Arman datang.
Drrrt Drrttt Drrttt
" Hallo "
" Hallo tuan saya sudah ada di depan rumah "
" Baik lah saya akan segera keluar " ucap Zavi lalu ia mematikan sambungan telpon nya kemudian keluar menemui Arman yang sudah menunggu nya di depan rumah kemudian ia berpamitan kembali dengan keluarga nya swtelah itu baru lah ia masuk ke dalam mobil dan mobil tersebut melaju meninggal kan area tempat tinggak Haris.
Beberapa jam kemudian mobil yabg mereka tumpangi sudh sampai di depan pondok pesantren al hidayah ,mereka berdua pun turun lalu masuk ke dalam area pesantren saat sudah sampai mereka berdua sudah di sambut di deoan pintu oleh abi Abdullah dan umi Salma karna sebelum nya Zavi sudah menghubungi abi Abdullah bahwa diri nya akan datang hari ini.
" Assalamu'alaikum abi, umi " ucap Zavi sembari menyalimi tangan abi Abdullah dan umi Salma secara bergantian.
" Wa'alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh " ucap abi Abdullah.
" Bagaimana perjalanan nya ,lancar kan " ucap umi salma.
" Alhamdulillah umi semua nya lancar " ucap Zavi.
" Lalu dia siapa ? " Tanya abi Abdullah yang melihat ke arah Arman.
" Oiya bi Faris lupa ,kenalin abi umi temen Faris dari kota namanya Arman " ucap Zavi memperkenal kan Arman sedangkan Arman sendiri terkejut saat Zavi memperkenal kan dirinya sebagai teman nya kepada mereka.
" Tuan " gumam Arman menatap ke arah Zavi dengan tatapan tak percaya sedang kan Zavi hanya tersenyum sembari mengedipkan salah satu mata nya sedang kan Arman semakin dibuat terkejut saat melihat Zavi tersenyum pasal nya selama ia bekerja dengan nya ia belum pernah melihat Zavi tersenyum seperti itu.
" Begitu ya ,, ayo masuk dulu " ucap umi Salma.
" Iya umi " ucap Zavi ia pun mulai melangkah kan kaki nya masuk ke dalam rumah namun mendadak berhenti saat mendengar panggilan dari arah belakang.
" Abangg!!!! " Teriak Fatih yang baru saja tiba
" Fatih " ucap Zavi lalu Fatih berlari menghampiri sang kakak dan berhambur memeluk nya.
" Abang lama banget si ke sini nya ,kalau ke sini juga gak pernah nemuin fatih " ucap Fatih sembari melepas kan pelukan nya
" Udah besar ya kamu sekarang " ucap Zavi sembari mengelus puncak kepala Fatih.
" Jangan mengubah topik pembicaraan " ketus Fatih.
" Iya iya abang minta maaf ya ,abang baru bisa datang ke sini " ucap Zavi
" Udah udah ayo masuk dulu nanti bicara nya di dalam saja " ucap umi Salma.
__ADS_1
" Baik umi " mereka pun masuk ke dalam rumah bersama sama. Sedang kan di lain tempat saat ini Alvi baru saja tiba di bandara lebih tepat nya di Amerika untuk menemui sesorang namun sebelum itu ia menghubungi Haris terlebih dahulu untuk mengatakan kalau dirinya baik baikk saja saat ini agar tidak membuat mereka merasa khawatir ,setelah itu ia menghubungi seseorang yang telah menelpon nya kemaren dan orang itu adalah David ia mengatakan jika dirinya ingin bertemu dengan Alvi karna ada sesuatu yang sangat penting dan itu berhubungan dengan Kayla ,mendengar nama kayla di sebut kan tanpa pikir panjang Alvi langsung pergi dan langsung memesan tiket ke Amerika untuk menemui David .
BERSAMBUNGGGGG......