
Sedang kan di tempat lain saat ini Zavi dan yang lainya sedang berkumoul di ruang tamu ,setelah makan siang mereka duduk bersantai sambil mengobrol namun saat tengah asik berbicang bincang terdengar ponsel Zavi yang berbunyi
Drrtt Drttt Drtt
Zavi lalu mengambil ponsel nya kemudian melihat ke layar ponsel nya yang terdapat panggilan masuk dengan no baru, Zavi pun mengerut kan dahi nya
" Ini no siapa ? " Gumam Zavi tanpa pikir panjang lagi ia langsung menganggkat panggilan tersebut.
" Assalamu'alaikum " ucap seseorang dari sebrang telpon sana.
" Iya wa'alaikum salam ini siapa ya ? " Tanya Zavi.
" Ini aku adam " ucap nya, sebelum nya Zavi pernah datang ke sana untuk menemui Aisyah namun orng yang ingin ia temui sedang sibuk di pesantren karna sekarang Aisyah mengajar di sana seperti Adam oleh karna itu Zavi hanya bertukar nomor saja dengan Adam kemudian langsung pulang.
" Kakak " ucap Zavi gembira ia sedikit menibggibkan suara nya sehingga menoleh pada dirinya.
" Iya ini aku " ucap Adam .
" Bagaimana kak ? " Tanya Zavi
" Aku sudah meminta Aisyah untuk libur besok jadi kamu bisa menemui nya "
" A-pa kakak serius kan tidak bohong " ucap Zavi.
" Iya aku serius , lalu bagaimana persiapan nya " tanya Adam
" Itu masalah itu kakak tidak perlu khawatir ,aku sudah menyiap kan semua nya sejak lama " ucap Zavi
" Niat sekali ya kamu " ucap Adam terkekeh
" Baik lah kalau gitu aku tutup telpon nya dulu ya ,masih ada pekerjaan yang harus aku lakukan " ucap Adam.
" Baik " ucap Zavi kemudian ia mengakhiri panggilan tersebut lalu Zavi terus memandang ponsel nya sembari tersenyum.
" Akhirnya aku akan bertemu dengan nya " batin Zavi
" Seperti nya hari ini abang sedang bahagia , ada apa ? " Tanya Fatih sembari menyenggol lengan Zavi dan ntah sejak kapan ia sudah berada di samping nya.
" Apa si kamu ngagetin aja " ucap Zavi seketika senyum nya hilang menjadi datar kembali saat Fatih datang..
" Ya abang yang kenapa dari tadi senyum senyum aja udah kayak orang gila " ucap Fatih .
" Sembarangan kalau ngomong " ucap Zavi sembari menjitak dahi Fatihlalu ia kembali ke tempat duduk nya .
" aduhh ! Abang sakit tauk " ucap Fatih kesal sembari mengusap usap dahinya kemudian ikut duduk dengan yang lain nya lalu Abi Abdullah dan umi Salma pun memandang Zavi dengan penasaraan begitu juga dengan Arman ia melihat aneh sikap bos nya itu .
" Apa liat liat ,mau saya potong gaji kamu ! " ancam Zavi.
" Maaf tuan " ucap Arman lalu menunduk kan kepala nya.
" Yaelah mentang mentang udah jadi bos sombong amat ngomong nya " celetuk Fatih
" Kenapa ? Kamu gak suka " ketus Zavi.
" Udah udah ! Kalian ini setiap kali bertemu selalu saja ribut " ucap umi Salma.
" Ada apa Faris ? Seperti nya kamu senang sekali hari ini dan siapa tadi yang menelpon mu ? " Tanya abi Abdullah
__ADS_1
" Itu kakak Zavi bi " jawab Zavi .
" Ada memang nya ,apa ada kabar baik "
" Abi akan tau besok " ucap Zavi sambil tersenyum.
" Tinggal bilang aja apa susah nya si bang ,kenapa harus besok sekarang kan juga bisa " ucap Fatih.
" Kamu masih kecil gak usah ikut campur urusan orang dewasa " ucap Zavi.
" Terserah abang lah capek ngomong sama orang kaya " ketus Fatih
" Fatih ,tidak boleh bicara seperti itu yang sopan kalau bicara dia itu abang mu " ucap umi Salma.
" Umi ,abi Zavi besok keluar bentar ya "
" Kamu mau kemana ? " Tanya abi Abdullah.
" Zavi ingin menemui seseorang dan Zavi akan memperkenal kan pada umi dan abi nanti ,zavi akan membawa nya ke sini " ucap Zavi
" Siapa nak ? " Tanya umi Salma penasaran.
" Jangan jangan itu pacar abang yabg dulu ya " tebak Fatih.
" Jangan sembarangan kalau ngomong " ucap Zavi.
" Ya terus siapa bang kalau bukan pacar abang siapa lagi coba "
" Gak usah kepo masih kecil, besok kamu juga akan tau sendiri " ucap Zavi dan Fatih hanya menghembus kan napas panjang nya.
****
" Kemana si Arman lama banget " gumam Zavi sambil mondar mandir menunggu Arman.
"Arman !! " Triak Zavi.
" Arman " !!
" Ada apa si nak pagi pagi sudah teriak teriak " ucap umi Salma menghampiri Zavi.
" Itu si Arman lama banget belum nongol nongol " ucap Zavi kesal.
" Sabar nak ,bentar lagi juga datang mungkin lagi siap siap " ucap umi salma.
"Maaf tuan saya terlambat " ucap Arman yang baru saja tiba .
" Lama banget si dari tadi di tungguin juga " ucap Zavi kesal.
" Sekali lagi saya minta maaf tuan " ucap Arman sambil menunduk
" Sudah ayo cepat kita sudah terlambat " ucap Zavi
" Baik tuan "
" Faris " tegur umi Salma dengan lembut.
" Maaf umi " ucap Zavi kemudian ia berpamitan dan langsung pergi . Selama di perjalanan Zavi hanya diam saja ia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Aisyah nya .
__ADS_1
" Tuan sebernar nya kita mau kemana ? " Tanya Arman .
" Tidak usah banyak tanya jalan aja terus " ketus Zavi
" Baik tuan " ucap Arman pasrah . Setelah beberapa beberapa saat mereka berdua pun sudah sampai dan mobil yang mereka tumpangi sudah berada di depan rumah Aisyah .
" Tuan kita sudah sampai " ucap Arman memberitahu Zavi yang sedang sibuk dengan laptop nya .
" Benar kah "
" Iya tuan " kemudian Zavi menutup laptop nya dan melihat ke arah luar dari jendela mobil saat ia melihat ke arah rumah Aisyah ia melihat seorang gadis bercadar yang sedang menyirami tanaman di depan rumah nya saat melihat hal itu Zavi oun tersenyum kemudian ia menyederkan kepala nya di jendela mobil tersebut sambil memandangibl Asiyah yang tengah asik menyiram tanaman nya.
" Dia pasti Aisyah....sudah besar ya ternyata " batin Zavi terus menatap ke arah nya hingga membuat Arman merasa heran
" Maaf tuan , apa tuan akan tetap di dalam mobil " tanya Arman sedang kan Zavi yang tersadar pum langsung membenar kan tempat duduk nya dan bersikap seperti biasa nya kemudian ia pun turun dengan di buka kan oleh Arman dan Aisyah merasa bingung saat ada dua orang pria yang sedang menuju ke arah nya.
" Mereka siapa ? " Gumam Aisyah.
" Assalamu'alaikum " ucap Zavi dengan tersenyum saat sudah sampai di depan Aisyah.
" Wa-alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh " jawab Aisyah sambil menunduk dan menjaga jarak dari mereka berdua
" Maaf sedang mencari siapa ya ? " Tanya Aisyah hal itu justru membuat Zavi heran kenapa Aisyah berkata seperti itu ,apakah Aisyah tidak mengenali dirinya.
" Kenapa Aisyah berkata seperti itu apa dia tidak mengenali diri ku " batin Zavi lalu ia tersenyum kecil seolah sedang merencanakan sesuatu
" Maaf tuan gadis ini siapa ? " Bisik Arman
" Berisik ! " Ucap Zavi lalu ia mendekati Aisyah sedang kan Aisyah melangkah mundur saat Zavi mendekati nya.
" Maaf anda siapa ya ,jangan dekat dekat dengan saya " tegas Aisyah.
" Memang nya kenapa ? " Tanya Zavi .
" Saya bilang jangan dekat dekat " tegas Aisyah dan Zavi pun menghentikan langkah kaki nya
" Ya baik lah saya minta maaf , tapi apa kamu tidak tau siapa saya " ucap Zavi.
" Saya tidak peduli siapa pun anda ,jika tidak ada kepentingam lebih baik pergi dari sini " ucap Aisyah kesal .
" Hhhh begitu ya ..baik lah saya akan menvagakan apa maksud kedatangan saya kemari " ucap Zavi.
" Saya ingin melamar kamu " ucap Zavi lagi hal sontak membuat Aisyah terdiam dan kedua mata nya membulat sempurna begitu juga dengan Arman ia tidak percaya dengan apa yang barusan ia dengar.
" Hahh tuan ,saya tidak salah dengar jadi tuan kemari ingin melamar wanita ini " ucap Arman tidak percaya dengan tindakan yang Zavi lakukan saat ini .
" Iya " jawab Zavi sambil tersenyum ke arah Arman .
" Tuan serius ...bukan nya tuan tidak suka sama perempuan " ucap Arman karna ia tau selama ini Zavi sering menolak siapa pun yang ingin di jodoh kan dengan nya bahkan acuh sama setiap perempuan yang ia temui
" Brengsek kamu ! Apa kamu pikir saya tidak normal " ucap Zavi kesal sembari memukul lengan Arman.
" Maaf tuan ,saya pikir- "
" Diam !!! " Ketus Zavi kesal.
" Maaf tuan " ucap Arman sembari menunduk kan kepala nya......
__ADS_1
BERSAMBUNGGG.......