Kaulah Takdir Cintaku

Kaulah Takdir Cintaku
Sadar Dari Komanya


__ADS_3

Setelah haris memberitahu semua nya tentang alvi kini mereka sedang menuju rumah sakit untuk melihat ke adaan alvi tak lupa zavi juga ikut walaupun sebelum nya di larang karna kondisi nya yang masih terlihat lemas. Beberapa menit kemudian mobil yang mereka tumpangu sudah sampai mereka langsung saja menuju ke ruangan di mana alvi di rawat


" Bagaimana keadaan  nya " tanya haris pada anak buah nya yang sedang berjaga di depan pintu.


" Saat ini dokter sedang menangangini nya tuan " ucap nya .


" Apa yang sebenar nya terjadi ? , Sebelum nya baik baik aja kan  ? " Tanya haris.


" Kami juga tidak tau tuan ,kami hanya di beritahu bahwa tuan alvi kritis ". Mereka akhirnya menunggu sang dokter yang sedang memeriksa keadaan alvi beberapa menit kemudian dokter pun keluar dari ruangan.


" Dokter bagaimana ke adaan alvi ? " Tanya haris.


" Kami sudah berusaha melakukan  yang terbaik tapi keadaan tuan semakin memburuk  " ucap sang dokter.


" Apa !.. dokter tolong lakukan yang terbaik untuk alvi " ucap haris.


" Iya tuan kami akan melakukan yang terbaik untuk tuan alvi " .


" Dokter bolehkah saya menemui  nya " tanya zavi.


" Maaf untuk saat ini tidak bisa pasien sedang dalam keadaan yang kritis, saya takut terjadi apa apa jika ada yang masuk saat ini ".


" Tapi dokter saya ini anak nya, ayah pasti akan baik baik jika saya menemui nya sekarang ,tolong izin kan saya menemui nya dokter " ucap zavi memohon .


" Dokter tong izin kan dia mungkin dengan dia menemui nya alvi akan segera melewati masa kritis nya, saya mohon dokter saat ini alvi sangat membutuh kann zavi jadi tolong izin kan dia masuk " ucap haris.


" Baik lah kalau gitu tapi hanya dia saja yang boleh masuk itupun tidak boleh lama lama di dalam ".

__ADS_1


" Iya dokter terima kasih " ucap zavi senang. Kemudian ,ia melangkahkan kaki nya masuk kedalam ruangan .


Ceklek


Zavi membuka pintunya perlahan kemudian menutup nya kembali ia melihat ke arah depan di mana sang ayah yang terbaring lemas di atas ranjang rumah sakit dengan beberapa alat yang menempel di tubuh nya melihat semua itu membuat dunia zavi seakan runtuh ia dengan berat melangkah kan kaki nya mendekati sang ayah kemudian duduk di kursi yang sudah di siap kan .


" Ayahhh " ucap zavi sembari memegang tangan sang ayah dengan perlahan mata nya juga mulai berembun melihat kondisi sang ayah yang seperti ini.


" Ayahh ,sekarang zavi datang ayah bertahan ya ,ayah harus kuat ..apa ayah tidak mau melihat zavi sekarang zavi sudah ada di sini, tolong buka mata ayah " ucap zavi ia sudah tidak bisa menahan air mata nya lagi kemudian ia mencium tangan sang ayah agak lama.


" Aku mohon ayah bangun lah demi zavi ,zavi sangat merindukan ayah ,zavi ingin melihat ayah seperti dulu lagi ,zavi ingin ayah sembuh " ucap zavi lirih dengan air mata yang terus mengalis di pipi nya.


Zavi terus mengajak sang ayah berbicara ia mengeluarkan semua isi hati nya dan semua kerinduan nya kepada sang ayah yang masih damai dalam tidur nya. Namun beberapa saat kemudian sebuah keajaiban pun terjadi alvi menggerak kan tangan nya sedangkan zavi yang merasa kan gerakan tangan sang ayah langsung mengangkat kepala nya dan melihat ke arah nya dan benar saja perlahan alvi mulai membuka mata nya, melihat ayah nya mulai sadar dari komanya zavi merasa sangat senang .


" Ayah ,ayah sudah sadar ...ayah ini zavi  " ucap zavi lalu dengan perlahan alvi menggerak kan bola mata nya melihat ke arah zavi ia terus menatap zavi.


" Ayahh tunggu di sini bentar ya zavi akan panggil kan yang lain zavi akan memberitahukan kepada mereka semua kalau ayah sudah sadar " ucap zavi ia lalu bergegas keluar dan menemui yang lain .


" Zavi ada apa , apa ayah baik baik saja ? " tanya adnan cemas


" Zavi ada apa semua baik baik saja kan ? " Tanya haris juga merasa cemas dengan keadaan alvi.


" Kakak , paman ..itu ayahhh ..."


" Ayah kenapa zavi , ayah baik baik saja kan  " tanya adnan.


" Zavi katakan apa yang telah terjadi bagaimana dengan ayah mu " tanya haris semakin merasa resah .

__ADS_1


" Ayah sudah sadar kak " ucap zavi.


" Apa !! " Ucap adnan terkejut bukan hanya dia saja yang terkejut yang lain nya pun juga sama terkejut nya . Kemudian ,adnan mendekati zavi lalu memegang kedua pundak nya.


" Kamu tidak bercanda kan " tanya adnan memastikan dengan memandang sang adik dengan lekat.


" Kak zavi serius ,zavi tidak bercanda ayah benar benar sudah sadar  " ucap zavi menyakin kan sang kakak. Kemudian mereka semua oun memutus kan untu masuk begitu juga dengan sang dokter  dan betapa terkejut nya mereka semua saat melihat alvi benar benar sudah sadar dari koma seperti yang zavi bilang ,kemudian dokter memeriksa kondisi alvi lagi. Beberapa saat kemudian dokter sudah selesai memeriksa alvi.


" Bagaimana dokter ? " tanya rendi.


" Ini benar benar keajaiban yang sudah allah tunjukan ,tuan alvi sudah tidak kritis lagi bahkan keadaan nya jauh lebih baik, saya benar benar tidak menyangka padahal sebelum nya kondisi nya begitu buruk bahkan untuk bertahan hidup saja sangat sedikit tapi semua itu bisa tuan alvi lewati " ucap dokter merasa bersyukur dan juga heran .


" Alhamdulillahh " ucap mereka serempak. Lalu anak anak alvi mendekati nya.


" Ayahh " ucap nayla dengan air mata yang sudah membasahi cadar nya, untuk pertama kali nya alvi melihat putri nya yang sudah tumbuh besar .. alvi pun memandang nya lalu ia mengelurkan air mata tanpa mengucap kan apapun.


" Ayah kami senang akhirnya ayah sudah sadar ,kami sangat merindukan ayah " ucap adnan , mereka sejak tadi berbicara dengan alvi namun tidak ada satu dari mereka yang di respon oleh alvi.


" Dokter apa yang terjadi pada alvi kenapa dia diam saja sejak tadi ? " tanya haris.


" Itu wajar ,tuan alvi sudah koma selama kurang lebih sepuluh tahun jadi tubuh nya masih lemas dan saraf saraf otot nya belum berfungsi dengan  baik setelah kita nanti melakukan terapi ,tuan alvi akan bisa beraktifitas seperti biasanya lagi " .


" Syukur lah ,aku pikir terjadi sesuatu tadi " ucap haris.


" Tuan haris tidak perlu khawatir ,keadaan tuan alvi sudah sepenuh nya membaik hanya butuh waktu saja untuk bisa seperti biasa nya " ucap sang dokter.


" Kalau begitu saya permisi dulu ya kalian bisa mengajak nya berbicara kalau ada apa apa kabari saya lagi " pamit sang dokter.

__ADS_1


" Iya dokter terima kasih banyak " ucap haris kemudian sang dokter pun keluar dari ruangan tersebut ,setelah kepergian sang dokter mereka mengajak alvi berbicara terutama anak anak nya mereka terus mengajak alvi berbicara walaupun alvi sama sekali tidak merespon tapi mereka tidak memperdulikan hal itu bagi mereka melihat alvi sudah berada di tahap ini saja sidah sangat senang dan tidak perlu merasa takut lagi dengan keadaan alvi....


BERSAMBUNGGGG.......


__ADS_2