
Setelah selesai makan mereka pun bersiap siap untuk pergi seperti yang sudah Zavi janjikan keoada Aisyah tadi . Saat ini Zavi sedang menunggu Aisyah di teras rumah tak menunggu waktu lama Aisyah pun databg menghampiri Zavi yang tengah duduk di teras.
" Ayok kak Ais sidah siap " ucap Aisyah saat sudah sampai
" Sudah siap semuanya ? " Tanya Zavi
" Sudah "
" Baik lah ayo kita berangkat sekarang "
" Ayokk " ucap Aisyah bersemangat lalu mereka berjalan keluar dan menuju jalan besar untuk mencari angkot . Tak berselang lama ada angkot yang menghampiri mereka Zavi dan Aosyah pun masukke dalam kemudian melaju ke tempat tujuan . Hingga pada akhirnya mereka berhenti di sebuah pusat perbelanjaan tradisional ,mereka oun turun dari angkot tersebut dan berjalan masuk ke dalam pasar tersebut ,sebelum membeli apapun mereka berkeliling keliling terlebih dahulu.
" Kakak ,kakak " panggil Aisyah sembari menarik narik lengan Zavi.
" Iya ada apa ? " Tanya Zavi.
" Kak Ais boleh main itu gak " ucap Aisyah menunjuk pada permainan yang ada di depan nya .
" Ais mau main itu " tanya Zavi
" Iya ,boleh kan kak "
" Boleh ,main saja sesuka hati mu kakak akan menunggu di sini ok ".
" Asikk " Aisyah pun langsung berlari bergabung dengan anak anak yang lain
" Aisyah jangan lari " ucap Zavi namun tidak di dengar oleh Aisyah dan Zavi hanya bisa tersenyum saat menyaksikan Aisyah yang sedang asik bermain , saat sedang memperhatikan Aisyah tiba tiba ada seseorang datang menghampiri Zavi ia berdiri di samping Zavi seorang perempuan berambut pendek sebatas leher .
" Haii " sapa gadis itu yang bernama melodi Zavi tidak merespon nya ia hanya melihat nya sesaat kemudian kembali memperhatikan Aisyah yang sedang asik bermain lalu Melodi mengikuti arah pandang Zavi yang melihat ke arah seorang gadis kecil yang memakai cadar dan berpakaian serba tertutup yang sedang asik bermain .
" Dia anak mu ya ? " Tanya Melodi.
" Bukann " jawab Zavi datar
" Kalau gitu dia pasti adikmu kan ? "
" Bukan ,dia itu-..."
" Wahhh pasti senang banget dia mempunyai kakak yang tampan seperti mu " ucap melodi memotong pembicaraan Zavi sedang Zavi hanya bisa menghembuskan napas panjang.
" Kenapa ? " Tanya Melodi.
" Tidak papa " jawab Zavi . Tak lama setelah itu Aisyah berlari menghampiri Zavi.
" Sudah " tanya Zavi.
" Sudah kak " jawab Aisyah.
" Haii adik manis " sapa melodi pada Aisyah
" Kakak dia siapa ? " Tanya Aisyah pada Zavi.
" tidak tau " jawab Zavi
" Oiya aku belum memperkenal kan diri ya ,baik lah kenal kan nama kakak melodi kalau kamu siapa ? " Tanya melodi pada Aisyah
" Aisyah "
" Nama yang cantik seperti orang nya "
__ADS_1
" Terima kasih "
" Lalu siapa dia ? " Ucap melodi melihat ke arah Zavi
" Ini ka-... "
" Faris " ucap Zavi memotong ucapan Aisyah
" Aisyah ayo kita pergi ,masih banyak tempat yang belum kita kunjungi " ucap Zavi
" Baik "
" Apa aku boleh ikut dengan kalian dan aku ke sini bersama adik ku juga dia pasti senang jika ada teman main nya di sini " ucap Melodi tidak bosa di pungkiri ia mulai tertarik dengan sosok Zavi sejak pertama kali melihat nya
" Tidak ! " Tolak Zavi .
" Kenapa ? " Tanya Melodi namun Zavi tidak merespon nya lagi .
"Ayo Aisyah kita pergi "
" Baik kak " mereka berdua pun pergi dari sana dan meninggal kan perempuan itu sendiri sedang kan Aisyah dan Zavi berkeliling kembali.
" Cuek amat si jadi orang " gumam melodi kesal.
" Tapi tidak papa aku suka ,dan aku berjanji akan membuat nya suka pada ku " ucap Melodi tersenyum ,beberapa saat kemudian sang adik pun sudah selesai bermain nya dan menghampiri sang kakak.
" Ayo kak kita cari makan aku sudah lapar " ucap seorang anak laki laki berumur satu tahun lebih tua dengan Aisyah yang bernama Alex
" Kamu sudah lapar ya "
" Iya "
" Ok " mereka berdua oun pergi dari sana untuk mencari makanan sedang kan Zavi dan Aisyah masih senang berkeliling melihat lihat sekitar.
" Kakak " panggil Aisyaj sembari menarik lengan baju Zavi.
" Iya "
" Ais mau makan es krim " ucap Aisyah sembari menunjuk ke pedangang es krim yang tidak jauh dari mereka .
" Ais mau makan es krim "
" Iya " jawab Aisyah antusias.
" Baik lah tuan putri mari kita beli "
" Yeyyy asikk " ucap Aisyah kegirangan ,mereka berdua pun mendekati penjual es krim tersebut kemudian Zavi menyuruh Aisyah duduk .
" Kamu tunggu di sini dulu ya biar kakak yang beli " ucap Zavi yang di angguki kepala oleh Aisyah
" Ais mau es krim rasa apa " tanya Zavi
" Ais mau rasa vanilla "
" Baik la tunggu sebentar ya "
" Ok " ucap Aisyah lalu Alvi berjalan menuju penjual es krim dan memesan sesuai yang di ingin kan Aisyah setelah menunggu beberapa saat akhirnya Zavi kembali dengan membawa ua es krim di tangan nya ia pun mendekati Aisyah dan memberikan kedua es krim tersebut pada Aisyah.
" Ini untuk Ais semua "
__ADS_1
" Iya itu buat Ais makan lah "
" Lalu kakak es krim nya mana ? " Tanya Aisyah.
" Kakak tidak terlalu suka makan es krim Ais habis kan saja semua nya "
" Baik lah " ucap Aisyah senang.
" Terima kasih banyak ya kak ,Ais sayang banget sama kakak " ucap Aisyah di sela sela makan nya .
" Iya sama sama ,kakak juga sayang sama Ais " ucap Zavi tersenyum sembari mengelus puncak kepala Aisyah.
" Kalau makan nya susah di lepas saja cadar nya tidak papa kok " ucap Zavi yang melihat Aisyah seperti kesusahan untuk makan es krim nya.
" Tidak kak Ais bisa kok " ucap Aisyah dan Zavi hanya tersenyum menanggapi nya ,lalu Zavi menunggu Aisyah menyelesaikan makan es krim nya namun tak berselang lama ponsel nya berbunyi Zavi langsung mengambil ponsel nya dan melihat siapa yang sudah menelpon nya.
" Ais tunggu di sini bentar ya ,kakak angkat telpon dulu " ucap Zavi sembari mengelus puncak kepala Aisyah dan Aisyah mengangguk kan kepala nya kemudian Zavi beranjak dari tempat duduk nya dan berdiri lalu berjalan beberapa langkah ke depan dan mengangat panggilan tersebut
" Assalamu'alaikum kak "
" Wa'alaikum salam ,zavi kamu dimana sekarang kapan kamu akan pulang katanya cuma sebentar " ucap Adnan.
" Iya kak lusa zavi akan pulang kakak tenang aja " ucap Zavi ,mereka berdua melanjut kan mengobrol dengan yang lain nya hingga beberapa saat ia pun selesai lalu mematikan panggilan telpon nya kemudian ia beralik namun saat membalik kan badan nya ia mengerut kan dahi nya saat melihat Asiyah sedang duduk dengan anak laki laki yang ntah kapan datang nya.
" Lebih baik buka saja penutup wajah mu itu supaya tidak susah makan nya " ucap Alex
" Tidak aku bisa kok " ucap Aisyah.
" Tapi nanti penutup wajah mu itu bisa kotor terkena es krim nya "
" Tidak papa " ucap Aisyah semabri memakan es krim tersebut dan tidak sengaja mengenai cadar Aisyah.
" Tu kan apa aku bilang penutup wajah mu bisa kotor ,baru juga di bilangin..sini biar aku bersihkan " ucap Alex ia mendekati Aisyah sembari mengulur kan tangan nya untuk membersihkan bekas es krim di cadar Aisyah namun sampai menyentuh nya sudah di hentikan oleh Zavi.
" Hehh apa kamu lakukan ! " ucap Zavi dengan nada tidak suka hal itu membuat mereka berdua menoleh dengan tatapan bingung, Zavi langsung mendekatinya.
" Kamu mau ngapain ? " Tanya Zavi.
" Mau membersihkan kotoran di penutup wajah nya itu ,tadu terkena es krim " ucap Alex.
" Siapa yang mengizin kan mu untuk menyentuh nya "
" Memang nya kenapa ,aku kan cuma mau membantunya saja "
" Kakak , kenapa kakak memarahi nya dia cuma mau membantu saja " ucap Aisyah .
" Jadi kamu membela daripada kakak " ucap Zavi kesal .
" Bukan begitu kak maksud Ais, Ais kan cuma-....." Belum sempat Aisyah menyelesaikan ucapan nya terdengar seseorang sedang tertawa ,mereka pun menoleh ke arah sumber suara dan ternyata dia adalah wanita yang tadi ia pun mendekati mereka .
" Apa kamu cemburu dengan anak kecil " ucap Melodi sambil tertawa ,Zavi pun menatap nya dengan tatapan tajam nya.
" Ok maaf maaf tidak perlu melihat ku seperti itu " ucap melodi menghentikan tawa nya.
" Tidak perlu khawatir mereka itu masih kecil dan adik ku tidak akan merebut adikmu , kecuali mereka sudah besar nanti aku tidak bisa menjamin " ucap Melodi terkekeh sedang kan Zavi hanya mengacuhkan nya lalu memaling kan padangan nya ke arah lain.
" Ya ampun Zavi apa kamu sudah gila ,mereka masih anak anak...kenapa aku jadi berlebihan gini si " batin Zavi sembari memijit pelipis nya sendiri dan mengeleng geleng kan kepala nya menggerutuki kebodohan nya sendiri....
BERSAMBUNGGGG......
__ADS_1