
Bab 41 Bukan Dia Tapi Aku
Qin Lang sudah tidak peduli dengan apa yang dikatakan oleh Paman Huang selanjutnya.
Dia merasa dirinya sangat sial, kenapa Tuhan membuat lelucon sebesar ini padanya sewaktu dirinya sangat membutuhkan identitas sebagai keturunan generasi kedua yang kaya?
"Qin Lang, sudah selesai telepon? Bukankah kamu mengatakan mau membuktikan pada kami jika kamu adalah keturunan generasi kedua kaya? Mana buktinya? Apakah tidak ada orang yang menemanimu bersandiwara?" Xie Wenjing merasa sangat senang melihat ekspresi buruk Qin Lang.
Orang lainnya mulai mengumpat, satu per satu menghina Qin Lang seperti bola meriam!
Qin Lang tidak punya cara lain dan dia hanya melihat mereka sambil menahan amarahnya.
"Qin Lang..." Zhong Yu melihat Qin Lang dan memanggilnya dengan pelan, matanya terlihat lembut dan khawatir, Qin Lang tidak bicara, wajahnya terlihat serius dan segera berpikir.
"Saudara Qin Lang, cepat kamu serahkan sisa uang curiannya, jika tidak kami akan membawamu ke kantor polisi!" Guru edukasi moral sekali lagi menekan Qin Lang.
"Benar, biarkan dia dipenjara."
"Aku lihat dia tidak akan menyerah sebelum ditangkap! Bawa dia ke penjara saja?"
Qin Lang ingin membantah tapi akunnya sudah dibekukan sekarang, dia memegang tangan Zhong Yu dengan erat dan matanya perlahan bergerak.
"Maju, bawa ke kantor polisi!" Guru edukasi moral berteriak, sepertinya dia harus memberi sedikit pelajaran kepada Qin Lang, beberapa pria yang tidak sabar hendak bergegas ke arah Qin Lang.
"Jangan tangkap dia, aku yang ambil uang itu!" Pada saat ini Zhong Yu berteriak keras.
Bangsal pasien segera menjadi sepi, mata semua orang melihat ke arah Zhong Yu.
"Kenapa bisa kamu, Zhong Yu, kamu jangan bertindak bodoh." Guru Su yang ada di ranjang pasien menatap Zhong Yu dengan tidak percaya.
Pada saat ini Zhong Yu terlihat sangat tenang, dia melihat ke arah Su Manyun dengan datar dan membungkuk dalam ke arahnya, "Maaf, Guru Su, aku mengecewakan Anda, aku minta maaf pada Anda, aku yang mencuri ponselnya dan aku juga yang mengambil uang yang ada di dalam kartu itu, aku melakukan semua ini seorang diri, keluargaku sangat miskin, maka, maaf..."
"Benar kamu yang melakukannya sendiri? Kamu jangan melindungi Qin Lang." Guru edukasi moral bertanya.
Zhong Yu menggoyangkan ponsel Su Manyun, "Anda lihat, ponsel Guru Su ada di tanganku, jika hari ini bukan teman sekelas Xie Wenjing yang menangkapnya di tempat, aku tidak akan mengakuinya, mengambil uang sebesar dua juta bukan kejahatan kecil, apakah aku sebodoh itu mengakui kejahatan orang lain?"
Sepertinya memang masuk akal, kata-kata Zhong Yu akhirnya bisa membohongi semua orang untuk sementara.
"Jika seperti itu, kamu yang akan ikut kami ke kantor polisi!" Guru edukasi moral menarik baju Zhong Yu ke arah luar.
Zhong Yu melihat Qin Lang sekilas sewaktu dia pergi, matanya terlihat tegas. Dia melihat Qin Lang yang masih bingung dan dia juga tidak ingin Qin Lang difitnah, oleh karena itu, dia memilih menanggung tuduhan ini sendiri.
Pada saat ini dia juga tidak tahu bagaimana mengumpulkan uang dua juta yang hilang, meskipun akan menghadapi hukuman berat, namun hati Zhong Yu tidak takut sama sekali, dia malah merasa sangat tenang.
Hati Qin Lang tidak bisa tenang pada saat ini, dia tidak menyangka, Zhong Yu yang lemah memilih cara ini untuk melindungi dirinya.
Dalam kekagetan, dia merasakan cinta Zhong Yu yang mendalam kepadanya.
__ADS_1
Bagaimana mungkin dia rela membiarkan Zhong Yu menanggung kesalahan ini?
Ketika melihat lirikan Zhong Yu itu, Qin Lang menyalahkan dirinya sendiri dan merasa bersalah, sebagai seorang pria, dia bahkan harus membiarkan wanita melindungi dirinya? Ini bukan gaya Qin Lang!
"Zhong Yu, kamu tidak perlu melindungi aku!" Qin Lang berkata sambil melihat Zhong Yu dengan senyum datar. Dia merasa sangat bahagia karena ada wanita seperti ini.
Zhong Yu tertegun dan tidak mengerti apa maksud Qin Lang.
"Apa maksudmu?" Guru edukasi moral bertanya, dia merenungi kata-kata Qin Lang dan berkata, "Jadi maksudmu dia sedang berbohong, dan kamu yang mengambil uang dua juta itu!"
"Kalau aku bilang bukan diriku, apa kalian percaya? Bukankah kedatangan kalian sudah menargetkan diriku?" Qin Lang balik bertanya.
"Haha, akhirnya kamu mengaku, aku sudah bilang, tidak mungkin gadis desa ini bisa melakukan hal ini." Xie Wenjing menunjuk ke arah Qin Lang.
"Tidak, dia sedang berbohong, semuanya aku yang..." Zhong Yu tahu jika Qin Lang mau melindunginya.
"Zhong Yu, jangan bodoh, semua ini adalah rencanaku, aku mengambil uang dua juta yuan milik Guru Su dan aku mendekatimu demi menghilangkan jejak dengan maksud ingin menghabiskan uang untukmu, tapi aku sadar jika uangnya terlalu lama digunakan, maka aku memutuskan menyumbangkan satu juta..."
"Tidak, kenapa kamu masih mengatakannya meskipun aku sudah mengaku? Kamu jelas sedang berbohong." Zhong Yu perlahan-lahan menggelengkan kepalanya.
Tapi ketika mendengar katanya, semua orang sudah mengerti jika Zhong Yu bukan orang yang mencuri uangnya.
Qin Lang tiba-tiba tertawa, "Kamu terlalu polos, kamu pikir bisa menyembunyikannya berapa lama setelah kamu tiba di kantor polisi? Karena kondisinya sudah sampai jalan buntu, kenapa aku masih melawan?"
"Qin Lang, benarkah kamu yang melakukannya? Kamu mencariku karena ingin memperalatku?" Sudut mata Zhong Yu terlihat berbinar, jika Qin Lang menipunya, maka itu lebih berat daripada masuk penjara.
"Maaf." Mata Qin Lang terlihat bersinar.
Tepat ketika Qin Lang berbicara, dua tetes air mata jatuh di pipi Zhong Yu, dia seperti kehilangan seluruh energi di tubuhnya, seolah-olah sebuah hembusan bisa membuatnya jatuh.
"Zhong Yu, ada apa denganmu..." Qin Lang bertanya dengan penuh perhatian dan memapahnya.
"Pergi! Kamu pembohong." Zhong Yu berkata dengan emosi dan menampar wajah Qin Lang, dia menatap Qin Lang penuh air mata dan terus bergumam, "Kenapa kamu bohong padaku, kenapa berbohong padaku..."
Zhong Yu memelototi Qin Lang dan berlari dari bangsal pasien penuh air mata, Qin Lang menatap sosok Zhong Yu yang pergi dalam diam.
Zhong Yu meremehkan perasaan Qin Lang padanya, dia bisa menanggung kesalahan demi Qin Lang, apakah Qin Lang tidak bisa?
"Qin Lang, Qin Lang, aku pikir kamu tulus kepada Zhong Yu, tidak diduga kamu memperalatnya, untung saja aku cepat mencampakkanmu!" Xie Wenjing mencibir Qin Lang dan teman-teman lainnya juga mengumpat kata-kata kotor. Dan Qin Lang pada saat ini tidak bisa mendengar apa-apa, pikirannya sudah pergi bersama Zhong Yu, dia berharap gadis bodoh Zhong Yu tidak melakukan hal bodoh.
Kebenarannya sudah jelas sekarang, kemudian, semua pimpinan utama sekolah datang ke rumah sakit, setelah beberapa pimpinan berdiskusi mengenai permohonan Su Manyun, dan memikirkan uang yang sudah kembali sebesar 1, 13 juta yuan dan jika masalah ini tersebar keluar juga akan berdampak pada Universitas Jinling.
Akhirnya, mereka memutuskan untuk tidak lapor polisi tapi Qin Lang harus membayar uang itu kembali dalam waktu lima tahun.
Setelah kesepakatan dicapai, semua orang membubarkan diri.
__ADS_1
Sudah jam 23. 30 sewaktu Qin Lang seorang diri kembali ke sekolah. Dia sebenarnya ingin menelepon Zhong Yu untuk menanyakan kabarnya, tapi akhirnya dia mengurungkan niatnya, sekarang Qin Lang masih tidak mampu menyelesaikan masalah ini, dia juga tidak bisa bicara jujur dengan Zhong Yu.
Anggap saja memberi Zhong Yu waktu untuk memikirkannya baik-baik.
Setelah kembali ke asrama, Ren Hao dan lainnya juga telah mendengar masalahnya, mereka membujuk Qin Lang dengan cemas, Qin Lang minta mereka tidak perlu mengkhawatirkan dirinya, Qin Lang hanya ingin tidur karena hari ini terlalu melelahkan.
Keesokan harinya, sudah jam 10. 30 ketika Qin Lang bangun, ponselnya berdering dan Xia Qing si kapten pemandu sorak yang meneleponnya.
"Qin Lang, kenapa begitu lama mengangkat teleponku, aku beri tahu padamu, kakak sepupuku ada waktu luang hari ini dan aku sudah membuat janji untukmu dengannya, kamu makan bersamanya di Zhong Yang Square siang ini dan rapikan dirimu sewaktu datang."
"Xia Qing, kenapa kamu tidak tanyakan padaku dulu, aku tidak ingin pergi hari ini." Kemarin telah terjadi hal besar, dan Qin Lang tidak ingin pergi.
"Hei, sejak kapan aku melakukan sesuatu harus dilaporkan padamu dulu, tidak mau datang juga boleh, kamu tunggu saja." Xia Qing menutup teleponnya setelah dia selesai mengatakannya.
Pada waktu itu Qin Lang memang benar telah berjanji kepada Xia Qing untuk membantu kakak sepupunya, Qin Lang adalah orang yang menepati janji, tapi karena masalah dua juta yuan itu tidak bisa diselesaikan, maka dirinya juga tidak perlu terlalu bersedih dan lebih baik menemui Xia Qing dulu.
Qin Lang bangun untuk mandi dan segera pergi ke Zhong Yang Square.
Pada saat ini di Zhong Yang Square, Xia Qing dan Yang Siqi duduk minum jus lemon di bawah payung, Xia Qing dengan sengaja menutup telepon Qin Lang.
"Ada apa, apakah Qin Lang tidak mau datang?" Yang Siqi bertanya dengan cemas.
"Apakah dia bisa menolaknya? Kakak Sepupu tenang saja, dia pasti akan datang, aku akan menghajarnya nanti jika dia tidak datang!" Xia Qing berkata penuh percaya diri.
Hati Yang Siqi merasa lega, dia menghisap jus lemon sambil melihat Xia Qing.
Sikap sepupunya masih dominan terhadap Tuan muda Qin, ini berarti dia masih tidak menyadari mengenai identitas keturunan generasi kedua kaya Tuan muda Qin, ini merupakan hal baik jadi aku berkurang satu musuh tangguh.
"Kakak Sepupu, apa kamu tahu, apa yang bisa dilakukan oleh Qin Lang, kamu benar tidak akan menyangka?" Xia Qing tertawa mengingat situasi di restoran Xia Huang waktu itu.
"Ada apa?" Yang Siqi sangat tertarik dengan berita Qin Lang.
"Dia meminta uang di depan restoran! Seperti mengemis, menjijikkan sekali..." Xia Qing mengatakan situasi hari itu kepada Yang Siqi.
"Benar sekali." Yang Siqi juga berkata, tentu saja hatinya tidak percaya jika Qin Lang benar-benar minta uang di depan toko, dia pikir pasti Xia Qing salah paham dengan Qin Lang, sewaktu pertama kali dia bertemu Qin Lang, bukankah dia menganggap Qin Lang sebagai orang miskin?
"Tapi setelah itu kami terkejut, dia bahkan datang dengan Mercedes-Benz G!" Xia Qing berkata sambil melihat mata Yang Siqi.
"Uhukk" Yang Siqi tersedak, "Apa? Membawa mobil Mercedes-Benz G!"
Yang Siqi bukan kaget dengan Mercedes-Benz G, bukankah sangat normal jika orang yang bisa membuat kartu tertinggi di Citibank mengendarai mobil itu? Dia hanya takut Xia Qing akan tahu jika Qin Lang adalah keturunan generasi kedua kaya karena masalah ini!
"Haha, Kakak Sepupu, lihat tampang kagetmu,apakah kamu berpikir si miskin Qin Lang itu keturunan generasi kaya kedua?" Xia Qing bercanda, "Bukan, kemudian aku bertanya kepada Ran Ying, dan Ran Ying berkata padaku jika itu bukan mobil Qin Lang tapi Qin Lang membawa mobil orang lain, dia hanya berpura-pura saja."
"Seperti itu ya? Mata Adik Sepupu jeli sekali, kamu langsung tahu ketika melihatnya." Yang Siqi bernapas lega, untung saja Xia Qing tidak curiga.
"Tentu saja, aku bahkan bisa langsung tahu jika itu bukan mobil Qin Lang." Xia Qing berkata dengan pasti. Tapi hari itu tidak tahu siapa yang mengejar mobil Qin Lang dan berteriak sambil menangis supaya Qin Lang memberinya tumpangan.
__ADS_1