
Bab 44 Entah Kapan Bertemu Lagi
Qin Lang sangat menyalahkan dirinya sendiri, di dalam otaknya hanya ada satu orang sekarang... Zhong Yu.
Dia sekarang ingin segera mencari Zhong Yu, hati Qin Lang baru bisa tenang setelah melihatnya.
Dia tahu jika Zhong Yu kemungkinan besar ada di dua tempat, asrama atau vila perumahan Pulau Cui.
Dia sangat kecewa kepada dirinya kemarin, hanya sedikit harapan dia berada di vila.
Tapi Qin Lang memilih untuk pergi ke perumahan Pulau Cui.
Mungkin hatinya takut dan belum ada keberanian untuk menghadapi Zhong Yu, mungkin dia sedang mengharapkan sebuah keajaiban dan Zhong Yu sudah memaafkannya dan sedang menunggunya di vila.
Qin Lang datang ke komunitas perumahan Pulau Cui dengan hati yang rumit dan selangkah demi selangkah berjalan ke arah vila.
Dia membuka pintu penuh harapan, dan tidak ada keajaiban.
Vila itu kosong.
Hati Qin Lang jatuh ke dasar jurang, Qin Lang bahkan takut memikirkan bagaimana sikap Zhong Yu pada dirinya saat ini.
Dia datang ke Universitas Jinling, Zhong Yu tidak ada di vila maka pasti ada di asrama.
Meskipun dia takut untuk memahami sikap Zhong Yu, tapi hatinya sangat menderita jika tidak bertemu Zhong Yu, meskipun Zhong Yu marah dengannya dan bahkan memukulnya, hati Qin Lang akan merasa lebih baik.
Sewaktu bibi pengurus asrama tidak melihatnya, Qin Lang segera menyelinap masuk ke asrama wanita.
Dia menemukan asrama Zhong Yu dan mendorong pintu masuk ke dalam.
"Zhong Yu..." Qin Lang memanggilnya buru-buru tapi Zhong Yu tidak ada di asrama hanya ada Zheng Yan mereka bertiga.
"Keluar, kamu pria cabul!" Zheng Yan berkata dengan marah sambil menunjuk Qin Lang.
"Di mana Zhong Yu?" Qin Lang mengkhawatirkan kondisi Zhong Yu saat ini, gadis bodoh ini pergi ke mana?
"Zhong Yu si anjing itu ya, aku mana tahu anjing itu pergi mencari makan di mana?" Zheng Yan berkata dengan santai, setelah itu dua wanita lainnya saling bertatapan lalu tertawa.
"Beri tahu aku Zhong Yu ada di mana!" Qin Lang berteriak kencang, dia bisa melihat jika mereka tahu keberadaan Zhong Yu dan sengaja menggodanya sekarang.
"Aku sudah bilang, kami tidak tahu anjing itu makan kotoran di mana, kamu tuli atau otakmu bermasalah?" Zheng Yan berkata dingin sambil melihat Qin Lang, tawa kedua wanita lainnya semakin menjadi.
"Cepat pergi, aku merasa asrama kami sangat bau begitu kamu datang, kamu sudah tidak mandi berapa tahun?" Zheng Yan mulai mendorong Qin Lang ke arah luar, kedua wanita lainnya juga ikut berdiri dan hendak mendorong Qin Lang.
Pada saat ini amarah Qin Lang memuncak setelah terpancing oleh mereka, dia langsung menarik rambut Zheng Yan dengan kuat, Zheng Yan berteriak, kedua wanita lainnya ingin memukul Qin Lang dan Qin Lang langsung menendang mereka ke pintu, sehingga engsel pintu asrama rusak.
Pada saat ini Zheng Yan menjadi takut.
"Katakan, Zhong Yu ada di mana!" Qin Lang bertanya dengan galak, jika Zheng Yan bermain-main dengannya lagi, maka Qin Lang tidak akan tahu apa yang akan terjadi padanya jika dia tidak bisa mengontrolkan dirinya.
"Dia berhenti sekolah." Zheng Yan berkata dengan panik.
Qin Lang tertegun, dia sama sekali tidak memikirkan kemungkinan ini, orang seperti Zhong Yu bagaimana mungkin bisa berhenti dari sekolah?
"Kamu bicara sembarangan, dia ada di mana! Aku akan memukulmu jika kamu tidak bicara!" Qin Lang berteriak dengan marah.
"Dia benar-benar sudah berhenti dari sekolah, sewaktu ada kelas tadi pagi, dosen mengatakan kepada kami, jika tidak percaya kamu bisa tanya kepada mereka." Zheng Yan sangat takut pada saat ini, dia takut Qin Lang melakukan sesuatu.
__ADS_1
Qin Lang melihat dua wanita yang jatuh di lantai.
"Benar, benar..., dosen yang memberi tahu kami." Kedua wanita itu ketakutan dan segera berkata.
Dia sungguh berhenti dari sekolah? Kenapa? Dia tidak ada kenalan di Jinling, ada di mana Zhong Yu sekarang?
"Kapan dia pergi?" Qin Lang bertanya dengan dingin.
"Kemarin malam sekitar jam 11 atau jam 12, dia merapikan bajunya dan kami tidak memperhatikannya, kami juga tidak menyangka dia berhenti sekolah." Wanita yang ada di lantai berkata dengan hati-hati.
Qin Lang melepaskan Zheng Yan dan Zheng Yan segera bersembunyi di samping sambil melihat Qin Lang dengan takut.
Sedangkan Qin Lang pada saat ini seperti kehilangan jiwanya, berbalik dan berjalan keluar.
"Bocah busuk, kamu malu tidak masuk ke asrama wanita?" Pada saat ini bibi pengurus asrama datang dan melihat asrama Zheng Yan, "Gadis, bocah busuk ini yang bikin onar di sini bukan? Aku akan laporkan sekarang dan dia akan diberikan hukuman besar!"
"Bukan, tidak ada hubungan dengannya." Zheng Yan merapikan rambutnya yang berantakan.
"Benar bukan? Kalau begitu aku tidak peduli lagi." Bibi berkata dengan curiga lalu dia berbalik dan mendorong Qin Lang, "Cepat pergi! Orang yang mencari pacar masih bisa dimaafkan, kamu pria lajang kenapa masuk asrama wanita? Memalukan sekali."
"Zheng Yan, mengapa kamu tidak membiarkan bibi pengurus asrama mencatatnya sebagai kesalahan besar? Bocah ini baru dilaporkan karena mencuri uang guru Su sebesar dua juta yuan, jika kita menambah kesalahannya maka orang ini pasti akan dikeluarkan!" Salah satu wanita berkata sambil menggosok pinggangnya.
"Bagaimana kita bisa balas dendam jika Qin Lang dikeluarkan?" Zheng Yan berkata sambil tersenyum dingin, suaranya semakin dingin, "Selain itu, kami punya banyak bawahan di Organisasi Naga Biru, jika melaporkan masalah ini kepada pihak sekolah, bukankah akan ditertawakan jika tersebar keluar."
Qin Lang menelepon Zhong Yu tapi tidak diangkat.
Dia mencari di sekolah dan setiap sudut sekitarnya seperti orang gila tapi tidak menemukan Zhong Yu.
Cahaya bulan yang pucat, malam yang sepi sendirian.
Tawa Zhong Yu, sedih, malu, makan, berjalan, belajar... semuanya melintas di benak Qin Lang tapi dia tidak bisa membayangkan keadaan Zhong Yu saat ini.
Dia tidak berani memikirkannya, apakah Zhong Yu saat ini yang sendirian sekarang dalam kondisi ketakutan atau tidak berdaya?
Sebaris air mata mengalir dari mata Qin Lang selanjutnya baris kedua.
Qin Lang terus mencarinya selama tiga hari tapi tidak ada kabar Zhong Yu, seolah-olah dunia ini tidak ada Zhong Yu.
Qin Lang sudah putus asa pada hari keempat, tanpa sadar dia mulai menerima jika Zhong Yu tidak akan pernah muncul lagi.
Dalam beberapa hari berikutnya, Qin Lang seperti orang gila, dia tidak ke kelas dan dia tidak melakukan apa-apa. Seharian dia hanya meringkuk di dalam selimutnya, ekspresinya hanya datar saja dan bahkan terkadang dia menangis, dan tidak ada yang bisa menghiburnya.
Ren Hao dan mereka sangat mencemaskan Qin Lang, tapi Qin Lang tetap membungkam mulutnya ketika ditanya apa yang terjadi padanya. Mereka mengira Qin Lang masih sakit hati dengan uang 2 juta yuan itu, dan mereka benar-benar tidak bisa membantunya.
Jika bukan karena mereka yang melayani Qin Lang dalam beberapa hari ini, entah Qin Lang masih bisa hidup atau tidak itu masih misteri.
Hingga pada akhirnya, hari ini mereka bertiga menarik Qin Lang turun dari tempat tidur, mendorongnya ke kamar mandi dan mandi.
"Qin Lang, kamu tidak boleh meringkuk dalam asrama lagi, sebelum jam sepuluh malam, kamu tidak boleh kembali ke asrama, kamu cari tempat untuk menenangkan diri!" Ren Hao bertiga berkata dengan ‘kejam’ padanya dan menutup pintu asrama dengan kencang.
Mereka bertiga takut terlalu kejam kepada Qin Lang, lima menit kemudian membuka pintu dan menemukan jika Qin Lang sudah tidak ada.
Qin Lang keluar dari gedung asrama dan tiba di samping danau lagi, dia duduk diam di samping danau, dia sedikit tersadarkan, jika membiarkan Zhong Yu melihat tampangnya seperti ini, maka dia akan lebih kecewa lagi, oleh karena itu dia harus menjadi lebih baik sambil menunggu kemunculannya kembali.
__ADS_1
Qin Lang menarik napas dalam-dalam, dia berdiri dan dia berada di luar pintu sekolah, menyewa sebuah taksi dan menyuruh supir taksi membawanya jalan-jalan keliling Jinling untuk menenangkan pikirannya.
Melihat pemandangan di luar jendela, pikiran Qin Lang masih tetap mengingat Zhong Yu dan dia sangat berharap bisa melihat sosok Zhong Yu.
Empat jam kemudian, supir taksi mau ganti sift sehingga Qin Lang harus diturunkan.
Pada saat ini jam 13. 30, Qin Lang masuk ke sebuah restoran barat yang mewah dan duduk, Qin Lang ingat jika dia ingin membawa Zhong Yu makan makanan ini tapi sebelum dia dapat memenuhi janji ini, Zhong Yu sudah tidak tahu pergi ke mana.
"Tuan, kamu masih mau pesan makanan?" Pelayan yang ada di samping bertanya sambil tersenyum, pelanggan ini sangat aneh, kenapa dia makan dengan keadaan sedih?
Qin Lang akhirnya sadar.
"Lobster tumis, sup ikan, sup seafood, sup ayam kenari, bistik lada hitam, sup labu..." Qin Lang memesan belasan makanan.
"Tuan, kamu sendiri bisa menghabiskan makanan sebanyak ini?" Pelayan bertanya dengan kaget.
"Kamu sajikan saja." Qin Lang berkata dengan datar.
Pelayan masih tidak tenang, hingga akhirnya Qin Lang membayar tagihannya, dan dia masih ada uang tunai, barulah pelayan tidak bicara lagi dan menyiapkan makanan Qin Lang.
Zhong Yu, kapan aku bisa membawa kamu makan di sini untuk membayar kesalahan beberapa hari ini padamu?
Makanan disajikan satu per satu di meja.
"Ambilkan aku dua set peralatan makanan." Qin Lang berkata kepada pelayan.
"Ternyata kamu ada temannya." Pelayan tertawa, dia berkata dalam hati jika makanan ini tetap kebanyakan jika dimakan dua orang, kemudian dia segera membawakan dua set peralatan makan untuk Qin Lang.
Qin Lang melihat tempat duduk yang kosong di depannya dengan sedih.
"Zhong Yu."
Qin Lang mengambilkan sepotong lobster dan meletakkan di piring yang ada di depannya, "Kamu coba makan, bagaimana rasa lobster ini, aku ingat jika sebelumnya kamu mengatakan bahwa kamu suka makan udang."
Qin Lang mengambil anggur merah dan menuangkan di gelas, "Ini adalah anggur merah di restoran Perancis dan paling terkenal di dunia ini, kamu coba cicipi."
Pelayan menjadi bengong dan matanya melotot sambil melihat Qin Lang dengan tidak percaya, dia menggosok matanya sambil melihat di depan Qin Lang dengan serius, tidak ada orang?
Dia mencoba mengingatkan Qin Lang tapi Qin Lang seperti tidak mendengarnya dan tetap bicara seorang diri, seolah-olah di depannya benar-benar ada orang.
Punggung pelayan menjadi dingin, matanya terlihat takut menatap Qin Lang. Pria ini dirasuki? Yang duduk di depannya adalah hantu dan dia tidak bisa melihatnya, tapi Qin Lang bisa melihatnya, bahkan dia juga tidak bisa mendengarkan aku bicara.
Mana ada hantu, Qin Lang hanya menipu dirinya sendiri.
"Pria ini benar-benar memakai seluruh perasaannya."
"Tidak tahu gadis yang duduk di depannya sudah pergi atau sudah mati."
"Sungguh kasihan."
Pelanggan di sekitarnya lebih peka dan bisa melihat jika Qin Lang sedang memikirkan wanita yang dia cintai.
"Gila, sobat kamu lihat, di sana ada orang bodoh dan sedang bicara sendiri!" Pada saat ini terdengar suara sumbang tidak jauh darinya.
Bersambung.....
__ADS_1