KAYA DALAM SEMALAM

KAYA DALAM SEMALAM
BAB 52


__ADS_3

Bab 52 Kepala Keluarga Keluarga Qin


"Untung kamu masih mengenaliku." Qin Lang menepuk bahu Qin Tian.



"Kakak! Ini benar-benar kamu?" Qin Tian melepaskan kacamata hitamnya, lalu langsung menggendong Qin Lang, berteriak dengan bahagia, beberapa saat kemudian barulah dia menurunkan Qin Lang.



"Aku… sepertinya baru saja aku mendengar… Tuan muda kedelapan memanggil… manusia tengik itu kakak, apa kalian juga mendengarnya?" Seorang wanita cantik berkata dengan gagap, lalu dia menoleh untuk melirik ke yang lainnya, raut wajah yang lain tak kalah tercengang.



Tadinya mereka sudah bersemangat untuk menyaksikan pertunjukan yang akan menimpa Qin Lang, namun sayangnya seketika dunia berputar, mereka merasa sangat gelisah lantaran manusia tengik itu adalah kakak tertua dari Tuan muda kedelapan. Mereka benar-benar tidak berani mengingat apa yang sudah mereka lakukan padanya, mereka hanya bisa menunduk dan gemetaran.



"Oh ya, kak, tadi kamu mengintip kekasihku dan juga menyentuh payudara Tian Fei, ternyata kamu memiliki hobi seperti ini ya, haha… apa kamu suka padanya? Kuberitahu kamu, dia sangat mahir dalam aksinya, jika kamu suka, aku sebagai adik akan memberikannya padamu, atau kalau kamu mau, kita bisa main bersama." Ucap Qin Tian sambil tersenyum.



"Enyah!" Qin Lang tersenyum tak berdaya. Dari kecil Qin Tian memang sangat menyenangkan, tapi tak disangka beberapa tahun tak bertemu, dia sangat terbuka mengenai persoalan tentang wanita.



Sambil berbicara mereka berdua berjalan ke hadapan Tian Fei.



"Maaf, Tuan muda besar, aku salah sudah memakimu." Ujar Tian Fei ketakutan sambil menunduk.



"Maaf, Tuan muda besar."



"Kami bersalah."



"I'm sorry."



Para wanita yang lain berbondong-bondong meminta maaf kepada Qin Lang.



Pada saat ini, Qin Tian yang sedang berbahagia ini baru teringat akan perkataan buruk dari para wanita ini tentang kakaknya. Dia pun menunjuk para wanita itu dan berkata dengan keras, "Dasar kalian semua buta, barusan kalian masih mengatakan kakakku mengintip kalian, menyentuh kalian. Apakah kakakku orang seperti itu..."



Melihat adiknya yang begitu membelanya, hati Qin Lang merasa sangat nyaman.



"... Sekalipun kakakku memang tidak bisa menahan dirinya untuk menyentuh kalian, bahkan kalau sampai dia menaiki kalian, kalian harusnya memikirkan bagaimana untuk melayaninya dengan baik, bukan seperti ini..."



Qin Lang bergegas menghentikan adiknya, apa yang sudah dikatakan Qin Tian? Sekalipun aku tidak bisa menahan? Menyukai wanita cantik itu memang sebuah naluri alami dari seorang pria, jika seandainya dia memang kecanduan untuk melihat hal seperti itu, dia masih mampu untuk menahan kemauannya.



 Para wanita mulai ketakutan setengah mati ketika melihat Qin Tian meluapkan amarahnya, mereka segera berlutut di hamparan pasir pantai, dari sudut pandang Qin Lang, dia bisa melihat lusinan 'belahan' sedang gemetaran hebat di depan matanya dan dia tidak bisa menahan dirinya untuk berdeham.



"Tuan muda besar, Tuan muda kedelapan, kami bersalah, kami mohon Anda memaafkan kami untuk kali ini..."



Lusinan gumpalan daging yang begitu besar sedang bergetar di depan mata, membuat Qin Lang harus mengusap-usap matanya.



"Kakak, bagaimana kalau meminta mereka untuk berlari satu kali putaran mengelilingi pulau kecil ini? Biarkan mereka kelelahan." Kata Qin Tian memberikan pendapat kepada Qin Lang.



"Jangan, mereka semua adalah kekasihmu, cara ini terlalu kasar." Qin Lang memandang sekelompok wanita ini, lalu berkata dengan senyum datar, "Para wanita ini tumbuh dengan baik."



Masih tetap Tuan muda besar yang baik, dia tahu bagaimana untuk berbelas kasih. Dia mengatakan bahwa kami tumbuh dengan baik, bukankah ini berarti dia sedang memuji postur tubuh kami? Huh, bagaimanapun juga Tuan muda besar ini adalah seorang pria, pikiran apa lagi yang terlintas dibenaknya jika sudah melihat para wanita seksi seperti kami?



Memikirkan hal ini, semua wanita cantik ini mulai menonjolkan payudara mereka.

__ADS_1



"Kalian semua pasti tidak asing dengan produk yang ada di atas ranjang, bukan?" Qin Lang melontarkan sebuah pertanyaan kepada para wanita.



"Produk ranjang?" Tuan muda besar sungguh nakal, dia merasa malu untuk berterus terang dengan kami dan hanya berani melontarkan 'produk ranjang', dia memberikan kami isyarat, bukankah yang dimaksud itu adalah olahraga di atas ranjang, eh tidak! Tidak mungkin semudah itu, jelas-jelas dia menekankan kata 'produk' itu, atau jangan-jangan yang dimaksud Tuan muda besar itu adalah cambuk, lilin...



Ah, Tuan muda besar memang tahu cara bermain!



"Tuan muda besar, aku mengerti, seprai, selimut, aku bisa semuanya."



"Aku juga bisa, aku sudah pernah tidur dengan berbagai jenis ranjang dan tidak ada yang bisa mengalahkanku."



"Aku paling mahir dalam menghangatkan, aku jamin 37 derajat dengan tepat."



Saat mereka berkata, mereka bahkan dengan sengaja menggigit bibirnya dan bermain mata dengan Qin Lang. jika mereka bisa tidur seranjang dengan Tuan muda besar, maka mereka akan merasa nyaman dalam seumur hidupnya.



"Bagus!" Qin Lang mengangguk dengan puas, lalu melihat ke arah Qin Tian, "Apa kamu masih ingat ada berapa kamar di area yang secara khusus kita dedikasikan untuk para pekerja di pulau ini?"



"Tentu, total pekerja yang ada di pulau ini ada 1000 lebih dan mereka memiliki tempat tinggal khusus dan mereka semua adalah pekerja lama, oleh karena itu anak mereka juga tinggal di sana..."



"Ehm." Qin Lang mengangguk, lalu memandang ke arah para wanita cantik, "Kalian semua pergi ke sana, lalu lepaskan semua seprainya dan selimut, kemudian cuci dengan tangan, diperkirakan di sana ada tujuh… tidak sampai delapan puluh anak-anak yang masih berumur 2 tahun, ibunya tidak sempat untuk memberikan susu, karena kalian semua 'kelebihan nutrisi', maka tolong menyusui mereka."



Apa? Para wanita cantik itu sangat terkejut, bukan meminta kami untuk menemani Anda, tapi malah meminta kami untuk mencuci seprai para pekerja dan masih harus… menyusui anak? Tanpa sadar mereka menunduk ke arah payudara mereka yang montok, mereka merasa sangat tertekan, diakui memang kalau payudara mereka sangat besar, tapi ini tidak digunakan untuk menyusui anak? Apakah Anda sungguh tidak tertarik dengan payudara yang begitu montok ini? Meksipun tidak tertarik, bukankah terlalu disia-siakan jika ini digunakan untuk menyusui anak?



"Kenapa, apa kalian keberatan dengan perkataan kakakku?" Tanya Qin Tian kepada para wanita cantik tersebut.




"Hebat!" Qin Tian mengacungkan ibu jari kepada Qin Lang, "Cara seperti ini hanya bisa terpikirkan oleh kakak, bagus juga untuk meminta mereka bekerja sedikit."



"Hebat apanya! Oh iya, apa pihak keluarga tidak memintamu untuk masuk dalam 'Uji pelatihan kemiskinan?" Sejak 7 tahun lalu Qin Lang menerima ujian tersebut dan dia tidak mendapatkan kabar dari keluarga.



"Tidak, aku juga tidak ingin menjadi kepala keluarga, kelak jika kakak telah menjadi kepala keluarga, kakak harus menjagaku dengan baik…" ucap Qin Tian sambil tersenyum tanpa merasa sungkan.



Qin Lang menghelakan napas dalam hatinya, adiknya yang satu ini masih tidak berubah, hanya tahu bermain dan tidak memikirkan apa pun.



"Kakak, aku dengar dari Paman Gang bahwa kamu membawa kekasihmu ke sini, bawa aku untuk bertemu dengan kakak ipar." Ucap Qin Tian sambil menarik tangannya.



"Boleh juga..." Baru saja Qin Lang hendak mengajak Qin Tian untuk bertemu dengan Zhong Yu, tapi tiba-tiba Qin Gang berlari mendekat, "Tuan muda besar, Tuan muda kedelapan, kepala keluarga telah tiba, saat ini sedang berada di Gedung Qingfeng dan beliau sedang menunggu untuk bertemu dengan Anda, Tuan muda besar."



"Kakek datang." Hati Qin Lang sedikit bersemangat, lalu dia melirik ke arah Qin Tian, "Ayo,kita temui kakek bersama."



"Kakak saja, orang yang ingin ditemui kakek itu kakak, terlebih lagi selama ini aku selalu berada di rumah dan sudah sering bertemu dengannya." Kata Qin Tian sambil tersenyum.



"Baiklah, kakak iparmu ada di bangsal nomor 304, kamu pergi jenguk dia saja." Selesai berkata, Qin Lang mengikuti Qin Gang berjalan ke Gedung Qingfeng.



Gedung Qingfeng adalah sebuah gedung dengan gaya klasik yang terletak di atas bukit kecil di pulau ini. Pada saat ini, di atas Gedung Qingfeng, angin sepoi-sepoi berhembus, di sana terdapat seorang pria tua yang masih terlihat energik sedang duduk di samping meja kayu panjang. Dia adalah kepala keluarga dari Keluarga Qin, Qin Boxiong, di belakangnya berdiri seorang pria yang berusia 30an tahun dengan pakaian kasual, postur tubuhnya terlihat sangat proporsional, seperti seorang atlet.


__ADS_1


Sedangkan di hadapan Qin Boxiong, terdapat seorang pria yang sedang berlutut.



Dia adalah orang yang waktu ini memberikan perjamuan di Hotel Jinmao kepada Qin Lang, Kong Lingxian.



Pada hari biasa Kong Lingxian selalu tertawa dengan ceria dan disegani oleh orang, tapi pada saat ini, Kong Lingxiang sedang gemetaran, bulir keringat mulai membasahi keningnya, apa masih bisa melihat sosoknya yang biasa terlihat?



"Tuan muda besar terluka di wilayah Hua Dong dan hampir saja membahayakan nyawa, para bawahan tidak bisa melindungi dengan baik, saya mohon Tuan memberikan ampun..." Kata Kong Lingxian yang sedang berlutut dengan gelisah.



Bagian militer dari Keluarga Qin adalah berdiri kokoh dengan sendiri, oleh karena itu, meskipun Kong Lingxian adalah penanggung jawab atas wilayah Hua Dong, tapi dia juga tidak memiliki hak untuk mengontrol bagian militer, bahkan mengenai tren terbaru dari bagian militer, Kong Lingxian juga tidak bisa mengontrolnya dengan tepat waktu.



Kong Lingxian baru mengetahui berita ini saat Qin Lang telah dibawa ke Pulau Bai Hua oleh tim ketiga.



Karena alasan ini, banyak orang dari Keluarga Qin yang mendakwa Kong Lingxian. Dan kedatangan Qin Boxiong ke pulau ini untuk menjenguk Qin Lang, juga sekaligus untuk mengurusi masalah yang menyangkut Kong Lingxian.



"Lingxian, sebenarnya masalah ini tidak ada hubungannya denganmu, bagaimanapun juga kamu tidak mungkin setiap saat menjaga Qin Lang, tapi hanya aku yang mengerti akan hal ini dan yang lain tidak mengerti, bahkan jika ada yang mengerti, mereka juga berpura-pura untuk tidak mengerti..." Tiba-tiba Qin Boxiong merasa dirinya terlalu banyak berkata, lalu terdiam.



Hanya seorang kepala rumah Keluarga Qin, Qin Boxiong yang tahu betapa sulitnya untuk mengontrol keluarga besar. Berbagai kelompok dalam satu keluarga ini saling mengeluarkan kekuatan untuk menyeimbangkan, begitu terdapat 'kesalahan' besar seperti yang dilakukan Kong Lingxian, maka orang yang bukan sekutunya pun akan ikut menjeratnya dengan erat.



Meskipun dia tahu bahwa ini bukan kesalahan Kong Lingxian, tapi demi menjaga keseimbangan, dia hanya bisa menyalahkan mana yang dianggap salah.



"Karena Tuan muda besar hampir saja mengalami kecelakaan, maka harus ada satu orang yang keluar untuk menanggungnya. Dan mulai hari ini, kamu akan dibebas tugaskan dari posisimu sebagai penanggung jawab wilayah Hua Dong. Kelak kamu juga tidak perlu lagi bekerja untuk Keluarga Qin." Qin Boxiong juga sangat sakit hati, dia sangat menyukai Kong Lingxian, hanya saja karena pendapat yang ada di dalam keluarga besar, maka dia harus memberikan sebuah hukuman seperti ini.



"Ah..." Kong Lingxian benar-benar tercengang saat Qin Boxiong melontarkan hukumannya, dia tidak menyangka hukumannya akan seberat ini. Dia telah mengabdi kepada Keluarga Qin dalam kurun waktu yang tidak sebentar, 30 tahun lamanya. Keluarga Qin adalah masa muda dan juga pekerjaannya dan sekarang lenyap begitu saja, itu sama saja telah membunuh separuh jiwanya.



"Tuan, bawahan memohon agar Anda memberikan hukuman yang lain. Memintaku untuk meninggalkan Keluarga Qin, itu lebih menyiksaku daripada membunuhku..." Kong Lingxian bersujud dengan panik.



"Sebuah takdir yang telah ditetapkan, siapa yang bisa mengubahnya?" kata Qin Boxiong berkata dengan kecewa.



"Tuan, saya mohon..." Kong Lingxian berlutut dengan semangat ke hadapan Qin Boxiong.



Dan pada saat ini, pria yang berdiri di belakang Qin Boxiong pun maju dan mengeluarkan sebuah tendangan ke arah bahu Kong Lingxian, seketika membuat Kong Lingxian menjerit, tubuhnya terlempar ke dinding, lalu pria itu kembali berdiri di belakang Qin Boxiong, seolah-olah dia tidak melakukan apa pun.



Kong Lingxian merasakan rasa sakit di tubuhnya, namun tetap lebih sakit hatinya. Dia tahu bahwa dia tidak bisa lagi mengubah apa pun, dengan bersusah payah dia bangkit, lalu mengangguk kepada Qin Boxiong, lalu melangkah pergi dengan perasaan putus asa.



Pada saat ini, Qin Lang berjalan pelan dengan tongkat kruknya ke Gedung Qingfeng dan ketika dia melihat Kong Lingxian, dia tampak sedikit terkejut, "Tuan Kong?"



Lalu perlahan dia melirik ke arah wajah Qin Boxiong, dia langsung tahu apa yang sedang terjadi, ini semua pasti karena dirinya sendiri dan kakek telah menghukum Kong Lingxian.



Qin Lang menggerakan tongkat kruknya ke hadapan Qin Boxiong.



"Qin Lang." Melihat Qin Lang yang sudah 7 tahun tidak pernah bertemu, hati Qin Boxiong sangat risau, dia berdiri dan memperhatikan cucunya dengan saksama.



"Kakek, tolong tarik kembali hukuman Anda kepada Tuan Kong..." Qin Lang berlutut kepada Qin Boxiong.



"Oh..." Qin Boxiong cukup terkesan dengan Qin Lang, kakek dan cucu ini tidak bertemu selama 7 tahun lamanya dan pada saat pertemuannya, dia malah memohon padanya, "Kamu tidak bertanya padaku hukuman apa yang sudah aku berikan padanya?"


__ADS_1


"Terlepas dari apa pun itu, sekalipun dia hanya didenda 100 yuan, aku juga memohon agar kakek menariknya, karena masalah ini sama sekali bukan salah Tuan Kong." Qin Lang ingin melindungi Kong Lingxian.


Bersambung...


__ADS_2