KAYA DALAM SEMALAM

KAYA DALAM SEMALAM
BAB 47


__ADS_3

Bab 47 Zhong Yu Meninggal


"Tidak sombong lagi sekarang?" Qin Lang melihat Xu Gao seperti pemilik yang melihat anjingnya, "Baiklah, Tuan Shen seharusnya sudah memberitahumu apa yang harus kamu lakukan, bukan? Mulailah sekarang."


"Baik..."Bibir Xu Gao hampir berdarah digigit, dia menegakkan badannya, menghela napas panjang dan memberi hormat kepada Qin Lang, lalu bersujud, "Kakek, cucu sudah salah."


Dia bersujud sekali lagi, "Kakek, cucu sudah salah."


"Kakek, cucu sudah salah."


...


Pada saat ini orang-orang di sekitar tidak menertawakan Xu Gao, hati mereka dipenuhi kebingungan dan kagum serta takut menatap Qin Lang. Pria tampan ini kuat sekali, siapa dia sebenarnya dia, bahkan Bos Shen yang merupakan orang besar juga tunduk padanya?


Qin Lang tersenyum melihat kepala Xu Gao yang sudah berdarah karena bersujud, lalu melihat lantai kotor di sekitarnya, dia merasa simpati ketika memikirkan Xu Gao harus menjilat tempat ini sampai bersih nanti.


Salahkan dirinya sendiri.


Qin Lang tidak punya waktu melihat Xu Gao membersihkan tempat ini, dia berbalik ke arah dapur, Zhong Yu sudah selesai mengganti pakaiannya, dia menarik tangan Zhong Yu untuk segera meninggalkan restoran ini.


Hati Qin Lang merasa senang karena sudah menemukan Zhong Yu, mereka berdua berbicara sambil tertawa, seperti kembali ke waktu bahagia sebelumnya.


Qin Lang menarik tangan Zhong Yu berjalan santai di jalan Kota Jinling, hatinya merasa sedih ketika dia melihat Zhong Yu yang selama beberapa hari ini bertambah kurus.


"Zhong Yu, aku tidak akan membuatmu menderita lagi." Qin Lang berkata dengan serius sambil meletakkan tangan Zhong Yu ke mulutnya dan menciumnya dengan lembut.


"Baik." Zhong Yu menanggapinya dengan lembut,hatinya semanis permen hanya saja perut Zhong Yu tidak memberinya muka, perut kecil itu mengeluarkan suara sehingga membuat Qin Lang merasa lucu sekali.


"Perutmu ini benar-benar pintar memilih waktu, Zhong Yu, ini sangat yang begitu romantis tapi kamu tidak bisa menahannya..."


Zhong Yu memelototi Qin Lang sambil tersenyum dingin dan memukul dada Qin Lang, "Kamu masih tertawa..." Qin Lang mengatupkan bibirnya seperti menahannya.


"Jika kamu tertawa lagi... aku tidak akan peduli padamu lagi." Zhong Yu berjalan ke depan.


"Aku hanya bercanda denganmu, ayo, kita pergi makan, di depan ada sebuah restoran Sichuan, mari kita pergi makan." Qin Lang menarik tangan Zhong Yu sambil bicara.


Zhong Yu memukul kepala Qin Lang dengan ringan, "Kamu masih ingin bayar utang atau tidak?"


"Zhong Yu, sebenarnya aku benar-benar keturunan generasi kedua yang kaya." Qin Lang berkata dengan lembut, tapi Zhong Yu melihatnya dengan tidak sabar dan tidak percaya.


Pada akhirnya, Qin Lang dan Zhong Yu kembali ke Universitas Jinling.


"Qin Lang, kita makan di tepi Danau Run Xi ya?" Zhong Yu merasa kangen melihat sekolah yang tidak dia lihat selama sepuluh hari.


"Ya, kamu duduk, tunggu aku di sini, aku pergi beli makanan dan pulang sebentar lagi." Qin Lang berkata sambil tertawa dan berlari ke restoran.


"Aku ikut denganmu..." Zhong Yu berkata tapi Qin Lang sudah berlari 60 hingga 70 meter, Zhong Yu menggelengkan kepala sambil tersenyum kecut dan duduk di atas batu besar, sambil melihat danau yang bergerak, selama beberapa hari ini, untuk pertama kalinya dia merasa sesantai ini.


"Ih, bukankah itu anjing betina Zhong Yu itu?" Ketika melihat Zhong Yu sedang bersantai, terdengar suara seorang wanita yang membuat Zhong Yu merinding. Dia berpaling dan melihat Zheng Yan bertiga menghampirinya dan Zhong Yu segera berdiri dari batu besar.


"Benar wanita ****** ini." Zheng Yan berkata kepada kedua wanita itu dan wajah mereka terlihat mencibir sambil menghampiri Zhong Yu, "Anjing betina, bukankah kamu sudah keluar dari sekolah? Kenapa masih berani datang ke sini, apakah kangen dengan kami bertiga dan ingin kami 'sayang'padamu?"


Zhong Yu tidak berani menyinggung Zheng Yan mereka bertiga.


"Hei, mau pergi kemana? Apakah sikapmu seperti ini ketika bertemu dengan teman sekamar?" Zheng Yan segera menghadang di depan Zhong Yu, sejak beberapa hari Zhong Yu tidak ada, kesenangan mereka di asrama berkurang setengah, dan mereka tidak mudah bertemu dengan Zhong Yu, jadi mana mungkin tidak bermain dengan baik?


"Zheng Yan, apakah menurutmu dia datang mencari bajingan Qin Lang itu?" Salah satu wanita berkata kepada Zheng Yan.

__ADS_1


Zheng Yan melirik Zhong Yu dan terlihat ada kepanikan, tatapan matanya terlihat berbisa, "Wanita j4l4ng ini ternyata datang mencari suami bajingan!"


Terakhir kali di asrama, Qin Lang mempermalukan Zheng Yan, dan Zheng Yan selalu mengingatnya di hati.


Awalnya dia ingin mencari orang untuk memukul Qin Lang dengan parah di luar sekolah, tapi setelah dia sudah menghubungi mereka, bajingan Qin Lang setiap hari berada di asrama dan tidak keluar, meskipun orang yang dipanggil sangat berani, mereka juga tidak berani datang memukul orang di asrama, jadi masalah ini terus tertunda.


Zheng Yan melirik Zhong Yu dan matanya terlihat sangat dingin, dia hari ini bisa menggunakan Zhong Yu untuk memancing Qin Lang keluar.


Zheng Yan mengeluarkan ponsel dan menelepon seseorang dan menyuruh dia segera datang ke Universitas Jinling.


"Wanita ******, apakah kamu tahu si miskin yang kamu goda datang memukulku di asrama, aku Zheng Yan sebesar ini tidak ada yang berani berkata keras kepadaku apalagi ditindas, dia bahkan berani memukulku..." Zheng Yan menarik rambut Zhong Yu, "Hari itu dia menarikku, bukankah si miskin itu sangat sayang padamu, aku ingin lihat ketika dia melihatmu nanti, bagaimana perasaannya!"


"Plak..." Zheng Yan menampar wajah Zhong Yu, dia melihat Zhong Yu mengelak dan Zheng Yan merasa sangat senang.


"Qin Lang..." Zhong Yu berteriak keras.


"Hei, anjing betina memanggil anjing jantan." Zheng Yan tersenyum sambil menarik rambut Zhong Yu, "Sini, kamu teriak dengan kencang sedikit, aku akan melepaskanmu jika tenggorokanmu robek karena teriak! Apakah kamu pikir aku takut dengan bajingan itu? Aku katakan padamu, hari ini, aku ingin memukulnya di depan semua orang yang ada di sekolah!"


Zheng Yan menampar wajah Zhong Yu beberapa kali lagi.


Zheng Yan menyuruh kedua wanita lainnya menahan Zhong Yu sehingga dia bisa memukul Zhong Yu dengan puas.


Pergerakan di sini segera menarik perhatian beberapa teman yang ada di sekitarnya.


Zheng Yan sangat terkenal di sekolah, semua orang tahu jika dia anggota mafia dan tidak berani ikut campur.


"Anjing betina busuk, si miskin yang kamu cari memukulku, maka aku akan memukulmu! Bawa dia ke sini!" Zheng Yan menyuruh kedua wanita itu menarik Zhong Yu ke samping danau mendekat ke tangga danau dan menyuruh kedua wanita itu menekan Zhong Yu ke dalam air danau.


"Bau di badan anjing betina terlalu busuk, aku bantu kamu mencucinya." Zheng Yan memberikan isyarat kepada kedua wanita itu lalu kedua wanita melihat Zhong Yu dengan dingin, mereka berdua mengeluarkan tenaga sambil mencekik leher Zhong Yu dan menekan kepalanya dengan kuat ke dalam air.


Setelah 10 detik, mereka menarik Zhong Yu ke atas, Zhong Yu masih belum sempat bernapas dan Zheng Yan segera menamparnya.


Seperti tadi lagi, Zhong Yu keluar sebentar dari air dan Zheng Yan menamparnya dengan keras lagi.


Air danau yang dingin, tamparan yang pedas membuat wajah Zhong Yu merasa sakit, telinganya, hidungnya, lehernya dan seluruh badannya basah, pada saat ini Zhong Yu terlihat mengenaskan.


Teman-teman di sekitarnya tidak sanggup melihatnya, tapi tidak ada yang berani maju untuk menghentikannya.


Zhong Yu yang kasihan sekali lagi dicelupkan ke dalam air.


10 detik.


20 detik.


30 detik.


"Jangan bergerak!" Kedua wanita hendak menarik Zhong Yu ke atas tapi Zheng Yan menghentikannya.


40 detik.


50 detik.


60 detik.


"Gruk, gruk..." Ada gelembung dari dalam air, tangan Zhong Yu sedang memukul air sehingga membuat banyak gelombang.


"Lanjutkan!" Melihat kepala Zhong Yu yang dicelupkan di dalam air, mata Zheng Yan semakin bersinar, dia merasa bahagia sewaktu menindas Zhong Yu.

__ADS_1


Satu menit 10 detik.


Satu menit 20 detik.


Zhong Yu tidak memukul air lagi tapi mendorong kedua wanita itu, tenaganya sangat menyedihkan.


"Zheng Yan, lepaskan dia, jangan buat masalah." Terdengar suara salah satu wanita yang khawatir.


"Tekan, terus menekannya! Kalian tenang sja, aku akan menanggungnya jika ada masalah!" Zheng Yan pada saat ini merasa sangat senang.


Pada saat ini, tangan Zhong Yu tidak bergerak lagi.


"Gawat, orang ini mati disiksa..."


"Apakah kita menjadi pembunuh?"


"Orang normal bisa bertahan dua sampai tiga menit, wanita ini tidak akan mati, jika dia mati hanya bisa salahkan kapasitas paru-parunya sendiri yang terlalu kecil..."


Ketika para penonton sedang membahasnya, terdengar suara teriakan yang memekakkan telinga dari jauh.


"Lepaskan!"


Qin Lang melempar nasi paella di tangannya dan segera bergegas ke arah danau seperti orang gila, dia menabrak beberapa orang dan langsung masuk ke air.


Kedua tangannya langsung memukul jatuh kedua wanita itu dan menyelamatkan Zhong Yu dari dalam air.


"Zhong Yu, bagaiman keadaanmu, cepat jawab aku..." Qin Lang melihat Zhong Yu dan berkata dengan panik, wajah Zhong Yu yang basah tidak terlihat tanda-tanda kehidupan, lehernya bergoyang seiring guncangan Qin Lang, seolah-olah seperti... sudah mati.


"Zhong Yu!" Qin Lang menyentuh hidung Zhong Yu, dia sangat terkejut dan jantungnya hendak copot.


Dia tidak bisa merasakan napas sedikitpun.


Setelah Qin Lang melamun untuk beberapa saat, dia segera menggendong Zhong Yu berbaring di rumput.


Dia membaringkan Zhong Yu di tanah dan memberikan napas buatan buat Zhong Yu.


Dia bernapas dan memberikan napas dalam-dalam ke mulut Zhong Yu sambil menekan dada Zhong Yu.


Zhong Yu, kamu tidak bisa meninggalkanku, kamu masih belum makan nasi paella yang aku beli, aku ingin menemanimu melihat matahari terbenam di danau Run Xi. Aku masih belum membawamu bertemu keluargaku, aku masih belum membawamu makan di Restoran Sofitel Galaxy...


Satu napas.


Satu hembusan.


...


Wajah Qin Lang memerah, keringatnya jatuh dan otot birunya terlihat.


Dia sudah melakukannya selama belasan menit tapi Zhong Yu yang malang masih belum bernapas, dia hanya berbaring diam di rerumputan.


Alam bawah sadar Qin Lang seperti merasakan sesuatu, sudut matanya mengalir air mata yang panas tapi dia terus mengulangi tindakan itu, jika Zhong Yu tidak bangun maka dia akan terus melakukan ini sampai dirinya ikut mati.


"Kamu orang bodoh, anjing betina sudah mati, kamu masih bengong?" Pada saat ini terdengar suara tawa Zheng Yan yang bangga dari sisi Qin Lang, sebenarnya dia tidak ingin membunuh Zhong Yu tapi sekarang dia sudah mati, jadi dia juga tidak bisa apa-apa. Untung saja Zhong Yu hanya anjing betina dari keluarga biasa, berdasarkan kekuatan keluarganya, dia hanya perlu memberikan sedikit uang ganti rugi dan tidak perlu di penjara, membunuh orang hanyalah masalah kecil.


Gerakan Qin Lang berhenti, otaknya sepertinya sudah mengerti, dia melihat wajah Zhong Yu, wajahnya sediam laut sedalam 10. 000 meter dalamnya. Dia meletakkan Zhong Yu ke bawah, berdiri dan berbalik ke arah Zheng Yan lalu berjalan selangkah demi selangkah ke arahnya.


"Kamu mau melakukan apa." Zheng Yan melihat tatapan mata Qin Lang, tidak ada cahaya sama sekali dan terlihat seperti orang mati, dia ketakutan sambil mundur, "Jangan ke sini, aku peringatkan kamu, kamu akan menyesal jika menyentuhku!"

__ADS_1


Qin Lang tetap berjalan selangkah demi selangkah ke arah Zheng Yan, seperti hantu yang mematikan.


Tidak ada yang melihat, jari Zhong Yu yang berbaring di tanah bergerak dengan pelan.


__ADS_2