KAYA DALAM SEMALAM

KAYA DALAM SEMALAM
BAB 68


__ADS_3

Bab 68 Kenapa Tidak Gratis


Saat ini, Liu Hong sudah sampai ke meja resepsionis.



"Nona, tolong aturkan tempat duduk untuk kita, aku dan temanku sudah menunggu beberapa menit." Nada bicara Liu Hong terdengar seperti sedang bersungguh-sungguh melakukan permintaan.



"Mohon maaf, tolong Anda antri lebih dulu, tunggu sampai giliran Anda, setelah itu kita akan mengaturkan tempat duduk untuk Anda." Kata nona tersebut.



"Apa? Aku memerlukan tempat duduk sekarang, kamu tidak mengenalku ya, aku beritahu kamu, aku adalah orang yang tidak mampu kamu singgung, kalau kamu tidak cepat mengaturkan tempat duduk untukku, aku bisa menjamin, kamu akan kehilangan pekerjaanmu." Omel Liu Hong, dia merasa seorang resepsionis berani menolak permintaannya sendiri itu sudah terlalu memandang dirinya rendah.



"Tamu yang terhormat, tolong Anda ikuti aturan yang ada di restoran kita." Nona itu masih bisa berkata sambil mempertahankan senyumannya: "Kita sekarang memang tidak ada tempat duduk lagi, kalau Anda ingin makan di sini antre lebih dulu, nanti sudah sampai giliran Anda, kita akan mengaturkan tempat duduk untuk Anda."



"Panggil manajer kalian keluar, aku lihat apakah dia akan memberikan tempat duduk untuk kita tahu tidak." Liu Hong berpikir di dalam hati, nona resepsionis ini pasti tidak melihat kejadian hari itu, dirinya terus berdebat juga percuma.



"Mohon maaf, tolong Anda maafkan saya, manajer kita sedang sibuk ada urusan, ada masalah apa, Anda katakan saja kepada saya." Wanita paruh baya sudah jelas sengaja mencari masalah, kalau bisa dirinya saja yang menghentikan dia, manajer mana ada waktu untuk meladeni dia?



"Hei, kamu wanita muda sungguh tidak mengerti apa-apa." Liu Hong sungguh kesal, dia tidak mengerti akan wanita muda ini, dia menatap sang resepsionis dengan kesal, di dalam hati terus bertanya-tanya.



"Kamu juga sudah lihat, temanku datang makan di sini, kalau makan siang ini kacau, keluarga kita akan kehilangan satu sampai dua juta Yuan." Liu Hong berpura-pura kalah dan sengaja memperlihatkan makan siang ini begitu penting untuk menekan sang resepsionis: "Kamu lihat sekarang bisa tidak mengaturkan tempat untukku, nanti kalau sudah selesai membicarakan bisnis, aku akan memberikanmu uang seribu Yuan."



"Anda juga sudah lihat, sekarang semua tempat duduk sudah diisi orang lain, hanya ada ruangan saja, tapi terlalu mahal, minimal lima puluh ribu Yuan, khawatir Anda juga tidak bisa memesannya, jadi saya sungguh tidak bisa apa-apa." Kata nona resepsionis itu kebingungan.



"Ruangannya kosong ya, kamu katakan sedari tadi, membuatku terus berbicara, berikan ruangan itu untukku." Kata Liu Hong dengan bangga. Terakhir kali mereka makan di ruangan itu dan gratis, karena bisa makan makanan gratis di ruangan mewah, kenapa tidak makan?



"Anda sungguh ingin makan di ruangan mewah?" Tanya nona itu dengan terkejut, alasan kenapa ruang mewah sekarang masih kosong adalah karena minimal pembeliannya yang terlalu tinggi, dan dia melihat Liu Hong, tidak peduli pakaian, riasan wajah, atau pun tata kramanya, dia tidak terlihat seperti orang yang mampu membayar biaya di ruang mewah.



"Omong kosong apa, bukannya tidak pernah makan di ruang mewah, kamu masih merasa kita tidak akan membayar atau bagaimana?" Kata Liu Hong dengan tidak senang.



Mendengar perkataannya yang begitu percaya diri, nona itu pun tidak berani berbicara lagi dan segera meminta seseorang untuk membawa Liu Hong ke ruang mewah.



"Liu Hong, ruang mewah minimal pembeliannya lima puluh ribu Yuan, sungguh tidak apa-apa?" Bisik Jiang Li kepada Liu Hong, walaupun Liu Hong memesan ruangan ini, tapi Jiang Li di dalam hati merasa tidak tenang.



"Kakak Li, kamu tenang saja, aku yang akan traktir makan kali ini, kamu hari ini bebas makan apa saja, tidak perlu mencemaskan hal lain juga." Kata Liu Hong sambil tersenyum.



Pelayan membawa mereka masuk ke ruang mewah, dekorasi yang mewah di dalam ruang mewah itu membuat Jiang Li terkejut. Saat melihat ekspresi Jiang Li, Liu Hong pun menjadi semakin senang.



"Minggu lalu kita makan di sini, ikuti pesanan berdasarkan waktu itu saja." Kata Liu Hong kepada pelayannya.



"Ha? Kali ini Anda hanya berempat, memesan terlalu banyak nanti tidak habis." Kata pelayan itu mengingatkan.



"Pesan kepadamu seperti itu, kamu hidangkan saja, kalau tidak habis ya sisakan, kamu tidak perlu mencemaskan itu." Marah Liu Hong, pelayan itu pun langsung keluar, hati Liu Hong merasa sangat senang, makanan yang dihidangkan waktu itu semuanya adalah makanan paling top di restoran ini, hanyanya juga yang paling mahal, hari ini mereka bisa untung banyak lagi.



"Kamu sungguh berani, di sini aku tidak berani memesan seperti itu." Kata Jiang Li, melihat Liu Hong begitu percaya diri sedari awal, dia menjadi yakin Liu Hong memang pernah makan di ruang mewah, Jiang Li pun menjadi lebih tenang.


__ADS_1


"Hei, lihat Anda bicara apa, Anda tidak pernah makan di sini, nanti Anda sudah datang beberapa kali juga sudah tahu bahwa orang lain juga seperti itu." Kata Liu Hong dengan "rendah diri", tapi hatinya sudah terbang setinggi mungkin.



Dengan cepat, satu per satu makanannya dihidangkan.



"Cepat makan, Kakak Li, makanan barat di sini paling asli di Jinling, stik dan tiramnya sangat enak." Liu Hong berkata dengan tampang sangat mengerti, sebenarnya dia mana mengerti makanan barat ini enak atau tidak?



Mereka pun menggunakan pisau dan garpu dengan aneh, membutuhkan waktu lama untuk memotong daging, tapi Jiang Li bisa menggunakannya dengan mahir, sedangkan Liu Hong terus memperkenalkan kepada Jiang Li bagaimana cara memakannya, betapa ironis semua itu.



Saat ini, pintu ruangan itu pun terbuka, seorang pria muda masuk sambil tersenyum, ternyata Manajer Zhou. Mereka yang bisa memesan ruang mewah adalah tamu terhormat, jadi, setiap ada tamu yang makan di ruang mewah, dia pasti akan datang bersulang dengan mereka.



"Para tamu yang terhormat..." Saat melihat beberapa ibu-ibu itu ternyata Liu Hong, Manajer Zhou pun terkejut. Kenapa bisa mereka? Manajer Zhou pun menjadi kesal.



Dan Liu Hong dan yang lain, saat melihat Manajer Zhou pun langsung senang, menunjukkan senyuman di wajah mereka.



"Tamu terhormat haus tidak? Bersulang denganku, kalau perlu apa segera beritahu saja ya." Manajer Zhou bersulang dengan mereka, hanya berpikir selesai bersulang, ingin langsung pergi. Melihat beberapa ibu-ibu ini, dirinya merasa sangat jijik.



"Manajer Zhou pelan-pelan, minuman ini terlalu murah, karena kamu ingin bersulang dengan kita, harus mengeluarkan minuman yang lebih berkelas, seperti Louis XIV waktu itu." Liu Hong menatap Manajer Zhou, seorang wanita lima puluh tahun lebih, dengan tubuh yang sudah tidak proporsional, dengan tatapan ingin menggoda, hal itu bisa dideskripsikan dengan dua kata--mata pedas.



"Baiklah, aku sekarang akan pergi mengambilnya." Setelah Manajer Zhou selesai berbicara dengan sopan, dia pun keluar dari ruangan itu, di dalam satu detik, baginya itu adalah penyiksaan spiritual.



"Manajer Zhou ini sangat tampan." Kata Jiang Li.



"Kakak Li, kamu juga menyukai dia ya, asalkan kamu suka, aku bisa meminta dia menemanimu selam dua hari." Kata Liu Hong dengan senyum misterius, sambil mengangkat alisnya kepada Jiang Li.




"Anda masih tidak percaya, nanti saya perlihatkan kepada Anda, dia menuruti perkataanku atau tidak." Kata Liu Hong dengan bangga: "Oh iya, Kakak Li, kalau saya benar-benar bisa membuat Manajer Zhou menemani Anda bermain selama dua hari, kerja sama kita waktu itu bagaimana?"



"Oh, bisa diatur, bisa diatur, suamiku sangat penurut denganku." Kata Jiang Li sambil tertawa.



Saat ini, Manajer Zhou membawa satu botol Louis XIV masuk, membukakannya dan menuangkan untuk semua orang.



Manajer Zhou berjalan menghampiri Liu Hong, lalu bersulang dengannya.



"Manajer Zhou, kenapa kamu minum begitu cepat? Lihat, minumannya sampai tumpah ke dadamu, kemarilah, kakak bantu bersihkan." Setelah mengatakan itu, Liu Hong menempatkan tangannya ke dada Manajer Zhou, energi menggodanya juga sangat kuat, melihat Manajer Zhou seperti kucing yang melihat ikan.



"Aku bisa sendiri." Manajer Zhou melangkah mundur, lalu membersihkannya sendiri.



"Minumannya berat sekali, aku merasa pusing." Liu Hong meraba keningnya, lalu terjatuh ke arah Manajer Zhou, dia ingin terjatuh ke pelukan Manajer Zhou, tapi Manajer Zhou langsung menghindar ke samping, Liu Hong hampir saja terjatuh membentur meja, untung saja dia masih bisa berdiri.



Reaksi anak ini sangat cepat, tidak bisa kena!



Manajer Zhou tersenyum kepada Liu Hong berpura-pura seperti tidak terjadi apa-apa, lalu minum dengan yang lain, mereka semuanya ingin menyentuh Manajer Zhou, tapi Manajer Zhou tidak membiarkan mereka melakukannya.


__ADS_1


Setelah Manajer Zhou berbicara, dia pun keluar.



"Eh... Manajer Zhou itu pemalu, tenang saja Kakak Li, dalam waktu dia hari, saya pasti akan membuat dia menemani Anda." Kata Liu Hong sambil tersenyum canggung, melihat ekspresi wajah Jiang Li yang jelek, Liu Hong juga sangat malu, dia berpikir mungkin karena hari ini Gao Yuan tidak ada di sini, jadi Manajer Zhou tidak membiarkan mereka menyentuh dia.



Jiang Li juga tidak mempermasalahkan hal itu, restoran barat ini memang lumayan, dia makan dengan senang.



Setelah selesai makan dan minum, Liu Hong menemani Jiang Li bersiap pergi, sampai ke lobi, tiba-tiba ada pelayan yang mengejar mereka.



"Mohon maaf, Anda belum bayar, tolong Anda selesaikan pembayaran terlebih dahulu." Kata pelayan itu dengan sopan di depan Liu Hong dan yang lain.



Ekspresi wajah Liu Hong langsung berubah menjadi suram, di depan Jiang Li, pelayan ini meminta dirinya bayar, apakah sengaja ingin mempermalukan dia?



"Kamu pegawai baru ya? Memangnya aku makan perlu bayar? Kembali tanyakan kepada Manajer Zhou." Liu Hong sama sekali tidak merasa perkataannya aneh.



Dia hampir mengejutkan pelayan itu saat berbicara, untuk saja saat ini, Manajer Zhou yang datang sendiri, bertanya kepada pelayannya, lalu melihat Liu Hong yang terlihat tenang dan tenang, Manajer Zhou sungguh ingin langsung menampar Liu Hong ini, seenaknya berbicara, kamu menanggap restoran kita kantin, makan tidak perlu bayar?



"Tamu yang terhormat, tolong kalian selesaikan pembayaran lebih dulu." Kata Manajer Zhou dengan ekspresi serius.



"Liu Hong, ini..." Jiang Li menatap Liu Hong, pandangannya menjadi ragu, bukankah tadi kamu berkata makan di sini tidak perlu bayar? Kenapa sekarang seperti ini?



"Tenang saja" Liu Hong menenangkan Jiang Li, juga tidak tahu rasa percaya dirinya dari mana, dia menatap Manajer Zhou: "Manajer Zhou, Anda sudah lupa, terakhir kali kita datang makan ke sini, saat itu bukankah Anda menggratiskan makanan kita?"



"Benar, tapi saat itu juga karena ada alasan, kali ini mohon maaf, tolong Anda bayar." Kata Manajer Zhou sambil menatap Liu Hong.



Dia mengingat dengan teliti, sepertinya saat makan itu, Qin Lang hanya berbincang dengan Zhong Yu dan ibunya Zhong Yu, tidak memedulikan orang lain, dengan pengalamannya yang bertahun-tahun, Manajer Zhou bisa mengambil kesimpulan bahwa Liu Hong dan yang lain tidak ada hubungan dekat dengan Qin Lang.



Kalau hari ini ibu Zhong Yu yang datang makan ke sini, Manajer Zhou pasti akan memberikan gratis, tapi Liu Hong dan yang lain hanya orang biasa, bagaimana mungkin Manajer Zhou membiarkan mereka makan gratis di ruangan mewah.



Hei, hari ini Manajer Zhou sedang aneh ya? Terakhir kali bukankah karena hubunganku dengan Gao Yuan?



"Baiklah, Manajer Zhou, tidak mengira kamu begitu tidak mengerti logika, aku sekarang akan menelepon, ada apa langsung katakan saja kepada dia." Liu Hong menatapi Manajer Zhou, mengeluarkan ponselnya, lalu menelepon.



"Kamu tunggu saja, sudah jelas ini masalah kecil, tapi kamu besar-besarkan, kamu lihat saja saat dia datang, kamu akan menjelaskan apa kepadanya." Selesai bertelepon, Liu Hong bersikap dingin di depan Manajer Zhou.



"Tenang saja Kakak Li, nanti orangnya datang,semuanya akan selesai, hanya makan di tempat mereka, kita datang itu kehormatan bagi mereka, mereka masih tidak senang, tunggu saja nanti lihat." Kata Liu Hong kepada Jiang Li.



"Bagus kalau begitu." Jiang Li melihat Liu Hong begitu yakin, hatinya pun menjadi tenang.



Manajer Zhou jadi merasa sedikit cemas, apakah dia barusan menelepon Qin Lang? Aku salah menilai? Ibu-ibu ini sungguh ada hubungan dekat dengan Qin Lang?



Hatinya pun merasa tidak tenang menunggu kedatangan orang ini, dia sudah memutuskan, kalau sungguh Qin Lang, dia akan meminta maaf, tidak peduli kalau pun malu, lebih baik seperti itu daripada menyinggung Qin Lang.



Saat ini, seorang pria muda masuk, Liu Hong pun pergi menyambutnya, dengan tampang seperti telah diperlakukan tidak adil: "Xiao Gao, akhirnya kamu datang, kalau tidak, tante pasti akan dipaksa terus..."

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2