
Bab 70 Semuanya Karena Qin Lang
Setelah mereka selesai makan, mereka mengikuti Cai Nong keluar.
Saat ini, kebetulan karyawan hotel sedang membongkar bahan makanan, mobilnya seperti mereka kenali, sama dengan yang ada di depan pintu restoran San Diego, ada bahan mahal seperti lobster, timun laut, dan pauhi, hal itu membuat Liu Hong ingin melihat lagi.
"Bahan-bahan ini datang dari mana, kelihatannya kualitasnya bagus." Tanya pemeriksa bahan kepada pengantar makanan itu.
"Lobsternya dari Kanada, timun lautnya dari Australia, dan pauhinya dari Jerman... Anda tenang saja, setiap produk ini adalah yang terbaik di dunia." Kata pengantar bahan makanan itu.
"Perlihatkan dokumen dari pengiriman bahan makanan kali ini, aku lihat kapan sampai di pelabuhan." Pengantar itu bergegas memberikan dokumen bahan makanan itu, ini adalah data resmi, mencatat secara detail mengenai setiap informasi bahan makanan yang ada
"Hei, Anda masih tidak percaya dengan kita, kita pasti memberikan kepada kalian yang terbaik di Jinling, satu jam lalu bahan ini baru diterima di pelabuhan, pasti paling segar." Kata pengantar itu sambil tersenyum.
"Iya." Pemeriksa bahan makan itu pun menganggukkan kepalanya setelah melihat daftar data bahan makanan itu, saat ini, para karyawan yang lain juga sudah memilih bahan makanan yang diperlukan: "Sisanya ini kalian kirim ke mana?"
"Kirim ke restoran barat San Diego, walaupun sisa dari pilihan kalian, tapi bahan makanan ini tetap saja kualitas tingkat tinggi, mungkin di seluruh Jinling masih kalah dibandingkan dengan hotel kalian." Pengantar itu berbicara sambil menaikkan sisa bahan makanannya ke atas mobil.
Percakapan itu dilihat oleh Liu Hong, bahan makanan di restoran barat San Diego ternyata sisa dari sini? Bukankah berarti, makanan di sini lebih tinggi kualitasnya dibandingkan dengan restoran San Diego!
Dan juga bahannya dalam waktu satu jam di pelabuhan sudah diantar ke sini, bagaimana mungkin ini?
Saat ini, Liu Hong mengingat kembali rasa makanan yang dia makan di restoran hotel barusan, rasanya, sekarang sepertinya bukan "mirip", melainkan "memang" lebih enak dibandingkan restoran San Diego.
Tiba-tiba, ada rasa sakit hati muncul di saat yang bersamaan pada Liu Hong, Feng Youlan, dan Li Na.
Harus diketahui, sekali makan di restoran San Diego butuh menghabiskan beberapa puluh ribu Yuan, siang ini mereka hingga dipermalukan.
Tidak mengira, di Zi Xuan Guest House, mereka bisa makan masakan yang menggunakan bahan lebih segar dibandingkan dengan restoran Zi Xuan Guest House secara cuma-cuma.
Mereka tinggal satu minggu di Zi Xuan Guest House, sama sekali tidak pernah makan di sana.
Kalau pun mereka makan tiga kali sehari di Zi Xuan Guest House, sama dengan makan sekali di Zi Xuan Guest House, mereka sudah membuang tujuh kali makan, berdasarkan standar harga di Zi Xuan Guest House, kurang lebih lima sampai enam puluh ribu Yuan!
Memikirkan mereka kehilangan begitu banyak uang, hati mereka seperti ditusuk-tusuk dengan pisau.
"Kalian tidak apa-apa?" Tanya Cai Nong dengan cemas. Kenapa ekspresi mereka bertiga tiba-tiba menjadi pucat?
"Urus urusanmu sendiri saja." Liu Hong melihat Cai Nong, memikirkan satu minggu ini, Cai Nong selalu makan di gedung Zhengtong, dia semakin kesal dengan Cai Nong, seperti Cai Nong sudah mengalahkan mereka.
Setelah berjalan-jalan di taman yang ada di halaman hotel, hati mereka sudah merasa lebih baik. Tapi mereka sama sekali tidak mengerti, kenapa kualitas makanan di Zi Xuan Guest House bisa lebih tinggi dibandingkan restoran San Diego? Hotel ini kan hotel rusak yang sudah mau tutup.
Saat ini, mereka kebetulan berjalan sampai ke dekat pintu utama lobi.
__ADS_1
"Mohon maaf, tolong jangan lewat sini, kalian bisa lewat samping sana." Seseorang yang mengenakan jas dan sepatu kulit merentangkan tangannya untuk menghadang mereka, kelihatannya seperti karyawan di sana.
"Oh, baiklah." Liu Hong melihat pria itu sangat tampan pun mengiyakan dengan bodoh, berdiri bersama yang lain di pinggir, menatapi pria tampan itu.
Di tepat ini banyak karyawan yang postur tubuhnya sangat bagus, juga mengenakan earphone, ekspresi mereka sangat serius, dan sesekali mengatakan sesuatu ke earphone mereka.
Beberapa menit kemudian, para karyawan itu pun langsung menjadi gugup, melihat ke arah pintu utama.
Sebuah mobil dengan bendera merah melaju dengan perlahan ke depan gerbang, ada orang luar negeri yang turun dari mobil, lalu seorang pria Tiongkok yang menghampiri dan menjabat tangan orang luar itu, setelah menyapa satu sama lain melalui penerjemah di samping mereka, pemandu Tiongkok itu langsung mengajak orang luar itu masuk ke pintu utama Zi Xuan Guest House.
Ada beberapa wartawan yang mengikuti mereka, memegang kamera mengarahkan ke mereka, juga karyawan yang mengenakan jas dan sepatu di samping mereka.
Mereka berjalan sambil pemandu Tiongkok itu melalui penerjemahnya memperkenalkan Zi Xuan Guest House, orang luar negeri itu melihat pemandangan di sekitar pun, sesekali menganggukkan kepalanya.
Setelah melewati Liu Hong dan yang lain, mereka mendengar perkataan pemandu Tiongkok.
"Zi Xuan Guest House ini khusus untuk tamu-tamu paling terhormat di Jinling, tempat ini pernah menerima tamu-tamu penting seperti tuan Seawell, sekretaris keuangan Amerika Serikat, Profesor Prinz, presiden dari Universitas Oxford, dan tuan Simon, direktur jenderal dari UNESCO..."
Orang negeri itu mendengarnya pun menganggukkan kepalanya, mengatakan sesuatu dalam bahasa luar negeri, lalu penerjemah itu bergegas menerjemahkannya, "Menteri Yaya Touré berkata, dia merasa terhormat bisa tinggal di tempat dengan reputasi seperti ini, dia juga berharap dengan kunjungannya ke Jinling hari ini bisa mengait investasi dari Jinling ke Republik El Salvador..."
Setelah mengatakan itu, mereka pun pergi ke ruang pertemuan besar yang ada di dalam halaman.
Liu Hong yang mendengar pembicaraan itu pun terkejut.
Memikirkan soal nona resepsionis tadi tidak memperbolehkan mereka memperpanjang tinggal mereka, juga dengan kualitas tinggi bahan makanan mereka, Liu Hong semakin merasa Zi Xuan Guest House ini bukan hotel biasa seperti yang mereka pikirkan.
Liu Hong langsung menyalakan ponselnya, lalu mencari tahu soal Zi Xuan Guest House di internet.
Liu Hong yang melihat hasil pencariannya di internet pun terkejut.
"Wisma tamu negara", tiga kata itu membuat mereka hampir buta.
Mereka tinggal di salah satu dari beberapa wisma tamu negara di Tiongkok, pantas saja tidak bisa memperpanjang tinggal mereka, makanan di restoran mereka juga lebih enak dari restoran San Diego, semuanya masuk akal sekarang.
Hotel ini sudah menerima banyak pejabat dan orang-orang penting, orang kaya biasa pun belum tentu bisa memesan kamar di sini, namun mereka sudah tinggal satu minggu di sini.
Kalau mereka tahu sedari awal, mereka pasti akan menikmati dengan sepenuhnya.
Tapi sayang saja besok mereka sudah harus pergi.
Kemudian, mata Liu Hong tertuju kepada Cai Nong yang berdiri di samping, seperti anjing kelaparan yang melihat tulang, matanya berbinar.
__ADS_1
"Eh... aku akan kembali." Cai Nong yang ditatapi pun ketakutan dan panik.
"Jangan pergi, Cai Nong, apakah besok kamu juga mau pergi?" Tanya Liu Hong kepada Cai Nong.
"Qin Lang sudah membantuku memperpanjang tinggalku, aku masih bisa tinggal beberapa hari di sini." Kata Cai Nong dengan suara yang kecil, dia merasa sekarang mereka seperti serigala kelaparan, mata mereka merah, kapan pun bisa memakan dirinya.
"Cai Nong, bukan, Kakak Cai, Anda minta menantu Anda untuk memperpanjang tinggal kita ya, kita ingin menemani Anda." Liu Hong mengubah panggilannya kepada Cai Nong, dia pasti tidak bisa meminta kepada Qin Lang, satu-satunya harapan mereka hanya Cai Nong.
"Benar, Kakak Cai, Anda bantu kita sampaikan kepada menantu Anda, Anda sudah lupa, tiket pesawat Anda datang ke sini kan kita yang bayarkan."
"Apanya tiket pesawat, sudah seharusnya kita membelikan tiket pesawat itu kepada Kakak Cai, saya yakin Kakak Cai pasti akan membantu kita memperpanjang kamar kita karena kita teman sekampung."
Mereka bertiga benar-benar ingin tinggal di hotel ini beberapa hari lagi, orang-orang penting yang pernah menginap di sini, Liu Hong dan yang lain bisa mendapatkan aura mereka, di saat yang sama, mereka bisa memamerkan semua ini kepada teman dan saudaranya, mengatakan dirinya pernah tinggal di wisma tamu negara, mereka pasti akan menjadi bahan perbincangan.
"Baiklah." Cai Nong tidak mau memperpanjang masalahnya jadi langsung mengiyakan saja, Cai Nong menelepon Qin Lang, meminta Qin lang memperpanjang kamar Liu Hong dan yang lain.
Dulu, Zhong Yu pernah memberitahukan kepadanya, sebenarnya keluarga Qin Lang lumayan, saat itu Cai Nong tidak percaya, saat ini, dia percaya, tapi seberapa besar keluarga Qin lang, Cai Nong pun tidak tahu, nanti kalau ada waktu, dia akan menanyakannya kepada Zhong Yu.
"Terima kasih Kakak Cai, Kakak Cai ingat istirahat." Setelah Liu Hong dan yang lain mengantarkan Cai Nong ke kamarnya dengan hormat, mereka pun berkeliling di halaman itu, setelah tahu tempat itu adalah wisma tamu negara, bahkan toilet hotelnya pun terasa lebih wangi dibandingkan di luar.
Mereka bertiga foto-foto, jadi nantinya ada bukti saat mereka mengatakan mereka pernah tinggal di wisma tamu negara.
Setelah foto-foto selama dua jam, mereka puas kembali ke kamar mereka dengan puas.
"Tidak mengira, anak muda bernama Qin Lang itu bisa memesan kamar di wisma tamu negara,sekarang dipikir-pikir, anak muda itu sangat tampan ya." Kata Feng Youlan yang duduk di atas kasur sambil melihat foto di ponselnya.
"Tadinya dia kelihatan dari pakaiannya biasa saja, tidak ada jam tangan, bahkan memilih wanita seperti Zhong Yu, jadi aku mengira dia orang miskin, kelihatannya sekarang, dia bukan orang biasa."
"Dia pasti kaya, barusan aku bertanya, menginap di sini satu malam perlu delapan ribu yuan lebih, apakah orang biasa mampu membayar semahal itu?" Liu Hong berkata: "Jangan lupa, ini adalah wisma tamu negara, tidak ada status, tidak mungkin bisa memesan kamar ini."
"Benar, aku sekarang juga merasa aneh, kalian pikir0pikir, kita hari pertama saat makan di restoran San Diego, kenapa Manajer Zhou sangat segan kepada kita, pasti karena salah satu di antara kita, sedari awal, aku terus mengira orang itu adalah Gao Yuan, tapi dilihat dari siang ini, bukan seperti itu, orang yang tersisa hanya bisa siapa?" Kata Li Na menganalisis situasinya.
"Hanya tersisa Qin Lang." Kata Liu Hong: "Tidak mengira Qin Lang ini, masih muda, sudah menyembunyikan latar belakang yang dalam."
"Benar, anak orang kaya biasanya, biasanya sombong dan menekan, berapa banyak yang bisa menyembunyikan semua itu seperti dia? Kelihatannya Qin Lang ini bukan anak orang kaya biasa, orang hebat seperti ini, pasti sangat hebat."
Setelah Feng Youlan selesai berbicara, mereka berdua pun menganggukkan kepalanya.
"Kalau Ruirui bisa mendapatkan Qin lang itu sudah baik, sekarang sepertinya Cai Nong dan Zhong Yu masih tidak tahu bahwa Qin Lang itu anak orang kaya, ini kesempatan untuk kita."
"Benar, di depan Qin Lang, Gao Yuan hanya sampah."
"Iya, aku akan berbicara dengan Ruirui, walaupun kemungkinannya kecil, tapi ada kesempatan seperti ini di depan kita, kalau tidak dicoba, pasti akan menyesal seumur hidup." Kata Liu Hong yang merenung.
__ADS_1
Bersambung....