Kebahagiaan Di Balik Musibah

Kebahagiaan Di Balik Musibah
15# gagal lagi


__ADS_3

nia masih sibuk dengan masakannya yang di siapkan untuk suaminya dan tanpa nia sadari riyan sudah berada di belakanganya dan memandanginya yang sibuk dengan masakannya.


"nia terlihat sangant sexi kalu lagi masak,...


uuuuh kenapa sih aku ini kalau lihat nia bawaannya pengen dekat dekat dan memluknya" gerutu riyan dalm hati.


"loh mas sejak lapan sudah di situ? kok aku gak denger mas datang"


"barusan kok"


"oooh, ya sudah ini aku gak tau mas sukanya apa jadi aku buatin capjay Sam lau ayam, kalau mas gak suka bilang aja biar aku buatin yang lain"


"enggak perlu aku apa saja yang ada akan aku makan asal masih layak di makan"


"ya sudah di cicipi saja dulu"


"ok,.... hem enak aku suka"


"benarkah? "tanya nia yang bahagia karna masakannya di sukai oleh suaminya.


"kakek di mana kok gak kelihatan? apa udah tidur"


"oh iya aku lupa bilang tadi siang kakek udah pulang "


"hah pulang? "tanya riyan senang karna dia pikir tak akan ada lagi yang mengganggu urusannya lagi.


"iya, kok mas kelihatanya seneng sih kakek pulang? " tanya nia heran.


"gak papa, oh ya kamu capek gak? "


"enggak kenapa mas? "


"mau nonton tv gak? "


"sebenernya sih lagi malas nonton tapi kalau mas mau ya ayuk aku temenin mas nonton"


"ok setelah ini kita nonton tv"


********

__ADS_1


riyan yang sudah lebih dulu duduk nonton tv menyalakan tv dan mencari chenel yang menayangkan film romantis yang di susul nia yang duduk di sebelah riyan.


mereka asyik menonton film dan menonton tayangan yang mengarah ke adegan panas yang membiat riyan dengan susah payah menelan ludahnya karna membayangkan bahwa yang berada di gambar tv tersebut adalah nia dan dirinya.


nia yang sidah tak sanggup melihat adegan tersebut secara reflek menoleh pada riyan dan tak sengaja tangannya menyenggol riyan. riyan yang sejak awal sudah tergoda oleh nia menjadi terprofokasi oleh sentuhan nia yang tak sengaja itu.


"sayang... cup"riyan yang tak tahan oleh godaan bibir nia segera ******* bibir nia dengan rakusnya.


"mas... emh... hah.... emh.... "nia yang tak bisa berkutik dengan ciuman riyan hampir kehabisan nafas karna ******* dan ciuman dari riyan.


riyan yang sudah terburu nafsu segera menurunkan ciumannya menuju dagu, leher, dada dan membuka paksa baju nia untuk meraih dan melahap gundukan yang berisi dan padat milik nia.


"mas... haah... masah... ah... "nia yang merasakan kenikmatan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya sangant menikmati sentuhan riyan suaminya hingga tiba tiba nia tersadar dari kenikmatan yang di berikan oleh riyan karna riyan sudah mulai meraba dan menciumi perut nia, nia ingat bahwa pagi ini dia datang bulan.


"mas... hentikan mas.... mas.... hentikan...!!! "bentak nia pada riyan yang sudah mulai terbakar api gairahnya.


"kenapa nia? kenapa aku tak boleh mengambil hakku sebagai suamimu? " tanya riyan yang sedikit tersinggung dengan penolakan istrinya.


"bukan begitu mas aku sedang datang bulan mas" kata nia menjelaskan pada riyan.


"oh ya ampun sejak kapan sih, ada ada saja sih" kesal riyan yang gagal menyalurkan hasratnya lagi.


"sejak tadi pagi mas, maaf mas aku gak bermaksut untuk menolakmu tapi mau gimana lagi ini bukan keinginanku" jelas nia yang merasa sedih karna kata kata riyan yang seolah tak percaya padanya.


"iya mas tidak apa apa aku juga minta maaf karna aku belum bisa memberikan hakmu sebagai suamiku" kata nia yang sebenarnya sangat bahagia dengan pengakuan suaminya yang secara tak langsung mengatakan bahwa riyan sudah mulai mencintainya.


"sudahlah sekarang lebih baik kamu istirahat dulu supaya besok kamu gak kesiangan, aku mau ke kamar mandi dulu" perintah riyan pada nia.


"emh iya kalau gitu aku ke kamar duluan" pamit nia pada riyan.


"aaaah siaaaaal kenapa sih ada aja masalahnya tiyap kali aku ingin melakukan hal itu pada nia ,kalau begini terpaksa aku harus menuntaskannya sendiri di kamar mandi"gerutu riyan dalam hati sambil berjalan memasuki kamar mandi.


di kamar mandi riyan segera duduk di kloset dan menuntaskan hasratnya dengan menggunakan tangannya sendiri sambil membayangkan tubuh istrinya yang benar benar sangat menggoda.


"ah.... shit..... nia.... aah... yah.... nia.... kamu sanagat nikamat..... ah ah aaaaaaaaaaaah..... "teriak riyan yang sudah sampai pada puncaknya.


"sumpah sekarang aku sudah seperti laki laki menjijikkan yang tak punya pasangan dan hanya bisa menyalurkan hasratnya dengan tangannya sendiri"kata riyan dalam hati sambil menyalakan shower kamar mandi dan mandi di bawah guyuran air dingin di tengah malam.


riyan sudah selesai dengan ritual mandinya di kamar mandi yang terletak di lantai satu karna tak ingin istrinya tau tentang bagaimana caranya dia menyelesaikan hasratnya yang baginya sungguh menjijikkan.

__ADS_1


riyan segera menaiki tangga dan menuju kamarnya dan nia untuk segera tidur dan beristirahat.


dengan perlahan riyan membuka pintu kamarnya dan melihat nia yang ternyata sudah tertidur pulas dan segera berbaring di sebelah nia dan memejamkan mata untuk segera tidur.


"aku heran bagaimana nia bisa tertidur debgan cepat setelah kejadian yang baru saja terjadi pada dia? "fikir riyan dalam hati.


riyan tak berhentinya memikirkan kejadian yang tadinya dia alami hingga tanpa sadar kesadarannya telah hilang dan menuju ke alam mimpinya.


************


pagi harinya nia bangun lebih dulu dan segera kekamar mandi untuk cuci muka dan gosok gigi kemudian membangunkan suaminya dan berlanjut menyiapkan sarapan untuk mereka berdua sebelum berangkat ke kantor mereka masing masing.


"mas.... mas.... mas riyan bangun mas udah siang mas siap siap gih aku sudah siapin sarapan dan mas segera turun ya"


nia sudah mandi dan berganti baju dan merapikan baju dan berkas berkas yang akan nia bawa ke kantornya.


sementara itu riyan juga sudah siap dan turun untuk sarapan dan beranglat ke kantor.


"mas sudah selesai? ayo mas mari kita sarapan "ajak nia pada riyan karna melihat riyan yang menuruni tangga.


"masak apa sayang? "tanya riyan pada nia yang sudah tetbiasa dengan panggilan sayang untuk nia.


"emh ini aku buat nasi goreng sama telur aja mas soalnya bahan bahan di kulkas suadah pada habis dan tinggal telur saja yang ada jadi aku buat nasi goreng"


"oh gak papa, ya sudah nanti pulang kantor aku jemput kamu dan sekalian kita belanja isi kulkas untuk kebutuhan kita selama sebulan"


"bener mas? kalau mas repot gak usah jemput aku biar nanti aku pulang dan belanja sendiri saja gak papa kok "


"enggak biar aku jemput saja kamu nanti ya dan ini kartuku kamu pegang saja untuk belanja bulanan dan kebutuhan kamu"kata riyan sambil memberikan kartu kreditnya pada nia istrinya.


"gak usah, aku ada kok mas dan aku juga dapat gaji tiap bulannya" tolak nia katna tak ingin merepotkan suaminya.


"tidak nia, ini sudah tanggung jawabku menafkahi istriku lahir dan batin"


"aah iya terimakasih mas"


" gak perlu kamu berterima kasih, oh ya mulai hari ini setip hari kita akan berangkat dan pulang kantor sama sama, kamu pulangnya tunggu aku saja"


"iya mas ,ayok kita berangkat sekarang keburu siang nanti mas"

__ADS_1


"ok ayok"


........


__ADS_2