
pagi jam 07.00
riyan dan kakek surya sedang sarapan seprti biasanya, namun kali ini terdapat expresi keaeriusan di wajah kakek surya....
namun rian tidak menyadari akan perbedaan sikap kaeknya.....
riyan....( panggil kakek di sela" sarapan)
iya kek, ada apa..? ( jawab rian sambil mengunyah makanannya)
kakek ingi bicara.... (nada kakek serius)
iya bicara saja kek.... ( jawab rian santay)
kakek ingin jodohkan kamu dengan vania cucu kakek surya itu apa kamu mau....? (tanya kakek pada rian)
ehemh.... ( rian terdiam sejenak)
terserah kakek saja.... (jawab rian dingin)
kok terserah kake...?, kamu kan yang mrnjalaninya riyan.... (kata kakek dengan nada yang sedikit tinggi)
riyan pasrah, karna selama ini pilihan riyan selalu gagal dan mungkin riyan fikir pilihan kakek tidak akan membuat rian gagal lagi....
(jawab riyan dengan serius)
berarti kamu setuju dengan pilihan kakek...?
(tanya kakek surya memastikan)
ya asalkan vania juga setuju dan tidak terpaksa..... (jawab rian lagi)
baiklah baiklah.... kakek bangga padamu karna kamu tidak pernah mengecewakan kakek..... ( jawab kakek senang atas persetujuan rian)
itu karna selama ini kakeklah yang selalu di sampingku dan mendukungku.... (jawab rian)
baiklah nanti akan kakek bicarakan ini dengan kakeknya nia...... ( kata kakek dengan senyum di bibirnya)
ya sudah rian berangkat kantor dulu kek.....
(pamit rian)
iya iya hati hati di jalan..... (balas kakek)
setelah selesai sarapan kakek surya segera menghubungi sahabatnya yaitu kakek ruhan untuk membicarakan soal perjaodohan antara rian dan nia cucunya....
__ADS_1
.......................
sementara itu di villa, kakek surya sedang mengobrol dengan nia, dan berhenti karna mendengar panggilan telfon di ponselnya...
kriiiiing.... kriiiiiing.... kriiiiing.....
hallo sur.......
hallo ruhan......
saya mau kasih tau, kalau cucuku rian mau untuk kita jodohkan dengan cucumu nia..... (cerita kakek surya pada sahabatnya, dengan gembira)
benarkah itu....? (tanya kakek ruhan untuk memastikan lagi)
iya benar, lalu bagaimana dengan cucumu nia, apa kamu sudah membicarakanya dengan dai...? (kembali bertanya)
belum, saya menunggu kabar darimu......
(balas kakek ruhan)
baiklah segera kamu bicarakan dengan nia....
(pinta kakek surya pada sahabatnya)
baik baik......
ok....
......................
setelah menutup telfonnya, kakek ruhan duduk kembali dan bergabung dengan viko dan nia di ruang tamu.......
dan mulai berbicara dengan serius kepada nia......
nia,dengarkan kakek....
iya kek ada apa..?
kakek mau bicara....
tunggu dulu, apa viko juga boleh mendengaranya....? (tanya viko pada kakek karna viko menyadari keseriusan kakeknya)
boleh, kamu juga berhak tau...... (jawab kakek)
oke.... lanjut.... (balas viko dengan senyum, karna dia sedikit mengerti dengan arah pembicaraan kakeknya)
__ADS_1
nia.... (kembali kakek berbicara pada nia)
iya kek ada apa kok kelihatanya kakek ingin berbicara serius....? (tanggap nia)
begini,..... apa kamu percaya sama kakek...? kalau kakek hanya ingin melihat kamu bahagia..... ? ( tanya kakek serius)
ya iya dong kek, karna selama ini kakek yang merawat kami..... (jawab nia)
kakek kok bicara seperti itu... (balik bertanya)
iya kakek sebenarnya ingin menjodohkan kamu dengan rian cucu kakek surya yang kemarin itu, apa kamu setuju....? (tutur kakek pada nia)
nia sebenarnya masih takut untuk memulai hubungan lagi, tapi nia percaya denga kakek, dan nia yakin kakek melakukan ini juga untuk kebaikan nia........ (jawab nia)
jadi.... kamu setuju....? (tanya kakek untuk memastikan)
iya....
tapi.... apa mas riannya mau di jodohkan dengan nia,....? sedangkan kami baru kenal.... (tanya nia dengan khawatir)
tadi, kakek surya bilang kalau rian juga setuju.....
tapi kek, kok bisa mas rian juga setuju padahal kita baru saling kenal.....
itu juga karna rian pernah mengalami kegagalan yang sama seperti kamu.....
ooooh begitu ya kek....... ,eh tapi nia belum tanya pendapt viko tentang perjodohan ini, bagaimana pendapat kamu viko....? (tanya nia pada viko)
aku dari awal setuju kok kak..... (jawab viko dengan mengacungkan jempolnya)
loh....,dari awal....?
jadi kakek dan viko sudah merencanakan dari awal.....? (tanya nia pada kakek dan viko)
iya..... (jawab kakek dan viko kompak, sambil senyum)
haaaah curang ya kakek......
kamu juga viko.....
ya maaf kak kita kan gak pengan lihat kakak lama lama sedih dan ingin kakak kembali ceria lagi......
iya deh kakak maafi.....
dan mereka melanjutkan obrolan dan candaan mereka sampai puas......
__ADS_1
karna sangat jarang mereka bisa bercanda bersama.......